Connect with us
Media Sosial

Whatsapp Bakal Siapkan Fitur Sidik Jari Agar Lebih Aman

sidik jari
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Jakarta – Tak cukup menerapkan otentikasi ganda, WhatsApp dikabarkan sedang menggarap sistem keamanan baru yang lebih canggih. Kabarnya, salah satu fitur baru WhatsApp ini adalah mekanisme otentikasi baru menggunakan sidik jari untuk aplikasi di Android.

Melansir dari Detik, fitur WhatsApp ini pertama kali ditemukan setelah WhatsApp merilis update WhatsApp for Android 2.19.3 untuk Beta Program di Google Play. Metode otentikasi terbaru ini akan memanfaatkan aplikasi pengunci perangkat pihak ketiga yang cukup populer bernama redundant.

Para pengguna nantinya akan menemukan sesi baru dalam aplikasinya yang merupakan opsi khusus untuk mengaktifkan maupun mematikan fitur fingerprint tersebut.

Dengan diaktifkannya fitur ini, para pengguna nanti akan diminta data sidik jari setiap kali membuka aplikasi WhatsApp. Tidak hanya di perangkat Android saja, kabarnya fitur ini juga bakal hadir di perangkat iOS.

Dari informasi yang disampaikan oleh pembocor ternama, yakni WABetaInfo untuk saat ini fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut.

Sekadar informasi, layanan pesan instant paling populer di Dunia ini juga sempat mengembangkan fitur serupa, yakni otentikasi Face ID dan Touch ID untuk aplikasi WhatsApp yang ada di perangkat iOS. Akan tetapi sayang untuk fitur tersebut tidak bisa berfungsi dengan baik.

Baca juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

TEKNOLOGI

Apple Resmi Luncurkan Kartu Kredit Perdananya

Oleh

Fakta News
kartu kredit
Apple Card.

Jakarta – Setelah melewati berbagai ‘kisah’ bocoran dan rumor, kartu kredit perdana Apple bernama Apple Card akhirnya resmi menampakkan diri di gelaran Apple Event 2019 pada Senin (25/3/2019) waktu setempat. Kartu virtual ini akan tersedia di Amerika Serikat pada musim panas.

Seperti dilansir Venture Beat pada Selasa (26/3/2019), kartu bernama Apple Card tersebut adalah kartu yang berfungsi layaknya kartu kredit. Dalam tahap ini, Apple memilih Mastercard sebagai vendor untuk bekerjasama.

Apple mengatakan inovasi terbaru ini dibuat untuk membantu pengguna menjalani kehidupan finansial yang lebih sehat. Apple Card terintegrasi dengan aplikasi Apple Wallet di iPhone yang membuat pengguna mengetahui detail transaksinya.

Kartu ini menawarkan berbagai macam penawaran yang menarik. Salah satunya adalah Daily Cash. Dimana pengguna akan mendapatkan Cash Back 1-3% secara langsung setiap pemakaian kartu kredit. Dan Cash Back ini akan didapatkan secara langsung, tepat setelah pengguna melakukan transaksi.

Tak hanya itu, perusahaan teknologi itu mengatakan bahwa mereka berusaha untuk menghilangkan berbagai hal yang orang tidak suka tentang kartu kredit, seperti biaya tahunan, ongkos pembayaran internasional, dan bunga keterlambatan membayar.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman kartu kredit yang jauh lebih baik,” kata Tim Cook, CEO Apple saat acara peluncuran yang berlangsung di Steve Jobs Theater, Cupertino, California, AS.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Begini Cara Amankan Chat Whatsapp Kamu dengan Sidik Jari

Oleh

Fakta News
sidik jari
Ilustrasi.

Jakarta – WhatsApp baru saja merilis update dengan peningkatan fitur keamanan. Dikutip dari Phone Arena, update WhatsApp ini memungkinkan penggunanya untuk mengunci aplikasi WhatsApp dengan Face ID dan Touch ID menggunakan sidik jari ataupun wajah mereka.

Latar belakang WhatsApp menghadirkan sensor sidik jari adalah keinginan untuk meningkatkan keamanan bagi pengguna. Aplikasi pesan yang dimiliki Facebook ini telah mempunyai pengguna sebanyak 1,5 miliar pengguna setiap bulannya, sehingga WhatsApp menjadi lintas platform yang gratis dan terenkripsi.

Oleh sebab itu, WhatsApp ingin memberikan jaminan keamanan yang lebih untuk setiap penggunanya. Adanya sensor sidik jari akan membuat aplikasi WhatsAppmu tidak bisa diakses oleh sembarang orang karena hanya bisa dibukan dengan sidik jarimu.

Opsi sidik jari ini akan ditaruh di tab Privacy, jika sudah aktif pengguna harus menempelkan jari yang sudah didaftarkan ke sensor di ponsel untuk membuka aplikasi Whatsapp.

Jika ponsel tidak memiliki pemindai sidik jari, Whatsapp akan memberikan opsi lain sesuai dengan kemampuan perangkat tersebut.

Kendati demikian, Fitur Face ID dan Touch ID hanya tersedia pada aplikasi WhatsApp untuk iOS. Namun bagi Anda pengguna Android jangan khawatir. Fitur biometric yang memungkinkan pengguna mengunci whatsApp dengan sidik jadi juga sedang dikembangkan untuk WhatsApp versi Android.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Perangi Hoaks, Whatsapp Akan Keluarkan Fitur Baru

Oleh

Fakta News
fitur baru

Jakarta – WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkan fitur baru yang jika diaktifkan akan dapat mendeteksi informasi tentang pesan berantai. Membantu penggunanya mengenali apakah pesan tersebut tergolong spam atau berita palsu.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari WABetaInfo, Sabtu (23/3), fitur baru yang tengah dikembangkan WhatsApp diberi nama forwarding info dan frequently forwarded. Keduanya sama-sama berkaitan dengan pesan yang di-forward.

Fitur ‘Forwarding Info’ akan memberitahu pengguna WhatsApp untuk melihat informasi tentang berapa kali pesan mereka diteruskan (forward) ke pengguna lain. Informasi tersebut dapat diakses dengan cara menekan lama (long press) pada pesan yang dikirim, kemudian tap ‘Info’ yang ada di pojok kanan atas.

Jika kalian ingin tahu berapa kali pesan yang kalian terima telah diteruskan, kalian bisa mencobanya dengan mengirimkan pesan tersebut ke orang lain atau ke diri sendiri dan cek jumlahnya.

Selanjutnya fitur kedua adalah ‘Frequently Forwarded’. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melihat sebuah pesan pesan yang telah diteruskan empat kali. Sehingga saat pesan tersebut di-forward yang kelima kalinya, pesan tersebut akan diberi label ‘Frequently Forwarded’.

Fitur baru ini sedang diuji, dan akan hadir kepada pengguna melalui versi 2.19.80. Menurut WABetaInfo, saat ini, yang bisa melihat fitur baru tersebut hanya pengguna yang menggunakan versi beta WhatsApp di perangkat Android dan iOS.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya