Buya Syafii Minta Stop Penyebaran Opini Jokowi Anti-Islam

  • Fakta.News - 6 Des 2018 | 12:28 WIB
Buya Syafii Minta Stop Penyebaran Opini Jokowi Anti-Islam
Presiden Jokowi di acara Milad 1 Abad Madrasah Mu’allimin-Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta.(Istimewa)

Yogyakarta – Buya Syafii Maarif, tokoh Muhammadiyah, meminta semua pihak untuk menghentikan penyebaran opini Presiden Joko Widodo anti-Islam. Pasalnya, hal tersebut tidak sesuai dengan kenyataan.

Buya Syafii punya alasan kuat kenapa mengungkapkan hal demikian. Banyak kebijakan yang dilakukan Presiden Jokowi yang justru mendukung umat Islam.

“Beberapa waktu lalu, Presiden menyerahkan surat keputusan bagi enam sekolah tinggi Muhammadiyah di Lamongan dan nanti Presiden masih akan berkunjung ke Universitas Aisyiyah,” jelas Buya Syafii dalam pidatonya di acara Milad 1 Abad Madrasah Mu’allimin-Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (6/12).

Presiden sendiri mewakili pemerintah dalam memberikan bantuan pembangunan universitas baru yang dikelola Muhammadiyah. “Jadi kalau ada yang bilang Presiden tak perhatian pada Islam, hentikanlah, sudahlah,” imbuh Buya.

Pernyataan mantan ketua umum PP Muhammadiyah tersebut langsung disambut tepuk tangan 2.000 santri yang hadir dalam acara tersebut. Termasuk pula Presiden Jokowi yang turut hadir dalam acara tersebut.

Muhammadiyah, imbuh Buya Syafii, sangat berperan bagi bangsa dan negara Indonesia. Adapun, bila negara memberi bantuan untuk Muhammadiyah, bantuan itu bakal kembali lagi ke negara. Pasalnya, kader Muhammadiyah akan turut berkontribusi kepada negara.

“Kalau negara membantu Muhammadiyah, harus dibaca, negara dalam UUD 1945 tugasnya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa negara. Tidak bisa melakukan itu semua. Apalagi Muhammadiyah ada sebelum bangsa ini lahir. Jadi, kalau negara membantu Muhammadiyah, sama saja negara membantu dirinya sendiri,” lanjut Buya Syafii.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar