Connect with us
Jerman

Hindari Konflik, Jerman Tolak Ikut Serang Suriah

Kanselir Jerman Angela Merkel.(Foto: Reuters)

Berlin – Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan, negaranya tidak akan berpartisipasi dalam serangan militer yang mungkin dilakukan oleh negara Barat lainnya ke Suriah.

“Jerman tidak akan mengambil bagian dalam aksi militer, tapi akan tetap sepaham dengan penolakan penggunaan senjata kimia,” tegas Merkel di hadapan para wartawan, sesaat setelah pertemuannya dengan Perdana Menteri Denmark, Kamis (12/4/2018).

“Tidak melakukan apa-apa juga sulit,” kata Merkel seperti dilansir Deutsche Welle, Jumat (13/4/2018).

Merkel hanya mengatakan  Berlin mendukung perlunya ‘mengirimkan sinyal tegas bahwa penggunaan senjata kimia tidak dapat diterima.’

Ia menambahkan  jika AS, Inggris dan Prancis akan mengambil tindakan militer, Jerman akan memberi bantuan non-militer.

Namun, tidak disebutkan jelas bagaimana bentuk dukungan Jerman tersebut.

Merkel cenderung menghindari pertanyaan tentang kekhawatiran pecahnya konflik terbuka antara Rusia dan AS.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Pernyataan Erdogan soal Christchurch Panaskan Diplomatik Turki-Australia

Oleh

Fakta News
pernyataan erdogan panaskan diplomatik turki-australia
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan saat berkampanye(istimewa)

Canberra – Hubungan diplomatik Turki-Australia memanas lantaran pernyataan Presiden Turki Tayyip Erdogan terkait aksi teror di Christchurch, Selandia Baru. Pernyataan Erdogan dikecam oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Selain dikecam, pihak Australia akan mengambil tindakan lebih lanjut atas hal itu.

Diketahui sebelumnya, Erdogan mengatakan siapa pun yang masuk ke negara Turki dengan ‘sentimen anti islam, maka ia akan dipulangkan ke negara asalnya dalam peti jenazah.

Pernyataan tersebut merujuk pada Perang Dunia I di Gallipoli Turki, saat ribuan pasukan Australia dan Selandia Baru (Anzac) tewas dan mengalami kekalahan perang.

Atas hal tersebut, Morrison menghubungi duta besar Turki di Canberra, Korhan Karako, Rabu (20/3/19). Namun hal tersebut tidak memuaskan dirinya.

Hal tersebut juga membuat Australia meninjau adanya larangan bepergian (travel warning) warganya ke Turki.

“Saya tidak dapat menerima alasan yang disampaikan terkait pernyataan itu,” ujar Morrison selepas pertemuannya dengan dubes Turki.

Erdogan mengecam Anzac yang bersekutu dengan Inggris dalam perang di Gallipoli. Ia mengancam akan memulangkan mereka lengkap dengan peti mati nenek moyangnya, jika membawa sentimen dan nilai-nilai anti islam ke Turki.

Baca juga:

Morrison meminta pernyataan tersebut untuk ditarik serta meluruskan kesalahan penafsiran tv pemerintah Turki atas kebijakan Australia.

“Saya menunggu apa tanggapan Pemerintah Turki sebelum mengambil tindakan lebih lanjut,” ungkapnya. Oposisi Morrison, Bill Shorten juga mengecam pernyataan Erdogan.

Baca Selengkapnya

BERITA

Rangkul Umat Muslim, Erdogan Puji PM New Zealand dan Ajak Pemimpin Barat Tiru Sikapnya

Oleh

Fakta News
erdogan puji pm new zealand
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (istimewa)

Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyanjung sikap Perdana Menteri (PM) New Zealand, Jacinda Ardern soal kepemimpinannya menghadapi aksi teror di 2 masjid di Christchurch. Erdogan mengatakan, para pemimpin di negeri barat harus belajar dari sosok Ardern.

Lansiran New Zealand Herald pada Rabu (20/3/19) menyebutkan pujian Erdogan tertuang dalam editorial opini di media ternama Amerika Serikat, The Washington Post.

“Seluruh pemimpin negara-negara Barat harus belajar dari keberanian, kepemimpinan dan ketulusan Perdana Menteri New Zealand, Jacinda Ardern, dalam merangkul umat muslim yang tinggal di negara mereka,” tertulis dalam media tersebut.

Erdogan lantas menantang negara-negara barat untuk memiliki ‘tanggung jawab’ paska aksi teror di Christchurch pada Jumat lalu.

Baca juga:

Erdogan juga menyuarakan penolakan atas pewajaran tindak rasisme, xenophobia dan islamophobia yang telah meningkat pesat di negara-negara barat dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, masyarakat barat dan luar barat telah ‘membisu’ soal hal-hal tersebut.

“Kita tidak bisa membiarkan ini terjadi lagi. Jika dunia ingin mencegah serangan serupa seperti di New Zealand terjadi di masa mendatang, harus dimulai dengan menetapkan bahwa apa yang terjadi merupakan produk kampanye kotor terkoordinasi,” tegasnya dalam tulisan tersebut.

Baca Selengkapnya

BERITA

Brutal, Penembak Masjid Selandia Baru Lancarkan Aksi Via Streaming

Oleh

Fakta News
pelaku penembak masjid selandia baru lancarkan aksinya via live streaming
Pelaku penembakan masjid di Selandia Baru lancarkan aksinya melalui live streaming(Reuters TV)

Wellington – Pelaku penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru menayangkan aksi brutalnya melalui layanan live streaming. Dalam unggahannya, tayangan tersebut berdurasi selama 17 menit. Video tersebut telah dihapus oleh otoritas dan layanan internet setempat.

Lansiran New Zealand Herald pada Jumat (15/3/19) menyebutkan nama pelaku penembakan bernama Brenton Tarrant, disinyalir nama tersebut mengarah kepada seorang pria berkebangsaan Australia berusia 28 tahun.

Tayangan live streaming diawali dengan mobil pelaku yang mengarah ke masjid Al Noor di wilayah Dean Ave, Christchurch. Ia kemudian memarkirkan kendaraannya yang dilengkapi sejumlah senjata beserta amunisinya di jalan masuk menuju masjid.

Pada tayangan selanjutnya, pelaku mempersenjatai diri dan masuk ke dalam masjid dengan memilih korban pertama yang berada di dekat pintu. Pada aksinya, pelaku memakai senapan semi-otomatis lengkap dengan peluru.

Selanjutnya, pelaku memeriksa setiap sudut di masjid dengan berulang kali menembakkan senjatanya. Dalam tayangan tersebut, terdapat beberapa orang yang sedang melakukan ibadah terkena serangan brutal pelaku dan tewas di tempat.

Baca juga:

Pelaku kemudian keluar dari masjid melalui pintu depan. Setelah berada di depan masjid, ia sempat mengisi amunisi beberapa kali di senjatanya. Pelaku juga melepaskan tembakan membabi-buta diluar area masjid serta beberapa kendaraan yang melintas di jalan.

Pelaku pun kembali ke mobil Subaru miliknya untuk mengambil amunisi. Ia lantas menembakkan senjatanya secara tak terkendali ke jalanan seraya mengatakan kepada kamera “Sepertinya kita tidak mendapatkan burung (korban) hari ini,” ujarnya.

Baca Selengkapnya