Politik Pengamat: Sikap Prabowo terhadap Pers Bisa Gerus Elektabilitasnya

  • Fakta.News - 7 Des 2018 | 13:57 WIB
Pengamat: Sikap Prabowo terhadap Pers Bisa Gerus Elektabilitasnya

Semarang – Sikap Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02, disinyalir pengamat bisa menggerus elektabilitasnya. Seharusnya, Prabowo bisa merangkul insan pers ketimbang memusuhi.

Hal ini diungkapkan pengamat politik dari Universitas Diponegoro, M. Yulianto, di Semarang, Kamis (6/12). Yulianto menyayangkan sikap dari capres nomor urut 02 tersebut.

“Ungkapannya Pak Prabowo sangat tidak pas. Sangat disayangkan. Ini dikhawatirkan bisa menjadi bumerang bagi elektabilitas Pak Prabowo sebagai capres. Mengkritik media, jurnalis, tidak begitu caranya,” kata M. Yulianto.

Yulianto menambahkan, pers seharusnya bisa diajak berteman dan direngkuh. Pasalnya, pers punya kekuatan besar di negara demokrasi. Bukan malah dimusuhi. “Bisa jadi bumerang yang menyerang,” imbuhnya lagi.

Prabowo menunjukkan sikap aslinya kepada awak media. Ia menganggap banyak awak media tidak meliput Reuni 212 di Monas, Minggu (2/12) kemarin. Lantaran itu, ia pun menganggap pers di Indonesia berpihak. Ia bahkan meminta pendukungnya tidak usah menghormati jurnalis.

Sikap Prabowo Subianto ini, menurut Yulianto, terlalu kasar terhadap insan pers. Tentu akan berefek. Awak media menjadi tidak simpatik terhadap Prabowo. Apalagi, ini bukan kali pertama Prabowo memilih memunggungi awak pers.

“Kalau yang keluar nadanya keras dan disampaikan di depan publik, terlihatnya kasar. Dan tidak sekali ini saja lho Pak Prabowo itu mengkritik media,” ujar dia.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar