Parlemen WPFSD-2 Ditutup dengan Menghasilkan Bali Commitment

  • Fakta.News - 14 Sep 2018 | 20:50 WIB
WPFSD-2 Ditutup dengan Menghasilkan Bali Commitment
Fadli Zon saat menutup WPFSD-2(Foto: Dok.DPR)

Bali – The 2nd World Parliamentary Forum On Sustainable Development (WPFSD) kedua, akhirnya ditutup, pada Kamis (13/9/2018), dengan menghasilkan Bali Commitment. WPFSD bertajuk  “Partnership Towards Sustainable Energies for All”  yang digelar di The Patra Bali Hotel, ditutup oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Ia didampingi Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemenc (BKSAP) DPR RI, Nurhayati Assegaf.

Ketika menyampaikan pidato penutupannya, Fadli Zon meyakinan, bahwa pertemuan WPFSD ke 2 ini, menghasilkan banyak gagasan, Juga bisa mengawali tindaklanjutnya dalam pengembangan energi terbarukan di masing-masing negara peserta. Tentunya, pengembangan energi terbarukan itu, sesuai dengan dekumen hasil pertemuan sebelumnya, yakni Bali Commitment atau ‘Komitmen Bali’.

“Indonesia sendiri terus berkomitmen untuk mewujudkannya, guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Utamanya dalam pengembangan energi terbarukan, sebagai energi altenatif,” tambah Pimpinan DPR RI Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu.

Menurut Fadli Zon, pengembangan energi terbarukan adalah solusi untuk generasi mendatang. Yaitu kehidupan yang ramah lingkungan dengan nol energi karbon. Hal ini selaras dengan ide global, karena itu DPR akan memperjuangan pengembangan energi terbarukan ini sebagai salah satu bentuk kedaulatan energi.

“Saya juga berharap negara peserta WPFSD ini dapat meningkatkan kesadaran dan upaya ini untuk merealisasikan tujuan FDGs. Khususnya dalam fungsi kita sebagai parlemen,” ucapnya. Dengan kata lain, bahwa pembangunan berkelanjutan di sektor energi sangatlah penting, namun memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk mewujudkannya.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar