Rusia Menentang Perubahan Kebijakan Pensiun di Rusia, 800 Demonstran Ditangkap

  • Fakta.News - 10 Sep 2018 | 19:35 WIB
Menentang Perubahan Kebijakan Pensiun di Rusia, 800 Demonstran Ditangkap
Polisi Rusia membubarkan aksi protes yang menentang perubahan kebijakan pensiun.(Foto: BBC)

Moskow – Polisi Rusia membubarkan berbagai unjuk rasa di seantero negeri yang memprotes rencana peningkatan usia pensiun, Minggu (9/9/2018). Lebih dari 800 demonstran ditahan dan banyak yang dipukuli dengan pentungan.

Seperti dilansir CNN dan AFP, Senin (10/9/2018), unjuk rasa ini digelar oleh ribuan para pendukung tokoh oposisi, Alexei Navalny, yang kini ditahan polisi Rusia karena menggelar unjuk rasa tanpa izin.

Di Moskow, para demonstran berkumpul di alun-alun Kota Pushkin yang ikonik, sekitar 2.500 orang mengabaikan peringatan polisi untuk bubar, demikian dikutip dari The Guardian pada Senin (10/9/2018).

Demonstran terdengar meneriakkan “Putin adalah seorang pencuri!”, dan “Tidak ada peningkatan usia pensiun”.

Meskipun demonstrasi sebagian besar berlangsung damai, kekerasan meletus ketika beberapa pengunjuk rasa mencoba berbaris menuju parlemen, di mana mereka dipukuli oleh polisi dengan pentungan.

OVD-Info melaporkan, sebanyak 839 orang ditahan di 19 kota. Jumlah penahanan terbesar adalah di St Petersburg, sebanyak 354 orang ditahan di kota itu.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar