Connect with us

Permintaan Merosot, Apple Pangkas 10 Persen Produksi iPhone

Iphone

Jakarta – Mengawali 2019, Apple terpaksa harus mengambil keputusan drastis. Raksasa asal Cupertino, California itu, berencana memangkas target produksi keseluruhan untuk iPhone lama dan baru, sebanyak 10 persen untuk kuartil Maret.

Dikutip dari Nikkei Asian Review via CNBC, Jumat (11/1/2019), sejumlah iPhone terbaru pun terdampak pemotongan produksi, antara lain adalah iPhone XS Max, XS, dan XR.

Nikkei Asian Review menuliskan perkiraan kelangkaan tersebut mengekspos pelemahan permintaan iPhone di China, pasar ponsel pintar terbesar di dunia. Kondisi ini ditambah dengan perekonomian yang sedang melambat terkena hantaman perang dagang dengan Amerika Serikat.

Selain itu, banyak analis dan konsumen mengatakan bahwa iPhone baru terlalu mahal. Apple meminta pemasoknya pada akhir bulan lalu untuk mengurangi produksi unit XS, XS Max dan XR.

Nikkei menuliskan permintaan itu dibuat sebelum Apple mengumumkan pemotongan perkiraannya. Prospek penjualan yang lebih suram, yang dikaitkan dengan permintaan China yang lemah, memicu aksi jual luas di pasar saham global.

Firma riset pasar Canalys memperkirakan pengiriman turun 12 persen di China tahun lalu dan mengharapkan pengiriman smartphone pada 2019 untuk turun 3 persen lagi, menjadi di bawah 400 juta untuk pertama kalinya sejak 2014.

Baca juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

TEKNOLOGI

Apple Resmi Luncurkan Kartu Kredit Perdananya

Oleh

Fakta News
kartu kredit
Apple Card.

Jakarta – Setelah melewati berbagai ‘kisah’ bocoran dan rumor, kartu kredit perdana Apple bernama Apple Card akhirnya resmi menampakkan diri di gelaran Apple Event 2019 pada Senin (25/3/2019) waktu setempat. Kartu virtual ini akan tersedia di Amerika Serikat pada musim panas.

Seperti dilansir Venture Beat pada Selasa (26/3/2019), kartu bernama Apple Card tersebut adalah kartu yang berfungsi layaknya kartu kredit. Dalam tahap ini, Apple memilih Mastercard sebagai vendor untuk bekerjasama.

Apple mengatakan inovasi terbaru ini dibuat untuk membantu pengguna menjalani kehidupan finansial yang lebih sehat. Apple Card terintegrasi dengan aplikasi Apple Wallet di iPhone yang membuat pengguna mengetahui detail transaksinya.

Kartu ini menawarkan berbagai macam penawaran yang menarik. Salah satunya adalah Daily Cash. Dimana pengguna akan mendapatkan Cash Back 1-3% secara langsung setiap pemakaian kartu kredit. Dan Cash Back ini akan didapatkan secara langsung, tepat setelah pengguna melakukan transaksi.

Tak hanya itu, perusahaan teknologi itu mengatakan bahwa mereka berusaha untuk menghilangkan berbagai hal yang orang tidak suka tentang kartu kredit, seperti biaya tahunan, ongkos pembayaran internasional, dan bunga keterlambatan membayar.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman kartu kredit yang jauh lebih baik,” kata Tim Cook, CEO Apple saat acara peluncuran yang berlangsung di Steve Jobs Theater, Cupertino, California, AS.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Begini Cara Amankan Chat Whatsapp Kamu dengan Sidik Jari

Oleh

Fakta News
sidik jari
Ilustrasi.

Jakarta – WhatsApp baru saja merilis update dengan peningkatan fitur keamanan. Dikutip dari Phone Arena, update WhatsApp ini memungkinkan penggunanya untuk mengunci aplikasi WhatsApp dengan Face ID dan Touch ID menggunakan sidik jari ataupun wajah mereka.

Latar belakang WhatsApp menghadirkan sensor sidik jari adalah keinginan untuk meningkatkan keamanan bagi pengguna. Aplikasi pesan yang dimiliki Facebook ini telah mempunyai pengguna sebanyak 1,5 miliar pengguna setiap bulannya, sehingga WhatsApp menjadi lintas platform yang gratis dan terenkripsi.

Oleh sebab itu, WhatsApp ingin memberikan jaminan keamanan yang lebih untuk setiap penggunanya. Adanya sensor sidik jari akan membuat aplikasi WhatsAppmu tidak bisa diakses oleh sembarang orang karena hanya bisa dibukan dengan sidik jarimu.

Opsi sidik jari ini akan ditaruh di tab Privacy, jika sudah aktif pengguna harus menempelkan jari yang sudah didaftarkan ke sensor di ponsel untuk membuka aplikasi Whatsapp.

Jika ponsel tidak memiliki pemindai sidik jari, Whatsapp akan memberikan opsi lain sesuai dengan kemampuan perangkat tersebut.

Kendati demikian, Fitur Face ID dan Touch ID hanya tersedia pada aplikasi WhatsApp untuk iOS. Namun bagi Anda pengguna Android jangan khawatir. Fitur biometric yang memungkinkan pengguna mengunci whatsApp dengan sidik jadi juga sedang dikembangkan untuk WhatsApp versi Android.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Perangi Hoaks, Whatsapp Akan Keluarkan Fitur Baru

Oleh

Fakta News
fitur baru

Jakarta – WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkan fitur baru yang jika diaktifkan akan dapat mendeteksi informasi tentang pesan berantai. Membantu penggunanya mengenali apakah pesan tersebut tergolong spam atau berita palsu.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari WABetaInfo, Sabtu (23/3), fitur baru yang tengah dikembangkan WhatsApp diberi nama forwarding info dan frequently forwarded. Keduanya sama-sama berkaitan dengan pesan yang di-forward.

Fitur ‘Forwarding Info’ akan memberitahu pengguna WhatsApp untuk melihat informasi tentang berapa kali pesan mereka diteruskan (forward) ke pengguna lain. Informasi tersebut dapat diakses dengan cara menekan lama (long press) pada pesan yang dikirim, kemudian tap ‘Info’ yang ada di pojok kanan atas.

Jika kalian ingin tahu berapa kali pesan yang kalian terima telah diteruskan, kalian bisa mencobanya dengan mengirimkan pesan tersebut ke orang lain atau ke diri sendiri dan cek jumlahnya.

Selanjutnya fitur kedua adalah ‘Frequently Forwarded’. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melihat sebuah pesan pesan yang telah diteruskan empat kali. Sehingga saat pesan tersebut di-forward yang kelima kalinya, pesan tersebut akan diberi label ‘Frequently Forwarded’.

Fitur baru ini sedang diuji, dan akan hadir kepada pengguna melalui versi 2.19.80. Menurut WABetaInfo, saat ini, yang bisa melihat fitur baru tersebut hanya pengguna yang menggunakan versi beta WhatsApp di perangkat Android dan iOS.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya