Kesehatan Belum Pernah Ganti Bantal? Beberapa Hal Ini Bisa Saja Anda Alami

  • Fakta.News - 12 Jan 2019 | 10:58 WIB
Belum Pernah Ganti Bantal? Beberapa Hal Ini Bisa Saja Anda Alami
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Jakarta – Sebagian besar orang belum pernah mengganti bantal atau guling. Padahal para pakar kesehatan menyarankan untuk secara berkala menggantinya, setidaknya sekali dalam dua tahun.

Pada saat bantal dipakai selama dua tahun, sepuluh persen beratnya ternyata diisi oleh tungau debu dan sel-sel kulit mati kita. Ya, guling Anda mungkin masih tampak bersih, tapi itu hanya sebatas mata telanjang saja.

National Sleep Foundation bahkan menyarankan Anda yang memiliki alergi untuk mengganti guling setiap enam bulan sekali.

Menurut The Hygiene Doctor, Lisa Ackerley, ratusan tungau debu kecil yang bersembunyi di dalam bantal—termasuk kotoran mereka—dapat membuat Anda rentan terkena alergi kulit, bersin-bersin, mata gatal dan berair, hingga sakit tenggorokan, termasuk memperburuk asma.

“Namun hal-hal di atas bukan sepenuhnya karena tungau, melainkan lebih karena kotoran tungau. Menjijikkan?” kata Dr Ackerley. “Tungau sendiri tidak membawa penyakit, tetapi enzim dalam kotoran tungaulah yang membawa penyakit,” lanjutnya.

Dr Ackerley mengatakan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menghambat pertumbuhan tungau, yakni melakukan vacuum pada bantal dan seprai secara rutin, menjemur guling, serta kurangi kelembaban kamar.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar