Fenomena Brexit Ancam Jasa Keuangan Inggris dan Uni Eropa

  • Fakta.News - 8 Jan 2019 | 19:19 WIB
Fenomena Brexit Ancam Jasa Keuangan Inggris dan Uni Eropa

London – Dana sebesar 1 trilyun Dolar AS (14.500 trilyun Rupiah) resmi ditarik dari jasa keuangan Inggris, karena fenomena Brexit (Britain Exit). Perbankan serta institusi keuangan lainnya telah merelokasi aset senilai 800 milyar Poundsterling yang berada di Inggris. Hal tersebut dipicu oleh fenomena Brexit yang akan segera berlangsung.

Untuk mengantisipasi hengkangnya Inggris dari Uni Eropa, sejumlah Bank telah membuka cabang di beberapa wilayah Eropa lainnya. Selain itu, untuk mengantisipasi fluktuasi nilai akibat perubahan peraturan, beberapa aset sengaja dipindahkan. Ditaksir sekitar 10 persen nilai keuangan dari semua bank akan berfluktuasi karena berpisahnya Inggris dari rezim supra-nasional benua biru.

“Angka ini dihitung berdasarkan rencana (jasa keuangan) yang sudah diumumkan. Namun para institusi jasa keuangan ini juga punya skenario yang melibatkan batalnya Brexit,” tutur kepala riset Ernst & Young (EY), pada Selasa (08/01/19).

Baca juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar