Connect with us

Rekapitulasi Suara Jatim Selesai, Jokowi Menang Telak dari Prabowo

suara
Jokowi-Ma'ruf.

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur (Jatim) selesai melakukan penghitungan suara, Sabtu dini hari (11/5). Hasilnya, pasangan nomor urut 01, Jokowi – Ma’ruf, unggul atas pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi dengan selisih 7.790.421 suara.

Ketua KPU Jawa Timur (Jatim) Choirul Anam menjelaskan, paslon 01 Jokowi-Ma’ruf berhasil mengumpulkan 16.231.668 suara atau 65,79 persen. Sementara paslon 02 Prabowo-Sandi hanya berhasil memperoleh 8.441.247 suara atau 34,21 persen.

“Perolehan total menurut perhitungan terakhir tadi ada total 25.511.241 pemilih yang menggunakan hak pilihnya. Dari total tersebut untuk paslon 01 itu ada 16.231.668 suara. Sedangkan untuk paslon 02 ada total 8.441.247 suara,” kata Choirul Anam, usai rekapitulasi di Hotel Singgasana Surabaya, Sabtu (11/5).

Anam mengatakan total suara di Jatim mencapai 25.511.241 pemilih, dengan suara tidak sah sebesar 838.326, dan suara sah total sebanyak 24.672.915.

Persentase kemenangan paling besar untuk Jokowi-Ma’ruf terdapat di Kabupaten Kediri, yakni sebesar 82.50 persen. Sedangkan bagi Prabowo-Sandi persentase tersebar ada di Kabupaten Pamekasan sebanyak 83,78 persen.

Dari data tersebut, dia mengklaim jumlah partisipasi pemilih di Jawa Timur kali ini terbilang cukup tinggi. Anam menyebut persentasenya mencapai 82,5 persen. Hal ini melampaui target nasional yakni 77,5 persen.

Lebih lanjut, data rekapitulasi ini pun bakal dibacakan dan disahkan pagi hari nanti, pukul 09.00 WIB, untuk ditandatangani oleh saksi. Selanjutmya, Anam mengaku akam menyerahkan hasil ini ke tingkat nasional di KPU RI, pada 12 hingga 13 Mei.

“Mungkin akan berangkat tanggal 12 atau maksimal tanggal 13 Mei ke KPU RI untuk melakukan proses rekapitulasi jenjang berikutnya, rekapitulasi nasional di kantor KPU Republik Indonesia di Jakarta,” pungkasnya.

Berikut rincian hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi di Jawa Timur untuk pemilihan presiden:

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Pemerintah Ekspor 8,9 Ribu Ton Hasil Perikanan Serentak di Lima Pelabuhan

Oleh

Fakta News
Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Jakarta – Ikan EksporDalam rangka Bulan Bakti Karantina, Mutu dan Hasil Perikanan Tahun 2019, Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pelepasan Ekspor Raya Hasil Perikanan secara serentak di lima pelabuhan utama yaitu Tanjung Priok, Jakarta; Tanjung Perak, Surabaya; Tanjung Emas, Semarang; Belawan, Medan; dan Soekarno Hatta, Makassar.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti didampingi Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi, dan Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP Rina memimpin langsung acara pelepasan Ekspor Raya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (19/7).

Ekspor raya hasil perikanan ini, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, diikuti oleh 147 perusahaan perikanan binaan BKIPM yang berada di wilayah Medan, Jakarta, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Adapun komoditi perikanan yang diekspor yaitu frozen tillapia, baby octopus, crayfish, frozen shrimp, frozen whole cleaned cuttlefish, frozen whole round squid, frozen black tiger shrimps, frozen squid, frozen pomfret, frozen cuttle fish, frozen black pomfret, frozen threadfin fish, frozen sweetlip, frozen ribbon fish, frozen shark fish, frozen squid, frozen catfish, frozen ribbon fish, various frozen tuna yellowfin fillet, frozen grouper fillet, frozen snapper fillet, frozen wahoo, frozen oil fish, frozen swordfish, dan frozen marlin, serta frozen tuna.

Dalam ekspor raya tersebut akan dikirim 394 kontainer produk perikanan dengan total 8.938,76 ton senilai Rp588.792.536.000.

“Produk perikanan tersebut akan dikirim ke 21 negara, yaitu Amerika Serikat, Uni Eropa, Tiongkok, Spanyol, Singapura, Sri Lanka, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Austria, Malaysia, Prancis, Puerto Riko, Italia, Belanda, Australia, Inggris, Denmark, dan Yunani,” jelas Susi.

Baca Selengkapnya

BERITA

Bawa 10 Menteri dan Banyak Pengusaha, Pangeran Mahkota UEA Akan Berkunjung ke Indonesia

Oleh

Fakta News
Menlu Retno LP Marsudi

Jakarta – Pangeran Mahkota Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia, Minggu depan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyelenggarakan rapat terbatas untuk menyambut kunjungan tersebut.

“Jadi, hari ini, Presiden dan para menteri berbicara untuk persiapan rencana kunjungan Crown Prince (Putra Mahkota, red) Uni Emirate Arab, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Rencana kunjungan akan dilakukan minggu depan dengan delegasi yang cukup banyak, diikuti oleh menteri yang cukup banyak,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kepada wartawan usai mengikuti rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (19/7) sore.

Menurut Menlu, dalam rapat terbatasitu, Presiden melihat satu per satu kerja sama ekonomi, investasi terutama yang dapat dilakukan bersama dengan pihak Uni Emirat Arab.

Dalam kunjungannya ke Indonesia itu, menurut Menlu, Pangeran Mahkota Uni Emirat Arab akan membawa rombongan 10 menteri, dan banyak pengusaha.

Mengenai lokasi pertemuan, sambil berkelakar Menlu mengatakan, “Kayaknya di Bali.”

Dalam situs Prince Crown Court UAE cpc.gov.ae, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan disebt merupakan Pangeran Mahkota Abu Dhabi dan Deputi Komandan Pasukan Bersenjata UAE.

Dia merupakan putra Bapak Bangsa UAE Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang lahir di Al Ain pada 11 Maret 1961.

 

Yuch

Baca Selengkapnya

BERITA

Dubes Arab Saudi Janjikan Beri Hadiah Ibadah Haji bagi Lulusan Terbaik ITB

Oleh

Fakta News
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Esam A. Abid Althagafi, memberikan commencement speech pada Sidang Terbuka Wisuda Ketiga Institut Teknologi Bandung Tahun Akademik 2018/2019 (itb.ac.id)

Bandung – Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Esam A. Abid Althagafi, memberikan hadiah kepada setiap wisudawan terbaik dari fakultas atau sekolah di Institut Teknologi Bandung (ITB) berupa ibadah haji.

Esam menyampaikan kado itu saat memberikan commencement speech pada Sidang Terbuka Wisuda Ketiga Institut Teknologi Bandung Tahun Akademik 2018/2019 di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Bandung.

Kehadiran Esam atas undangan Rektor ITB Kadarsah Suryadi, Jumat, 19 Juli 2019. Pemberian hadiah itu disampaikan lewat penerjemah usai berpidato. “Bapak Duta Besar akan memberikan hadiah kehormatan bagi para wisudawan yang mendapatkan nilai tertinggi di setiap subyeknya yaitu ibadah haji,” katanya.

Wisudawan terbaik berasal dari selusin sekolah atau fakultas di ITB. Pihak ITB masih perlu kejelasan lebih banyak soal hadiah naik haji itu. “Kami sedang minta klarifikasi teknisnya ke Kedutaan Besar Arab Saudi,” kata Wakil Rektor ITB Bidang Alumni dan Komunikasi, Sabtu, 20 Juli 2019.

Dalam pidatonya Esam mengatakan saat ini hubungan bilateral antara pemerintah Arab Saudi dengan Indonesia berjalan sangat baik. Kedua negara memiliki kerja sama yang kuat pada aspek perpolitikan, keagamaan khususnya keislaman, ekonomi, kebudayan dan pendidikan, serta kemasyarakatan.

Pada kerja sama bidang keagaaman, hubungan kuat misalnya dalam hal penyelenggaraan ibadah haji. Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduknya yang mayoritas muslim. “Pemerintah Arab Saudi sangat bangga karena mampu melayani seluruh kebutuhan umat Islam dalam pelayanan haji,” ujarnya.

Esam berharap setelah lulus kuliah para wisudawan bisa memanfaatkan ilmunya untuk negeri ini. Pada akhir pekan ini ITB menggelar sidang kelulusan di Gedung Sabuga ITB.

Baca Juga:

 

Yuch

Baca Selengkapnya