Korea Selatan Penandatanganan Enam Nota Kesepahaman Indonesia-Korea Selatan Disaksikan Presiden Kedua Negara

  • Fakta.News - 10 Sep 2018 | 19:05 WIB
Penandatanganan Enam Nota Kesepahaman Indonesia-Korea Selatan Disaksikan Presiden Kedua Negara
Presiden Joko Widodo dan Presiden Moon Jae-in(Foto: KSP)

Seoul – Presiden Joko Widodo bersama Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menjadi saksi penandatanganan enam nota kesepahaman antara Indonesia-Korsel. Kesepakatan tersebut dilakukan di Blue House Seoul, Senin (10/9).

Adapun dari keenam kesepakatan, satu di antaranya mengenai kerja sama keimigrasian. Dalam hal ini, Menteri

Penandatanganan pertama dilakukan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dengan Menteri Kehakiman Korea selatan tentang kerjasama keimigrasian.

Baca Juga:

Kesekapakatan selanjutnya di bidang perekonomian. Kali ini, Menlu Retno kembali melakukan penandatanganan bersama Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korea Selatan Paik Ungyu.

Lalu untuk kerja sama bidang administrasi, penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Safruddin bersama Menteri kepegawaian Korea Kim Pan Suk.

Kesepakatan kedua negara juga dilakukan di bidang legislasi. Kali ini Sekreatris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Legislasi Pemerintahan Korea Selatan Kim Oe-Sook bertindak sebagai pemberi tanda tangan nota kesepahaman.

Terakhir, nota kesepahaman kerja sama di bidang keamanan laut dilakukan oleh Menlu Retno bersama dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Kepala Dewan Penelitian Ekonomi Korea. Mereka menandatangani kerjasama peta jalan revolusi industri 4.0.

Enam nota kesepahaman ini menandai kerja sama Indonesia-Korsel yang bertepatan dengan 45 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Dari kedua pihak, hubungan Indonesia-Korsel disebut telah memiliki special strategic partnership.

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar