Sikap Prabowo Berbahaya bagi Kebebasan Pers dan Demokrasi

  • Fakta.News - 6 Des 2018 | 17:05 WIB
Sikap Prabowo Berbahaya bagi Kebebasan Pers dan Demokrasi

Jakarta – Ungkapan calon presiden nomor urut 02 terkait pers bisa berbahaya bagi kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya. “Ucapan Prabowo ini sangatlah berbahaya bagi demokrasi. Sebab, pers merupakan pilar keempat demokrasi. Kebebasan pers juga dilindungi oleh UU,” jelasnya.

Willy pun menambahkan, Prabowo tak sepatutnya menuding media memanipulasi demokrasi sebab pemberitaan yang minim terkait reuni alumni 212. Apalagi, dengan menuding bila pers sudah memihak.

“Ini menunjukkan bahwa pernyataan tersebut anti-demokrasi,” jelas Willy.

Sikap Prabowo ini juga tidak menunjukkan sikap negarawan yang paham dengan kedudukan pers. Pers sendiri sudah diatur oleh undang-undang. Bila Prabowo tak suka dengan pemberitaan pers, ia bisa meminta hak jawab dan melaporkan ke Dewan Pers. Bukan malah mengumpat insan pers.

“Jika ada kesalahan pers kan bisa diadukan ke dewan pers dan lainnya. Bahkan pemberitaan pers itu menyampaikan fakta yang bisa dicek dan ada cover both side,” jelas Willy.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar