Kesehatan Jahe Bisa Sembuhkan Gastroenteritis

  • Fakta.News - 16 Mei 2018 | 16:32 WIB
Jahe Bisa Sembuhkan Gastroenteritis
Manfaat jahe bisa mengobati penyakit lambung.(Istimewa)

Kabar baik datang dari penelitian di dunia kedokteran. Salah satu rempah alami yang banyak dijumpai di Indonesia bisa menjadi obat ampuh melawan penyakit Gastroenteritis (radang lambung dan usus akibat bakteri dan virus).

Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Roberto Berni Canani, profesor di Universitas Napoli, Italia. Ia dan timnya melakukan penelitian terhadap 141 anak berusia 1-10 tahun yang mengidap gastroenteritis akut.

Ada dua metode pengobatan yang diberikan untuk anak-anak tersebut. Ada anak-anak yang diberi suplemen plasebo dan ada yang diberi ekstra jahe. Pemberian obat ini diberikan secara acak.

Baca Juga: Stres Menyerang? Minumlah Minuman Anti Stres

Hasilnya, gejala muntah menurun frekuensinya sebanyak 20 persen pada anak yang mengonsumsi jahe. Hal ini berdampak pada kehadiran mereka di sekolah, karena mereka tidak perlu lagi izin tidak masuk sekolah karena sakit.

“Ini artinya jahe berpotensi menyelamatkan kehidupan di seluruh dunia,” kata Canani dalam presentasinya di acara tahunan European Society of Pediatric Gastroenterology, Hepatology dan Nutrition (ESPGHAN), seperti dilansir The Independent.

Penyakit Gastroenteritis

Gastroenteritis adalah peradangan lambung dan usus yang disebabkan beberapa jenis bakteri dan parasit, termasuk bakteri salmonella, rotavirus, dan norovirus yang tinggal di makanan dan air. Gejala penyakit ini antara lain mual, diare, keram perut, demam, disertai muntah berkelanjutan yang parah.

Jutaan anak di seluruh dunia meninggal setiap tahunnya karena penyakit ini. Penyakit ini bisa sangat berbahaya hingga mematikan karena saat pasien muntah atau diare, ia tidak sanggup mengonsumsi atau menyerap obat untuk mengobati infeksi. Pasien yang dianggap rentan adalah anak kecil dan orang tua yang sudah lemah.

Secara global, gastroenteritis telah membunuh 1,34 juta anak setiap tahunnya. Angka ini menyumbang 15 persen dari keseluruhan kematian anak-anak.

“Gastroenteritis akut masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar pada anak-anak yang tinggal di negara berkembang, dan dehidrasi adalah komplikasi yang paling sering dialami dan berbahaya” kata Canani.

Salah satu cara untuk melawannya adalah memberikan minuman yang bisa menambah kekurangan cairan, seperti jahe, agar frekuensi muntah berkurang. Jahe diketahui memiliki sifat anti-inflamasi dan mungkin inilah yang menghasilkan efek antiemetik.

Dwi

BACA JUGA:

Tulis Komentar