Connect with us
Venezuela

Diserang 2 Ledakan Drone Saat Pidato, Presiden Venezuela: Tak Beri Ampun untuk Pelaku

ledakan drone
Presiden Venezuela Nicolas Maduro selamat dari upaya pembunuhan.(Foto: Istimewa)

Caracas – Nicolas Maduro yang merupakan Presiden Venezuela berhasil terselamatkan dari serangan ledakan drone. Serangan terjadi saat Presiden tengah membawakan pidato dalam acara militer di Caracas pada Sabtu (04/08/2018) waktu setempat.

Dikutip dari Reuters, Minggu (05/08/2018), seorang saksi di dekat lokasi mengungkapkan, ia mendengar ada dua ledakan. Foto-foto yang muncul di media sosial menunjukkan pengawal melindungi Maduro dengan panel antipeluru hitam.

Beberapa jam setelah pukul 17.40 setelah serangan drone, Nicholas Maduro muncul di televisi.

“Sebuah objek terbang meledak di dekat saya, sebuah ledakan besar. Beberapa detik kemudian ada ledakan kedua,” kata Presiden Maduro dalam pidato beberapa jam setelah serangan drone, seperti dikutip dari CNN.

“Saya baik-baik saja, saya masih hidup, dan setelah serangan ini saya lebih kuat dari pada sebelumnya untuk mengikuti jalur revolusi ini,” tambahnya.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

‘The New Bali’, Lirik Potensi Pasar Pariwisata Indonesia di AS

Oleh

Fakta News
the new bali pariwisata indonesia dan ekonomi digital
Indonesia-San Francisco Business Forum 2019 di hotel Nikko, San Francisco, Amerika SerikatKJRI San Fransisco

San Fransisco – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco bekerja sama dengan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) New York mengajak perusahaan IT, Chamber of Commerce, serta pemerintah San Francisco Bay Area untuk menanamkan investasi di sektor pariwisata Indonesia dan ekonomi digital. Pertemuan tersebut bernama Indonesia-San Francisco Business Forum 2019.

Mengusung tema ‘Invest in A Reformed Indonesia: Utilizing Digital Technology in Developing Regional and Tourism Investment Opportunities’ KJRI San Francisco memaparkan program pembangunan 10 titik pariwisata Indonesia bernama ‘The New Bali’.

Acara yang dihelat di hotel Nikko, San Francisco, Amerika Serikat pada Rabu (20/2) juga turut mengundang Bank Indonesia (BI) New York dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) New York Agency sebagai pembicara.

Acting Konsul KJRI San Fransisco Hanggiro Setiabudi menyampaikan, kunjungan presiden Joko Widodo pada 2016 lalu ke Silicon Valley sebagai sinyal kuat untuk AS melihat potensi ekonomi digital Indonesia.

Business forum ini diselenggarakan untuk semakin mendekatkan Indonesia ke kalangan bisnis dan masyarakat di California Utara. Kunjungan Presiden Joko Widodo pada tahun 2016 ke Silicon Valley mencerminkan niat Indonesia untuk membangun digital ekonomi,” katanya.

Baca juga:

Executive Director Global SF, Darlene Chiu Bryant mengatakan Indonesia mempunyai kesamaan dengan San Fransisco, yakni gerbang menuju Pasifik (gateway). Menurutnya, hal tersebut membuat Indonesia mempunyai potensi besar dalam perekonomian.

“Indonesia adalah negara yang besar dan kaya akan sumber mineral dan minyak bumi. Kami melihat industri yang berkembang antara lain industri makanan, pertanian, garmen, manufaktur, dan pariwisata,” imbuhnya.

Pertemuan ini memang ditujukan untuk membahas sektor potensial Indonesia terkini di bidang pariwisata dan ekonomi digital yang diminati oleh investor di area California Utara.

Baca Selengkapnya

BERITA

Hubungan Memanas, Pakistan Tarik Duta Besarnya dari India

Oleh

Fakta News
(Ilustrasi/indiatoday)

Jakarta – Hubungan bilateral India dan Pakistan memanas setelah keduanya saling tarik pewakilannya di masing-masing negara. Usai India menarik Duta Besarnya pada pekan lalu, kini giliran Pakistan yang ikut menarik Dubesnya dari India.

Pakistan menarik Duta Besarnya untuk India, Sohail Mahmood pada Senin, 18 Februari 2019. Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan langkah ini dilakukan untuk keperluan berkonsultasi. Keputusan Pakistan diambil di tengah ketegangan dua negara yang saling bertetangga.

“Kami telah memanggil Komisi Tinggi kami di India untuk berkonsultasi. Dia telah meninggalkan ibu kota New Delhi pagi ini,” kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Mohammad Faisal, seperti dikutip dari Reuters, Senin (18/2/2019) 2019.

Sebelumnya pada akhir pekan lalu, India lebih dulu menarik duta besarnya untuk Pakistan, Ajay Bisaria, dengan alasan untuk berdiskusi. Hubungan bilateral kedua negara melemah setelah terjadinya insiden bom bunuh diri di Kashmir, sebuah wilayah yang masih diperebutkan oleh India dan Pakistan. Serangan itu menewaskan 44 aparat kepolisian India.

New Delhi menuding, Pakistan telah membantu penyerangan itu. Namun tuduhan itu dibantah oleh Islamabad.

Baca Selengkapnya

BERITA

‘Good Human Rights Stories’ Bukti Kondisi HAM Indonesia Membaik

Oleh

Fakta News
good human rights stories jadi indikator keberhasilan Indonesia atas HAM
Wakil Tetap Indonesia di PBB, Hasan Kleib(istimewa)

Jenewa – Indonesia mendapat undangan inisiatif ‘Good Human Rights Stories’ menjelang sidang Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB ke 40 di Jenewa. Dalam kesempatannya, Indonesia menceritakan soal kondisi HAM yang membaik.

“Keteguhan Indonesia pada demokrasi dan keberagaman pada hakekatnya berdasarkan pada kesetaraan dan persamaan hak dihadapan hukum, nilai-nilai perdamaian, dan ditujukan untuk kesejahteraan rakyat,” ungkap wakil RI untuk PBB, Hasan Kleib, Jumat (15/2/19).

“Negara memiliki cerita keberhasilan dalam pemajuan dan perlindungan HAM yang penting untuk dibagi kepada negara-negara lain,” imbuhnya.

Baca juga:

Hasan menuturkan, masyarakat internasional harus memulai berbagi kisah sukses dalam memenuhi dan menjaga HAM, menjelang 70 tahun pengadopsian deklarasi universalnya.

Acara tersebut juga menayangkan rekam jejak demokrasi serta kisah sukses penegakan HAM Indonesia di tengah keberagaman masyarakatnya.

Hadirnya Indonesia di acara tersebut, merupakan bukti keteladanan ibu pertiwi dalam penegakkan HAM. Selain itu, hal tersebut membuat Indonesia menjadi rujukan utama negara lain dalam menegakkan HAM.

Hal tersebut diakui secara langsung oleh penyelenggara yang menjadikan Indonesia negara pertama di antara 2 kelompok yang mewakili 11 negara untuk membagikan kisah sukses penegakan HAM.

Acara ini dihadiri oleh Komisaris Tinggi dan Presiden Dewan HAM PBB. Terdapat juga beberapa wakil negara lainnya, seperti Tunisia, Gambia, Uruguay, Selandia Baru, Burkina Faso, Argentina, Cape Verde, Norwegia, Georgia dan Korea Selatan.

Baca Selengkapnya