Connect with us

Polisi Tangkap Emak-Emak Penyebar Hoaks Rusuh Rekapitulasi Suara di Batam

penyebar hoaks, polisi, penyerangan masjid
(Ilustrasi)(ilustrasi)

Batam – Seorang ibu rumah tangga di Batam, Kepulauan Riau, berurusan dengan polisi lantaran menyebarkan berita bohong atau hoaks soal rekapitulasi suara. Pada tayangan liputan6 sctv, Jumat (26/4/19), pelaku telah digiring ke ruang pemeriksaan. Pada proses pemeriksaan, pelaku yang diketahui bernama Anurlina hanya bisa tertunduk.

Pada aksinya, pelaku meneruskan rekaman suara di aplikasi perpesanan WhatsApp soal kerusuhan yang terjadi di lokasi rekapitulasi suara pemilu. Dalam rekaman tersebut, terdengar letupan senjata api. Hal tersebut mendadak viral dan kemudian meresahkan masyarakat sekitar. Setelah dikonfirmasi, tidak ada hal yang terjadi sama sekali seperti yang disebar luaskan tersangka.

Baca juga:

Dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit telepon genggam sebagai alat untuk menyebar hoaks. Selain itu, polisi juga mengamankan tersangka lainnya, yakni Khadijah dengan dakwaan yang sama.

Kedua pelaku akan diancam dengan Pasal  14 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946, soal ujaran kebencian dan penyebaran hoaks. Kedua pelaku diancam hukuman 3 tahun penjara.

 

Fauzan

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Deklarasikan Pencalonan, Asman Abnur Panaskan Persaingan Bursa Caketum PAN

Oleh

Fakta News
Asman Abnur

Jakarta – Wakil Ketua Umum PAN Asman Abnur mendeklarasikan diri maju sebagai kandidat calon ketua umum PAN periode 2020-2025. Deklarasi disampaikan Asman di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

“Setelah ditetapkan tanggal dan lokasi kongres, secara resmi dan terbuka menyatakan saya, Asman Abnur, maju sebagai kandidat calon ketua umum,” kata Asman.

Asman mengaku, pengalaman politik yang mumpuni. Ia telah terjun ke dunia politik sejak 20 tahun lalu dengan meniti karier dari daerah hingga nasional.

“Perjalanan politik saya sampai hari ini lebih kurang 20 tahun. Ini masa yang cukup matang dan banyak pelajaran yang saya peroleh,” ujar Asman.

“Saya sempat di kabinet pada 2016-2018 menjadi Menteri PAN RB. Dengan pengalaman saya itu dan dua tahun di kabinet, mudah-mudahan bekal ini jadi modal saya nanti menjadi Ketum PAN 2020-2025,” lanjut dia.

Ia pun mengungkap dua program yang akan diusungnya apabila terpilih menjadi Ketum PAN. Pertama, meluncurkan semangat rekonsiliasi. Kedua, menerapkan sistem tata kelola partai yang sistematis sehingga kinerja partai terus produktif.

“Pertama, semangat rekonsiliasi. Menautkan kembali semua potensi yang ada di PAN. Mulai dari pendiri hingga tokoh-tokohnya. Saya yakin PAN akan punya modal besar,” ujar Asman.

“Kedua, saya ingin menerapkan tata kelola partai yang sistematis semua unit di partai jadi produktif. Jadi tidak ada lagi unit yang tidak produktif. Saya kira ini terobosan baru,” lanjut dia.

Kongres PAN sendiri akan digelar pada 10-12 Februari 2020. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan kongres berlokasi di Sulawesi Tenggara.

“Nanti kira-kira tanggal 12 Februari. Lagi dikonfirmasi tempat, hotel segala macam. Tapi kira-kita tanggal 12, di Sulawesi Tenggara,” kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Kongres PAN mengagendakan pemilihan ketua umum 2020-2025.

Hingga saat ini, kandidat yang dipastikan maju sebagai calon ketua umum adalah Zulkifli Hasan, Asman Abnur dan Mulfachri Harahap.

 

Mujafi

Baca Selengkapnya

BERITA

Menpora: Semua Pihak Siap Sukseskan Penyelenggaraan PON ke-20 di Papua

Oleh

Fakta News
PON Papua 2020
Menpora Zainudi Amali didampingi Ketua KONI dan Wagub Papua saat memberikan keterangan pers usai Ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/1).

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menyampaikan bahwa, untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON), baik Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), PB PON, dan pemerintah tingkat pusat telah menyampaikan kepada Presiden mengenai kesiapan PON yang direncanakan akan dilakukan pada bulan Oktober tahun 2020 di Papua.

“Persiapannya sudah jalan, tinggal bagaimana menyelesaikan hal-hal yang masih kurang. Untuk venue yang dilaksanakan oleh PB PON dan pemerintah daerah, itu diperkirakan bulan Maret sudah selesai. Kemudian yang dilaksanakan oleh kementerian PUPR itu diperkirakan bulan Juli juga sudah selesai,” ujar Menpora saat menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas (Ratas) di Kantor Presiden, Jumat (17/1).

Tentang keikutsertaan dari kontingen, menurut Menpora, juga sudah dikonfirmasi oleh Ketua Umum (Ketum) KONI, semuanya akan siap pada waktunya sehingga tidak ada lagi persoalan yang terlalu krusial dan mengkhawatirkan.

“Teman-teman dari Pemerintah Provinsi Papua tadi telah memberikan jaminan di hadapan Pak Presiden bahwa pelaksanaan PON ini akan berlangsung dengan baik dan mudah-mudahan sukses dan kondisinya akan kondusif, itu yang menyangkut PON,” tambah Menpora.

Semua ini, menurut Menpora, dikerjakan secara bersama-sama, antara Kemenpora Koni, dan teman-teman yang terkait PB PON, juga ada bantuan dari penyelenggaraan yang dimintakan kepada Ketua NOC (National Olympic Committee), Raja Sapta Oktohari.

“Ini, karena beliau ini pernah memimpin suatu kepanitiaan waktu Asian Para Games, maka diberi tugas untuk mempersiapkan tentang opening dan closing ceremony untuk Pekan Olahraga Nasional. Kemudian penyelenggaraannya tentu akan menjadi tanggung jawab, pertandingannya maksud saya dari KONI secara keseluruhan,” pungkas Menpora menjawab pertanyaan wartawan.

 

Ping

Baca Selengkapnya

BERITA

Presiden Jokowi: Semangat PON Bukan Hanya Kompetisi, Tetapi Juga Solidaritas Antardaerah

Oleh

Fakta News
Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas mengenai Penyelenggaraan PON ke-20 Tahun 2020 di Kantor Presiden, Jakarta Jumat (17/1).

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa semangat dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua bukan hanya sebagai ajang kompetisi olahraga semata, tetapi yang paling penting juga arena memperkuat jalinan persaudaraan, persatuan, dan solidaritas antardaerah.

“Sekaligus menunjukkan pada dunia bahwa tanah Papua banyak lahir talenta-talenta hebat di bidang olahraga,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas mengenai Penyelenggaraan PON ke-20 Tahun 2020 di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Jumat (17/1).

PON yang akan berlangsung di Papua tanggal 20 Oktober hingga 2 November 2020, menurut Presiden sudah sangat dekat sekali. “Waktu sekarang tinggal 276 hari dan saya ingin mendapatkan laporan, yang pertama mengenai infrastruktur pendukung untuk penyelenggaraan PON mulai dari pembangunan venue maupun non-venue hingga kesiapan akomodasi bagi kurang lebih 9411 atlet dan official yang akan datang ke Papua,” tutur Presiden.

Pada kesempatan itu, Presiden mengaku telah menerima laporan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang sudah memutuskan pengurangan dari 40 cabang olahraga yang dipertandingkan, menjadi 37 cabang olahraga dengan 678 nomor pertandingan.

“Selain itu lokasi pertandingan juga dipusatkan di 4 daerah yaitu di Kota Jayapura, di Kabupaten Jayapura di Kabupaten Mimika, dan di Kabupaten Merauke,” ujar Presiden.

Untuk itu, Presiden menegaskan kembali meminta laporan dari kementerian dan lembaga termasuk dari Wakil Gubernur Papua mengenai progres penyiapan infrastruktur yang sudah ada di lapangan.

Di akhir pengantar, Presiden ingin menitipkan pesan agar pembangunan infrastruktur pendukung ini agar dipikirkan tidak hanya untuk PON saja, tapi juga pasca penyelenggaraan PON juga bisa dipakai untuk kegiatan yang lain.

“Jangan sampai sarana dan prasarana olahraga yang sudah dibangun dengan biaya yang tidak sedikit justru tidak dimanfaatkan lagi karena tidak terawat. Karena itu, saya menegaskan lagi agar Gubernur Papua, Provinsi Papua membuat rencana pemanfaatan sarana prasarana olahraga ini terutama untuk pemilihan bibit-bibit unggul anak-anak Papua di bidang olahraga,” pungkas Presiden di akhir pengantar.

Turut hadir dalam ratas kali ini di antaranya Menko Polhukam Mahfud MD, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Marinves Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, KSP Moeldoko, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri Agraria Sofyan Djalil, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, Menkes Terawan, Menteri BUMN Erick Thohir, Menpora Zainuddin Amali, Mendagri Tito Karnavian, Menkominfo Jhonny G. Plate, Menparenkraf Wishnutama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Jaksa Agung ST Burhanudin, Kapolri Idham Aziz, Kabin Budi Gunawan, Wamenkeu Suahasil Nazara, Wamenlu AM Fachir, Wagub Papua Klemen Tinal, Ketua KONI Marciano Norman, Plt. Kepala BPKP Iswan Elmi, Kepala LKPP Roni Dwi Susanto, dan jajaran eselon satu di lingkungan Lembaga Kepresidenan.

 

Yuch

Baca Selengkapnya