Connect with us

Gus Yaqut: Dosakah Membakar Bendera HTI?

Gus Yaqut: Dosakah Membakar Bendera HTI ?
Gus Yaqut(Foto: Istimewa)

Berikut tulisan Ayik Heriansyah yang diberi judul Gus Yaqut: Dosakah Membakar Bendera HTI. Tulisan Ayik ini mencoba menafsirkan perspektif Gus Yaqut terkait video yang beredar di media sosial.

Seperti diberitakan, GP Ansor, induk dari Banser, angkat bicara soal itu. Ia menyatakan pembakaran sebenarnya dilakukan pada bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sekaligus untuk menjaga kalimat tauhid.

Baca Juga:

Gus Yaqut alias Yaqut Cholil Qoumas selaku Ketua Umum PP GP Ansor menyampaikan persepktifnya terkait kejadian ini. Ia bilang anggotanya melihat bendera tersebut sebagai simbol bendera HTI, ormas yang sudah dibubarkan pemerintah.

Gus Yaqut: Dosakah Membakar Bendera HTI ?

Bendera hitam putih yang kerap dibawa aktivis HTI merupakan simbol gerakan pemberontakan (bughat) terhadap daulah Islamiyah (NKRI). Itulah bendera Khilafah ala HTI yang terinspirasi oleh hadits-hadits Nabi Saw tentang liwa rayah. Liwa rayah merupakan bendera simbol kenegaraan kaum muslimin pada hubungan internasional saat itu. Di Indonesia umat Islam sepakat menggunakan bendera Merah Putih sebagai simbol kenegaraan mereka. Itulah liwa rayah kaum muslimin di Indonesia. Bendera pemersatu umat dari Sabang sampai Merauke.

Sebagai muslim/muslimah yang memiliki KTP, SIM dan Buku Nikah NKRI, makan minum, menggunakan mata uang Indonesia fasilitas jalan, bandara, pelabuhan, sekolah, rumah sakit, dsb udah seharusnya aktivis HTI mengusung bendera Merah Putih. Liwa rayah kita semua. Toh Nabi Saw sendiri tidak memerintahkan umatnya menggunakan liwa rayah hitam putih yang bertuliskan dua kalimat syahadat. Bukankah semua hadits tentang liwa rayah hanya bersifat khabariyah informatif tanpa ada qarinah (indikasi) wajib menggunakannya. Sesungguhnya Nabi Saw sudah tau, perihal bendera negara diserahkan kepada sepenuhnya kesepakatan umatnya.

Aksi pamer bendera HTI di wilayah NKRI menimbulkan kegaduhan, fitnah dan memecah belah umat Islam. Bukan hanya NU, Ansor dan Banser, ormas Islam lainnya pembentuk NKRI risih dengan bendera HTI. Sudah pasti tujuan HTI mendirikan Khilafah Tahririyah termasuk bughat. Setiap kegiatan dan atribut yang mengarah kepada bughat dihukumi haram. Sesuai kaidah ushul fiqih yang juga diadopsi HTI yang berbunyi: al-washilatu ila harami muharramah aw haramun.

Langkah-langkah Banser menindak peragaan bendera HTI tidak lain dan tidak bukan demi menjaga persatuan dan kesatuan umat, bangsa dan negara. Yang demikian itu sesuai dengan maqashidusy syariah yakni hifdzul umat, mujtama wa daulah. Inilah esensi dari penerapan syariah.

*Utsman Membakar al-Qur’an*
Pada saat terjadi perang irminiyah  dan perang adzrabiijaan, Hudzaifah Ibnul Yaman yang saat itu ikut dalam dua perang tersebut melihat perbedaan yang sangat banyak pada wajah qiraah beberapa sahabat. Sebagiannya bercampur dengan bacaan yanag salah. Melihat kondisi para sahabat yang beselisih, maka ia melaporkannya kedapa Utsman radhiyallahu ‘anhu. Mendengar kondisi yang seperti itu, Utsman radhiyalahu ‘anhu lalu mengumpulkan manusia untuk membaca dengan qiraah yang tsabit dalam satu huruf (yang sesuai dengan kodifikasi Utsman). (lihat mabaahits fi ‘ulumil Qur’an karya Manna’ al Qaththan: 128-129. Cetakan masnyuratul ashr al hadits).

Setelah Utsman radhiyallahu ‘anhu memerintahkan kepada sahabat untuk menulis ulang al Qur’an, beliau kemudian mengirimkan al Qur’an tersebut ke seluruh penjuru negri dan  memerintahkan kepada manusia untuk membakar al Qur’an yang tidak sesuai dengan kodifikasi beliau. (lihat Shahih Bukhari, kitab Fadhailul Qur’an bab jam’ul Qur’an, al Maktabah Syamilah)

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Jokowi: Warga Agar Coblos Pasangan Berbaju Putih

Oleh

Fakta News
Coblos Pasangan Berbaju Putih
Jokowi saat orasi di kampanye akbar di Kota Dumai(Foto: Istimewa)

Dumai – Dalam orasinya saat kampanye terbuka di Kota Dumai, Riau, capres nomor urut 01 Jokowi ajak masyarakat coblos pasangan berbaju putih. Ia pun mengingatkan, agar masyarakat tak mencoblos pasangan yang mengenakan jas pada hari pemilihan umum 17 April 2019

“Jangan lupa, saya ingatkan tanggal 17 April itu kita pakai baju putih karena yang mau dicoblos nanti bajunya putih karena kita adalah putih, putih adalah kita,” kata Joko Widodo (Jokowi) di panggung utama di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau pada Selasa (26/3).

Jokowi bersama dengan Iriana Joko Widodo, ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko hingga Gubernur Riau Syamsuar ikut serta dalam kampanye terbuka di lokasi tersebut. Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin dalam surat suara sama-sama mengenakan kemeja putih.

“Kenapa pakai baju putih? Karena baju putih ini murah, semua rakyat Indonesia memiliki, kalau pakai jas mahal…ya ndak?” tambah Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana jeans biru serta sepatu olahraga tersebut.

Baca Selengkapnya

BERITA

Menhub Beri Regulasi Baru Soal Harga Tiket Pesawat yang Masih Mahal

Oleh

Fakta News
menhub beri regulasi baru atas tiket pesawat yang masih mahal
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi(istimewa)

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan merilis regulasi khusus terkait harga tiket pesawat yang masih mahal. Akan tetapi, Budi tidak menjelaskan lebih rinci mengenai regulasi yang dimaksud.

“Tiket nanti sore saya akan bikin regulasi. Datang saja ke sana (Kementerian Perhubungan). Pokoknya datang saja ramai-ramai,” ujarnya seperti dilansir CNBCIndonesia, Selasa (26/3/19).

Saat ditanya soal keterkaitan regulasi tersebut berhubungan dengan permintaan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Budi juga tidak memberi rinciannya. Ia meminta awak pers untuk menunggu di Kemenhub.

“Saya dan staf saya. Enggak ada maskapai. Saya bikin regulasi,” tutur Budi.

Dalam notulensi yang berdar di kalangan pers, tertulis bahwa Luhut menyayangkan harga tiket pesawat yang tidak turun. Terlebih, pemerintah telah mengeluarkan imbauan kepada operator atau maskapai.

“Masalah airlines ticket menimbulkan banyak persepsi di masyarakat dan dapat menimbulkan kegaduhan persepsi,” demikian penjelasan Luhut dalam notulensi rapat dengan kop surat dari Badan Pimpinan Pusat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tersebut.

Diketahui sebelumnya Menhub cukup prihatin dengan harga tiket pesawat yang mahal. Masyarakat juga kerap mengeluh atas kondisi tersebut.

Baca juga:

Meskipun masih di bawah tarif batas atas, namun harga tiket pesawat yang berlaku saat ini dinilai terlalu memberatkan. Budi mengaku sangat prihatin, terkait relatif mahalnya harga tiket pesawat saat ini. Padahal, periode peak season libur natal dan tahun baru sudah berakhir.

Baca Selengkapnya

BERITA

Respon Pantun Sandi Tentang TKA, Jubir 01: Miskin Ide, Kaya Kritik

Oleh

Fakta News
jubir 01 kritik pantun sandi tentang tka
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago(istimewa)

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf merespon pantun Cawapres 02, Sandiaga Uno tentang Tenaga Kerja Asing (TKA). TKN Jokowi-Ma’ruf pun menilai pantun tersebut sangat minim gagasan.

“Miskin program, miskin ide, tapi kaya kritik,” kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Irma Suryani Chaniago ke wartawan, Selasa (26/3/2019).

Irma lantas menyinggung kinerja Sandi kala menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ia menilai mengangkat program OK OCE ke tingkat nasional sebagai mimpi belaka.

“Jadi wagub DKI saja belum punya prestasi, mau ngurus nasional. Terus mimpi bawa program OK OCE ke nasional,” katanya.

“Kalau saya sih nasehatin beliau, bikin bener dulu tuh satu program mangkrak OK OCE, baru koreksi yang lain,” lanjut Irma.

Senada dengan rekannya, Ace Hasan Syadzily juga menyindir balik pantun Sandi soal TKA. Menurutnya, isu penggunaan TKA sudah terjawab kala debat cawapres digelar beberapa waktu yang lalu.

Baca juga:

“Pak Sandi ini kok bicara selalu mendramatisasi keadaan. Klise dan itu-itu saja yang diangkat. Soal TKA kan sudah dibahas dalam debat ketiga bersama Abah Kiai Ma’ruf Amin. Ternyata, data TKA ini kan sudah disampaikan Abah Kiai Ma’ruf Amin dalam debat tersebut, bahwa di Indonesia ini paling rendah di dunia,” ungkapnya saat dimintai keterangan, Selasa (26/3).

Baca Selengkapnya