Connect with us

Google Mulai Serius Untuk Membuat Chip Sendiri

chip

Jakarta – Raksasa mesin pencari Google membuat langkah besar dengan membuat chip sendiri. Kegiatan pembangunan secara substansial dipercepat dalam beberapa bulan terakhir, terlihat bahwa ada pertambahan insinyur microchip baru yang bekerja di Bengaluru, India.

Mengutip Reuters, sebanyak 16 pegawai baru tersebut adalah para ‘veteran’ dalam bidang pembuatan chipset, sementara empat lainnya berpengalaman di bidang rekrutmen dan pernah bekerja di perusahaan ternama seperti Intel, Qualcomm, dan Nvidia Corp.

Seluruh pegawai tersebut akan dipekerjakan di wilayah Bengaluru, India. Para pegawai itu disinyalir akan menjadi pioneer dalam tim ‘gChips’ yang tengah dibentuk.

Saat ini, Bengaluru sudah menjadi sebuah kota yang jadi pusat pembuatan teknologi semikonduktor di India. Bahkan kota ini dijuluki sebagai ‘Sillicon Valley of India’. Tak mengherankan jika Bengaluru menjadi pusat desain chipset dalam beberapa tahun terakhir.

Google sejauh ini tercatat belum pernah menapakkan jejaknya di Bengaluru. Sehingga, kuat dugaan bahwa mereka memang tengah mulai menjajaki industri chip semikonduktor dengan mendirikan tim pengembang di wilayah ini.

Jika desain chip ini untuk prosesor, Google akan bersaing dengan Apple, Samsung, dan Huawei sebagai perusahaan yang menggunakan prosesor sendiri yang dipasang pada perangkatnya. Karena Google merupakan pemilik Android ke produsen, ini berarti Google dapat mengintegrasikan perangkat keras dan perangkat lunak lebih ketat dari sebelumnya.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

TEKNOLOGI

Jangan Bingung! Ini Kartu yang Bisa Dipakai Bayar Tiket MRT Jakarta

Oleh

Fakta News
mrt

Jakarta – Jakarta mempunyai alat transportasi baru yaitu Mass Rapid Transit/ Moda Raya Terpadu atau lebih dikenal dengan singkatan MRT. Untuk tahap pertama, MRT sudah beroperasi dari Lebak Bulus ke Bundaran HI sejak 24 Maret 2019 lalu.

Ada 13 stasiun perhentian (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah) dan jarak yang tercangkup di jalur ini ada 15,7 km dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 30 menit.

Terkait mekanisme pembayaran untuk bisa menaiki MRT Jakarta, ada beberapa cara. Untuk bisa masuk ke dalam stasiun, semuanya dilakukan dengan tiket masuk berupa kartu tap yang berguna untuk membuka gerbang masuk kedalam stasiun.

Nah supaya tidak bingung dengan moda transportasi baru ini, berikut beberapa kartu yang bisa digunakan untuk metode pembayaran MRT di bawah ini:

1. Kartu MRT Jakarta Jelajah Single Trip

Kartu ini dapat diperoleh di mesin tiket otomatis (ticket vending machine) atau loket tiket (ticket sales office) yang ada di seluruh Stasiun MRT Jakarta.

2. Kartu Uang Elektronik Bank

Tersedia dalam pilihan yaitu JakLingko, E-Money (Bank Mandiri), Brizzi (Bank BRI), Tap Cash (Bank BNI), Flazz (Bank BCA), dan JakartaOne (Bank OKI) yang dapat diperoleh dari masing-masing bank tersebut.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Hari Ini, Google Doodle Rayakan Pemilu 2019

Oleh

Fakta News
google doodle

Jakarta – Google Doodle hari ini Rabu (17/4/2019) turut merayakan Pemilihan Umum 2019 dengan memajang doodle di laman pencarian. Kali ini Google doodle mengabadikan momen pemilu 2019 dari dalam sebuah ilustrasi warga, ngantri nyoblos di TPS.

Dalam doodle terbaru Google itu, terlihat enam orang sedang mengantre untuk mencoblos di TPS. Masing-masing orang memegang lima surat suara, seperti yang memang diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketika doodle itu diklik, maka pengguna akan diarahkan ke laman berisi berita-berita tentang pemilu 2019, hasil pencarian dari frasa Indonesia Elections 2019 alias Pemilu Indonesia 2019.

Pengguna akan melihat artikel berita, baik berbahasa Inggris maupun yang berbahasa Indonesia, dari berbagai situs berita tentang Pemilu 2019 di Tanah Air.

Jadi, pengguna dapat mengetahui sejumlah informasi yang berkaitan dengan digelarnya Pemilu kali ini.

“Pemilih yang telah terdaftar di dalam Daftar Pemilih (DPT/DPTb/DPK), dapat menyalurkan suaranya dengan membawa Formulir C6 dan datang ke Tempat Pemungutan Suara yang telah ditentukan mulai pukul 07:00 – 13:00 waktu setempat,” tulis keterangan dalam laman tersebut.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Lima Aplikasi Jitu yang Dapat Membantu Anda Kelola Waktu

Oleh

Fakta News
waktu
Ilustrasi.

Jakarta – Tidak ada yang berubah dengan waktu. Setiap harinya, selalu 24 jam sehari, seminggu 7 hari. Sama dan tidak berbeda. Tetapi, dalam kasus tertentu, waktu seolah begitu cepat berlalu. Terutama untuk para pekerja yang merasa waktu terlalu cepat sehingga pekerjaan menjadi terlambat.

Umumnya, kasusnya sama, merasa waktu begitu cepat sehingga tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai waktunya. Padahal ada banyak antrian pekerjaan yang mungkin perlu diselesaikan.

Lalu bagaimana solusi menghadapi masalah ini? Sederhana, manajemen waktu. Pada akhirnya, kita sendirilah yang harus bisa mengatur waktu apa yang perlu kita kerjakan dalam waktu 24 jam.  Jika mengatur waktu terasa sulit, barangkali beberapa aplikasi/layanan ini bisa dicoba.

1. Toggl

Toggl merupakan aplikasi yang memudahkan entrepreneur menelusuri pekerjaa pada waktu yang sama dan menerima laporan berdasarkan waktu pemakaian. Toggl akan memberikan perkiraan penghitungan waktu yang efektif untuk sebuah target ke depan berdasarkan lama waktu pekerjaan atau target tersebut.

Target juga dapat dipisahkan ke beberapa kategori dengan tanda (tags). Aplikasi ini bisa digunakan oleh iOS, Android, juga Linux dan gratis untuk ponsel pintar, namun berbayar untuk versi komputer hingga $59 per bulan.

2. Rescue Time

Rescue Time dapat digunakan sebagai pengingat yang aman dan akan terus bekerja (running) pada komputer atau ponsel pintar, untuk mendeteksi situs atau aplikasi apa saja yang sedang dibuka. Pada akhir minggu, Rescue Time akan memberikan laporan tentang hal tersebut kepada pengguna untuk melihat apa saja hal yang menghambat pekerjaannya. Aplikasi ini berbayar sekitar $9 per bulan, bisa untuk Android, iOS, Blackberry dan Windows.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya