Diah Saminarsih Wanita Indonesia Pertama di Posisi Direktur Penasihat WHO

  • Fakta.News - 13 Apr 2018 | 12:29 WIB

Pentingnya Pemuda

Baginya juga, partisipasi pemuda untuk kesetaraan dalam hal kesehatan sangat penting. Perempuan dan pemuda adalah penggerak untuk perubahan. Tujuannya tentu saja agar bisa lebih terlibat di tingkat pengambil keputusan untuk bidang kesehatan.

Melalui berbagai mentoring, wawasan Diah terbuka, bahwa masalah kesehatan sumbernya hampir selalu kemiskinan dan ketidaktahuan. Dampak negatif dari keduanya paling cepat terlihat pada manusian dan status kesehatannya.

Masalah di Papua, misalnya, Diah berpandangan untuk menyelesaikan masalah di Papua butuh intervensi holistik lintas sektor dengan spektrum luas. Mulai dari kesehatan sosial ekonomi, tata kelola pemerintahan, khususnya dialog pusat-pusat daerah, akses infrastruktur, hingga akses informasi.

Dalam kaitan dengan Nusantara Sehat, program di mana Diah juga menjadi sosok penting di belakangnya, walaupun entry-point-nya adalah kesehatan, anggota tim dilatih untuk menjalin kolaboraso lintas sektor di daerah penempatan.

Nusantara Sehat sendiri adalah program strategis yang diprioritaskan Kementerian Kesehatan yang dirancang untuk memperkuat sistem layanan kesehatan.

Kemudian setelah sempat terperangkap dalam jadwal padat bolak-balik Jakarta-New york (markas PBB) untuk merundingkan berbagai isu kemitraan dan kerja sama internasional, kini Diah sementara waktu bertekun di Geneva, Swiss.

Kepada dua anaknya, ia menekankan bahwa ibu mereka sedang menjalankan tugas kemanusiaan untuk kesehatan orang banyak. Sesuai SDG, Program Kerja Global ke-13 WHO adalah “tiga miliar orang lagi harus diselamatkan hidupnya.”

Lahir: Jakarta, 8 Agustus 1973
Pendidikan” Master of Science dalam Psikologi, Seattle University, AS, 1998
Karier:
– Direktur/Penasihat Dirjen WHO Bidang Kesetaraan jende dan Kepemudaan (2018)
– Staf Khusus Menteri Kesehatan RI (2014-2018).
– Partner dan eksekutif beberapa perusahaan swasta

Novianto

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar