Connect with us

Bantu Pemerintah, Aktivis 98 Gagas Gerakan Nasional Vaksinasi Covid-19

Wahab Talaohu

Jakarta – Aktivis 98 menggagas Gerakan Nasional Vaksinasi Covid-19 untuk berkontribusi dan membantu pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang akan segera bergulir sebagai upaya partisipatif melindungi rakyat dari pandemic. Sikap tersebut diutarakan oleh Direktur Eksekutif Indeks 98 Wahab Talaohu.

“Gerakan Nasional Vaksinasi Covid 19 ini adalah gerakan sosial kemasyarakatan yang dimotori para aktivis 98 di seluruh Indonesia. Bertujuan mengajak langsung masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 sekaligus mendukung program vaksinasi nasional sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19,” kata Wahab Talaohu.

Lebih lanjut, Wahab menjelaskan ada tiga faktor lahirnya Gerakan Nasional Vaksinasi Covid-19 ini. Pertama, penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah berjalan delapan bulan terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020. Per 1 November 2020, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 3,38 persen masih di atas rata-rata dunia yang berada di angka 2,5 persen. Sehingga menjadi kegelisahan dan kekhawatiran banyak kalangan termasuk para aktivis 98.

“Pemerintah telah mengambil berbagai langkah strategis dan peran aktivis 98 sebagai supporting system yaitu komponen kemasyaraktan yang aktif mengajak dan memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berjalan secara baik dan merata. Kita aktivis 98 memiliki jejaring dan sumber daya potensial yang dapat diperbantukan sebagai relawan dalam pelaksanaan sosialisasi dan pergerakan masyarakat pada program vaksinasi Covid-19. Jejaring aktivis 98 yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi di seluruh Indonesia,” kata Wahab.

Kedua, berdasarkan hasil survey dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Kesehatan Dunia (WHO), dan UNICEF menunjukkan bahwa sebanyak 64,81 persen masyarakat bersedia untuk divaksin. Sementara sebanyak 7,60 persen masyarakat tidak ingin divaksinasi. Sedangkan 27,60 persen masyarakat belum memutuskan apakah bersedia divaksin atau tidak.

“Dari hasil survey yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Kesehatan Dunia (WHO), dan UNICEF, saya melihat masih adanya beberapa kekhawatiran masyarakat terkait vaksinasi yang akan diberikan oleh pemerintah sehingga perlu diberi penjelasan agar masyarakat menerima dengan kepercayaan penuh untuk ikut berpartisipasi menekan penularan Covid-19. Karena vaksin memang menjadi harapan besar umat manusia sebagai salah satu senjata utama mengendalikan Covid-19,” kata Wahab.

Ketiga, guna meningkatkan kepercayaan penuh masyarakat terhadap vaksin Covid-19 harus dilakukan sosialisasi dan strategi komunikasi publik yang massif dan jitu. Agar semua pihak mendapat informasi yang tepat dan terhindar dari isu negatif, disinformasi dan hoax. Sehingga mendorong peran serta aktif semua pihak menjadi hal yang paling utama untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Untuk itu, gerakan nasional vaksinasi Covid-19 ini sebagai upaya guna meningkatkan kepercayaan penuh masyarakat secara massif untuk melindungi bangsa ini dari pandemi Covid-19. Presiden Jokowi juga pernah mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke masyarakat harus betul-betul telah melalui tahapan uji klinis yang benar. Karena kalau tidak, ada satu saja yang masalah, nanti bisa menjadikan ketidak percayaan masyarakat akan upaya vaksinasi ini,” tambahnya.

Atas dasar itu, Wahab Talaohu juga menegaskan siap divaksin dan meminta para petinggi negara baik di lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif maupun para tokoh agama serta tokoh masyarakat mutlak diperlukan menjadi contoh keteladanan bagi masyarakat.

“Kunci keberhasilan vaksinasi Covid-19 ini adalah perlunya bekerja sama dengan berbagai pihak sehingga saya meminta Menteri Kabinet Kerja, pejabat setingkat Menteri, para Ketua Lembaga Tinggi Negaran (MPR, DPR, MK, MA, KY, dll) dan mengajak 575 Anggota DPR RI dan 136 Anggota DPD RI, Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota), Anggota DPRD seluruh Indonesia serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat agar siap mengikuti vaksinasi Covid-19 agar dapat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Pemerintah Umumkan Tarif Listrik Januari-Maret 2021 Tidak Naik

Oleh

Fakta News

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM telah menetapkan penyesuaian tarif tenaga listrik Januari-Maret 2021 untuk 13 pelanggan nonsubsidi per 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2021 tidak mengalami perubahan besaran tarif tenaga listrik atau tetap.

Tarif tenaga listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi lainnya juga tidak mengalami perubahan, besaran tarifnya tetap.

“Meskipun terdapat perubahan parameter ekonomi makro 3 bulan terakhir, pemerintah menetapkan tidak ada perubahan tarif listrik, baik bagi pelanggan listrik subsidi maupun pelanggan nonsubsidi,” ujar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi melalui siaran pers, Jumat 4 Desember 2020.

Sebanyak 25 golongan pelanggan ini tetap diberi subsidi listrik, termasuk di dalamnya pelanggan yang peruntukkan listriknya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bisnis kecil, industri kecil, dan kegiatan sosial.

Pemerintah juga memberi perlindungan sosial atas dampak Covid-19 melalui pemberian diskon tarif tenaga listrik untuk rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi, serta pelanggan bisnis kecil 450 VA dan industri kecil 450 VA.

Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero) apabila terjadi perubahan terhadap realisasi indikator makro ekonomi, yang dihitung secara 3 bulanan (untuk periode triwulan I menggunakan realisasi Agustus—Oktober 2020), maka akan dilakukan penyesuaian terhadap tarif tenaga listrik.

Sepanjang Agustus-Oktober 2020 terdapat perubahan parameter ekonomi makro rata-rata per 3 bulan dengan realisasi kurs sebesar Rp14.773,87 per dollar AS, ICP sebesar US$39,04 per barrel, tingkat inflasi sebesar -0,01 persen, dan Harga Patokan Batubara (HPB) sebesar Rp651,72 per kg.

Baca Selengkapnya

BERITA

Mendagri Minta TNI-Polri Kerja Sama dan Sinergi Sukseskan Pilkada Serentak 2020

Oleh

Fakta News
Mendagri Tito Karnavian

Manado – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta aparat keamanan, TNI-Polri bekerja sama dan bersinergi guna menyukseskan perhelatan demokrasi di 270 daerah. Hal itu dikatakannya saat menjadi Inspektur di Apel Pergeseran Pasukan Dalam Rangka pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Polda Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (04/12/20).

“Rekan-rekan yang BKO (Bawah Kendali Operasi) dari Polda ke daerah-daerah, baik rekan-rekan dari jajaran TNI maupun jajaran Polri, yang utama saya minta bisa bekerja sama, itu dulu, bisa bekerja sama baik TNI dan Polri sebagai satu tim,” kata Mendagri Tito.

Mendagri Tito juga meminta TNI-Polri sebagai tiang utama pengamanan Pilkada untuk menjaga kekompakan, serta menjaga fisik dan mental untuk mengawal proses demokrasi yang panjang.

“Karena TNI dan Polri lah tiang utama, kalau kita berbicara mengenai masalah pengamanan. Kemudian antar tiap-tiap orang, tiap-tiap regu yang ditunjuk di titik-titik tertentu juga harus kompak, kemudian siapkan mental dan fisik karena ini memerlukan waktu yang panjang, memerlukan kesiapan, setelah itu bekerja sama dengan kewilayahan yang di back up, koordinasi antar pimpinan, koordinasi juga di tingkat bawah, karena sekali lagi perlu adanya teamwork, kerjasama, sinergi,” tuturnya.

Sinergi juga perlu dibangun dengan jajaran penyelenggara Pemilu, serta aparat pengaman lainnya untuk mengamankan setiap tahapan pilkada, utamanya untuk menghindari konflik pada saat pemungutan suara.

“Selain itu juga perlu membangun hubungan dengan penyelenggara KPU dan Bawaslu, unsur pengaman lainnya yaitu Linmas dan Satpol PP, karena nanti yang masuk di TPS yang diperbolehkan secara hukum hanya Linmas, TNI dan Polri ada di luar garis TPS. Amankan betul agar satu tidak terjadi gangguan konvensional, kekerasan, intimidasi, kemudian money politic, serangan fajar, apalagi konflik,” terangnya.

Untuk itu, Mendagri Tito menekankan pentingnya membangun hubungan dan komunikasi dengan semua pihak. Sinergi dan kerja sama yang baik menjadi salah satu elemen penting kesuksesan penyelenggaraan Pilkada.

“Oleh karena itu deteksi intelijen rekan-rekan, bangun hubungan dengan semua pihak menjadi sangat penting, mendengar suara sedikit yang akan panas segera selesaikan, lebih baik mencegah sedini mungkin dibanding masyarakat sudah berkumpul setelah itu terjadi aksi massal, akan lebih sulit mengatasi, kemudian jaga juga hubungan baik dengan tokoh masyarakat, jangan bersikap arogan,” pesan Mendagri Tito.

Baca Selengkapnya

BERITA

Sepanjang 2020, Polri Sudah Tangkap 32 Orang Kelompok MIT

Oleh

Fakta News
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono

Jakarta – Tim Densus 88 Antiteror Polri sudah menangkap sebanyak 32 orang terduga teroris yang tergabung dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Penangkapan puluhan anggota MIT tersebut dilakukan sepanjang tahun 2020.

“Sepanjang 2020 sebanyak 32 terduga teroris kelompok MIT yang diamankan tim Densus 88,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 Desember 2020.

Argo menjelaskan, 32 terduga teroris yang ditangkap ini berperan dalam mendukung dana maupun orang-orang yang akan masuk ke wilayah Poso, Sulawesi Tengah.

“Ini yang terkait dengan simpatisan di luar Sulawesi Tengah seperti di Jakarta, Sumatera dan tempat lainnya,” katanya.

Lebih lanjut, Argo menerangkan bahwa kelompok MIT juga mendapatkan bantuan dari jaringan teroris yang berada di Filipina Selatan.

Diketahui, saat ini aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Tinombala masih memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Kelompok MIT kembali berulah usai diduga menjadi pelaku pembunuhan empat warga yang merupakan satu keluarga di Desa Lembontonga, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Kapolri Jenderal Idham Azis pun memerintahkan anak buahnya terus memburu kelompok Ali Kalora cs tersebut. Bahkan, jenderal bintang empat tersebut menegaskan agar anak buahnya tak segan menembak mati jika ada perlawanan dari kelompok tersebut.

Baca Selengkapnya