Connect with us

[Hoaks] Remaja yang Dipukuli Brimob di Masjid Al Huda hingga Meninggal

remaja, brimob

Jakarta – Usai aksi rusuh 22 Mei, banyak video hoaks bertebaran. Video ini membuat misinformasi tentang kejadian yang sebenarnya. Salah satunya, video penganiayaan remaja oleh Brimob di Masjid Al Huda, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Video ini viral di media sosial dan dibagikan aplikasi pesan instan WhatsApp pada Jumat (24/5). Salah satu akun yang membagikan di Twitter adalah @kingpurwa. Dalam video berdurasi 39 detik, sekitar 10 orang serbahitam mengajar remaja di halaman masjid.

Video ini kemudian difabrikasi oleh akun Mustofa Nahrawardaya. Ia bilang remaja yang dipukuli oleh oknum Brimob tersebut adalah Harun, warga Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Innalillahi-wainnailaihi-raajiuun. Sy dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat yg disiksa oknum di Komplek Masjid Al Huda ini, Syahid hari ini. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yg terbaik disisi Allah SWT, Amiiiin YRA,” cuit Tofa di akun Twitternya, yang cuitan itu sudah dihapus.

Baca Juga:

Bukan Harun, Melainkan Andri Bibir

Dilansir dari Tempo.co, kejadian dalam video tersebut memang berada di Masjid Huda. Namun, sosok yang dipukuli bukanlah Harun, remaja 15 tahun, dari Duri Kepa, melainkan Andri Bibir, pria 30 tahun.

“Ternyata pada kenyataannya orang yang dalam video tersebut adalah pelaku perusuh yang sudah kita amankan atas nama A alias Andri Bibir,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/5/2019) dini hari, seperti dikutip dari Detikcom.

Andri, imbuh Dedi, merupakan penyuplai batu-batu besar yang dipakai perusuh pada 22 Mei. Andri juga menyediakan air untuk membilas gas air mata.

Andri berusaha kabur lantaran terpegok aparat sedang menyuplai amunisi untuk rusuh. “Andri Bibir ini waktu lihat anggota, langsung dia mau kabur karena merasa salah. Ketakutan dia. Dikepung oleh anggota pengamanan,” jelas Dedi.

Andri sendiri sekarang masih hidup dan mendekam di Rutan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Ia kini menanti proses hukum.

Lalu siapa Harun yang diklaim Tofa dalam video tersebut? dilansir dari suara.com, Harun merupakan warga Duri Kepa. Ia meninggal setelah terlibat kerusuhan 22 Mei di Jembatan Jaya, Slipi, Jakarta Barat. Nyawa Harun tak tertolong ketika dibawa ke RS Dharmais, Jakarta Barat. Almarhum juga sudah dikebumikan di TPU Duri Kepa.

Simpulan

Dari pemeriksaan, kejadian dalam video memang benar. Namun, Tofa mendistorsi informasi dengan menyebut sosok dalam video tersebut adalah remaja 15 tahun bernama Harun Rasyid. Informasi ini pun sesat dan berbahaya.

Dwi

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Bertambah 3.922 Orang, Per 9 Mei 2021 Tercatat Telah Ada 1.713.684 Kasus Covid-19 di Indonesia

Oleh

Fakta News

Jakarta – Pandemi Covid-19 belum kunjung berakhir di Indonesia. Hal tersebut terlihat dari kasus harian Covid-19, angka kematian dan angka kesembuhan yang terus bertambah.

Data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 hingga Minggu (9/5/2021) pukul 12.00 WIB menunjukkan, ada penambahan 3.922 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 1.713.684 orang, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

Informasi ini disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 kepada wartawan pada Minggu sore. Data juga bisa diakses publik melalui situs Covid19.go.id.

Data yang sama menunjukkan bahwa ada penambahan pasien sembuh akibat Covid-19. Dalam sehari, jumlahnya bertambah 4.360 orang. Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Indonesia hingga saat ini mencapai 1.568.277 orang.

Akan tetapi, jumlah pasien yang meninggal setelah terpapar Covid-19 juga terus bertambah. Pada periode 8-9 Mei 2021, ada 170 pasien Covid-19 yang tutup usia. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 mencapai 47.012 orang sejak awal pandemi.

Dengan data tersebut, maka saat ini tercatat ada 98.395 kasus aktif Covid-19. Kasus aktif adalah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri. Selain itu, pemerintah juga mencatat bahwa kini terdapat 86.846 orang yang berstatus suspek.

Baca Selengkapnya

BERITA

Kecam Aksi Kekerasan Israel ke Warga Palestina di Al-Aqsa, Wamenag: Perbuatan Sangat Keji dan Langgar HAM

Oleh

Fakta News
Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi

Jakarta – Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi mengungkapkan keprihatinannya atas tindak kekerasan yang dilakukan polisi Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Zainut menyebut tindakan tersebut melanggar hak asasi manusia.

“Tindakan membubarkan ribuan jemaah yang menggelar salat tarawih di Masjid Al-Aqsa untuk menyambut Lailatul Qadar, malam paling suci di bulan Ramadan, adalah perbuatan yang sangat keji dan bentuk pelanggaran hak asasi manusia,” kata Zainut dalam keterangan tertulis, Minggu (9/5/2021).

Politikus PPP itu juga menyoroti aksi pengusiran paksa 6 warga Palestina dari wilayah Sheikh Jarrah, Yerusalem. Menurutnya, aksi pengusiran ini merupakan perbuatan sewenang-wenang yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

“Belum lagi pengusiran terhadap warga Palestina yang bermukim di kawasan Sheikh Jarrah, sebelah timur Yerusalem. merupakan bentuk kesewenang-wenangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” jelasnya.

Zainut menyadari apa yang dialami oleh warga Palestina merupakan ujian berat yang diberikan Allah SWT selama Ramadhan. Untuk itu, dia menjamin bangsa Indonesia mendukung perjuangan Palestina untuk merdeka dan berdaulat.

“Prinsip bangsa Indonesia adalah menentang segala bentuk penjajahan di muka bumi karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Saya mengajak kepada seluruh umat Islam Indonesia untuk terus memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan mendoakan mereka, semoga Allah SWT segera menurunkan pertolongan dan memberikan keselamatan bagi warga Palestina,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, bentrokan berdarah antara polisi Israel dan warga Palestina yang ada di Masjid Al-Aqsa pecah. Bentrokan yang membuat ratusan orang terluka ini terjadi usai buka puasa.

Sedikitnya 178 warga Palestina mengalami luka-luka dalam bentrokan dengan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Jumat (7/5) malam waktu setempat. Polisi Israel menggunakan peluru karet dan granat kejut terhadap warga Palestina yang melemparkan batu ke arah mereka.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (8/5), bentrokan ini pecah saat kemarahan memuncak di kalangan warga Palestina terkait potensi penggusuran sejumlah keluarga Palestina dari rumah-rumah mereka yang tanahnya diklaim oleh para pemukim Yahudi yang menggugat ke pengadilan.

Baca Selengkapnya

BERITA

Menkes Minta Seluruh Pelabuhan Waspadai Penyebaran Mutasi Virus Corona Baru

Oleh

Fakta News
Menkes Budi Gunadi Sadikin

Cilegon – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh pelabuhan, terutama di Banten, mewaspadai mutasi virus Corona baru. Sebab, kata Budi, mutasi Corona baru banyak ditemukan di dermaga.

“Karena, Bapak-Ibu, mutasi virus baru itu banyak kita identifikasi di dermaga, seperti Banten, salah satunya masuknya di dermaga Palembang,” kata Budi di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Minggu (9/5/2021).

Karena itu, Budi meminta pihak pelabuhan mewaspadai para calon penumpang yang menuju Sumatera ataupun sebaliknya. Dia meminta para penumpang yang akan berangkat ataupun datang dites.

“Sehingga Bapak-Ibu mesti betul-betul menjaga orang kita yang nyeberang dari Banten orang Sumatera yang masuk ke sini itu kalau bisa minimal dites,” ujarnya.

“Supaya kita bisa tahu jangan sampai pergerakan itu meningkatkan laju penularan, terutama yang masuk dari Palembang. Karena mutasinya banyaknya dari sana. Terima kasih sudah mengurangi pergerakan,” lanjut Budi.

Budi juga menjelaskan perihal adanya penyekatan mudik. Dia mengatakan penyekatan mudik ini dilakukan guna menekan laju penyebaran COVID-19. Dia pun mewanti-wanti seluruh pelabuhan untuk terus waspada.

“Jangan bosan-bosan mengingatkan penumpang untuk memakai masker,” kata dia.

Baca Selengkapnya