Connect with us

8 Hoaks Seputar Donor Darah

8 HOaks seputar donor darah
Ilustrasi

Dalam tulisan berjudul The Hippocratic Post karya Emma Hammett, mantan perawat yang menjadi pelatih pertolongan pertama, rupanya terungkap banyak informasi salah mengenai donor darah. Informasi salah ini berkembang di lingkungan masyarakat.

Tidak cuma itu, tidak sedikit di antara masyarakat percaya pada hoaks-hoaks tersebut. Akibatnya masyarakat jadi enggan menyumbang darahnya sehingga palang merah mengalami keterbatasan stok.

Baca Juga:

Berdasarkan ulasan Emmet, sekurangnya ada 8 hoaks seputar donor darah yang memengaruhi pemikiran sebagian masyarakat Indonesia. Hoaks ataupun mitos-mitos yang beredar itu misalnya orang yang bertato, vegetarian, hingga sedang mengonsumsi jenis obat tertentu adalah yang tidak boleh mendonorkan darahnya.

Emmet, dalam tulisannya kemudian menekankan bahwa hal-hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Lebih dari itu, mendonorkan darah, katanya adalah perbuatan mulia yang bahkan punya manfaat bagi pendonornya.

“Itu benar-benar tidak menyakitkan. Kamu itu seperti pergi dengan perasaan hangat, setelah menyadari bahwa kamu mungkin memang baru saja menyelamatkan hidup seseorang,” kata Emma, dilansir Daily Mail.

Berikut adalah 8 hoaks seputar donor darah yang dipercaya masyarakat.

1. Hoaks bahwa akan pendonor darah akan terinfeksi HIV atau penyakit lainnya.

Faktanya: Ada prosedur yang jelas setiap pengambilan darah. Sterilitas menjadi hal yang paling utama. Setiap pendonor menggunakan jarum yang baru dan setelah itu dibuang dengan benar. Penggunaan peralatan dan teknik steril yang dilakukan petugas membatasi kemungkinan infeksi.

2. Hoaks bahwa saat sedang minum obat, berarti tidak bisa menjadi pendonor.

Faktanya: Hal tersebut tergantung dari obat apa yang sedang dikonsumsi. Anda cukup memberitahu tentang obat apa saja yang sedang Anda minum sebelum menyumbangkan darah.

3. Hoaks bahwa menjadi vegetarian berarti tidak memiliki cukup zat besi untuk disumbangkan.

Faktanya: Vegetarian tetap dapat menyumbangkan darah. Zat besi yang dibutuhkan tetap ada karena diambil dari tubuh. Setelah melakukan donor darah, para vegetarian bisa melakukan diet seimbang dan ini biasanya memakan waktu sekira satu bulan atau lebih.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Jokowi: Warga Agar Coblos Pasangan Berbaju Putih

Oleh

Fakta News
Coblos Pasangan Berbaju Putih
Jokowi saat orasi di kampanye akbar di Kota Dumai(Foto: Istimewa)

Dumai – Dalam orasinya saat kampanye terbuka di Kota Dumai, Riau, capres nomor urut 01 Jokowi ajak masyarakat coblos pasangan berbaju putih. Ia pun mengingatkan, agar masyarakat tak mencoblos pasangan yang mengenakan jas pada hari pemilihan umum 17 April 2019

“Jangan lupa, saya ingatkan tanggal 17 April itu kita pakai baju putih karena yang mau dicoblos nanti bajunya putih karena kita adalah putih, putih adalah kita,” kata Joko Widodo (Jokowi) di panggung utama di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau pada Selasa (26/3).

Jokowi bersama dengan Iriana Joko Widodo, ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko hingga Gubernur Riau Syamsuar ikut serta dalam kampanye terbuka di lokasi tersebut. Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin dalam surat suara sama-sama mengenakan kemeja putih.

“Kenapa pakai baju putih? Karena baju putih ini murah, semua rakyat Indonesia memiliki, kalau pakai jas mahal…ya ndak?” tambah Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana jeans biru serta sepatu olahraga tersebut.

Baca Selengkapnya

BERITA

Menhub Beri Regulasi Baru Soal Harga Tiket Pesawat yang Masih Mahal

Oleh

Fakta News
menhub beri regulasi baru atas tiket pesawat yang masih mahal
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi(istimewa)

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan merilis regulasi khusus terkait harga tiket pesawat yang masih mahal. Akan tetapi, Budi tidak menjelaskan lebih rinci mengenai regulasi yang dimaksud.

“Tiket nanti sore saya akan bikin regulasi. Datang saja ke sana (Kementerian Perhubungan). Pokoknya datang saja ramai-ramai,” ujarnya seperti dilansir CNBCIndonesia, Selasa (26/3/19).

Saat ditanya soal keterkaitan regulasi tersebut berhubungan dengan permintaan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Budi juga tidak memberi rinciannya. Ia meminta awak pers untuk menunggu di Kemenhub.

“Saya dan staf saya. Enggak ada maskapai. Saya bikin regulasi,” tutur Budi.

Dalam notulensi yang berdar di kalangan pers, tertulis bahwa Luhut menyayangkan harga tiket pesawat yang tidak turun. Terlebih, pemerintah telah mengeluarkan imbauan kepada operator atau maskapai.

“Masalah airlines ticket menimbulkan banyak persepsi di masyarakat dan dapat menimbulkan kegaduhan persepsi,” demikian penjelasan Luhut dalam notulensi rapat dengan kop surat dari Badan Pimpinan Pusat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tersebut.

Diketahui sebelumnya Menhub cukup prihatin dengan harga tiket pesawat yang mahal. Masyarakat juga kerap mengeluh atas kondisi tersebut.

Baca juga:

Meskipun masih di bawah tarif batas atas, namun harga tiket pesawat yang berlaku saat ini dinilai terlalu memberatkan. Budi mengaku sangat prihatin, terkait relatif mahalnya harga tiket pesawat saat ini. Padahal, periode peak season libur natal dan tahun baru sudah berakhir.

Baca Selengkapnya

BERITA

Respon Pantun Sandi Tentang TKA, Jubir 01: Miskin Ide, Kaya Kritik

Oleh

Fakta News
jubir 01 kritik pantun sandi tentang tka
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago(istimewa)

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf merespon pantun Cawapres 02, Sandiaga Uno tentang Tenaga Kerja Asing (TKA). TKN Jokowi-Ma’ruf pun menilai pantun tersebut sangat minim gagasan.

“Miskin program, miskin ide, tapi kaya kritik,” kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Irma Suryani Chaniago ke wartawan, Selasa (26/3/2019).

Irma lantas menyinggung kinerja Sandi kala menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ia menilai mengangkat program OK OCE ke tingkat nasional sebagai mimpi belaka.

“Jadi wagub DKI saja belum punya prestasi, mau ngurus nasional. Terus mimpi bawa program OK OCE ke nasional,” katanya.

“Kalau saya sih nasehatin beliau, bikin bener dulu tuh satu program mangkrak OK OCE, baru koreksi yang lain,” lanjut Irma.

Senada dengan rekannya, Ace Hasan Syadzily juga menyindir balik pantun Sandi soal TKA. Menurutnya, isu penggunaan TKA sudah terjawab kala debat cawapres digelar beberapa waktu yang lalu.

Baca juga:

“Pak Sandi ini kok bicara selalu mendramatisasi keadaan. Klise dan itu-itu saja yang diangkat. Soal TKA kan sudah dibahas dalam debat ketiga bersama Abah Kiai Ma’ruf Amin. Ternyata, data TKA ini kan sudah disampaikan Abah Kiai Ma’ruf Amin dalam debat tersebut, bahwa di Indonesia ini paling rendah di dunia,” ungkapnya saat dimintai keterangan, Selasa (26/3).

Baca Selengkapnya