Connect with us
Tips

Kiat dan Tips untuk Memaksimalkan Hasil Foto dengan Kamera Handphone

kamera handphone
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Jakarta – Kamera handphone memiliki kelebihan tersendiri. Selain ringkas, benda ini juga dapat membagikan foto ke berbagai media sosial dengan mudah.

Banyak ponsel zaman sekarang yang hadir dengan kamera canggih, bahkan beberapa di antaranya mampu menyaingi kamera saku.

Kamera ponsel memang lebih banyak dipakai orang awam kamera ketimbang para profesional, dan mereka seringkali mengeluhkan hasil jepretan yang kurang memuaskan. Untuk itulah, kali ini kami menghadirkan 6 tips yang akan membuat hasil jepretan Anda dengan kamera ponsel tampak semakin baik.

1. Kebersihan lensa

Banyak pengguna ponsel pintar tidak menyadari bahwa lensa kamera di ponselmereka dalam keadaan berminyak. Sentuhan jari menjadi pelaku utama. Oleh karena itu, sebelum memotret, pastikan bahwa lensa ponsel Anda dalam keadaan yang bersih agar cahaya yang masuk tidak terbiaskan oleh lapisan minyak atau kotoran lainnya.

Tidak harus menggunakan pembersih khusus, gunakan saja kain katun yang biasanya menjadi bahan dasar kaos. Lap lensa kamera Anda dengan perlahan, pastikan bahwa kaos tidak dalam keadaan basah atau kotor.

Baca juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

OneWeb Akan Luncurkan Satelit Generasi Kedua dengan Peluncur dari Relativity Space

Oleh

Fakta News

Jakarta – OneWeb pesaing Starlink dalam bisnis Internet mengunakan Satelit Orbit Rendah atau LEO (Low Earth Orbit), berencana untuk meluncurkan lebih banyak lagi satelit generasi kedua ke ruang angkasa dengan peluncur atau roket yang disiapkan oleh Relativity Space, peluncuran tersebut direncanakan paling cepat pada awal 2025 seperti dikutip dari Spacenews.

Roket Relativity Space yang diberi nama Terran R adalah roket yang dapat digunakan kembali (reusable) sama seperti roket Falcon 9 yang dimiliki oleh SpaceX perusahaan pemilik layanan Starlink.

Satelit LEO sendiri adalah Satelit dengan ketinggian 500-1.400 km yang mampu memberikan layanan dengan latensi rendah, throughput tinggi dan didukung oleh perangkat stasiun bumi yang mudah diinstalasi dan portable. Saat ini OneWeb, perusahaan yang berkantor pusat di London ini telah mempunyai 648 satelit di angkasa.

Awalnya Satelit generasi pertama OneWeb diluncurkan dengan roket Soyuz milik Rusia namun dengan adanya kejadian perang antara Rusia dan Ukrania, OneWeb menghentikan kerjasama dengan Soyuz tersebut. OneWeb berencana mengalihkan peluncuran yang direncanakan akhir tahun ini dengan Falcon 9 dari SpaceX atau dengan Geoynchronous Satellite Launch Vehicle (GSLV) Mark 3 milik India.

Secara layanan OneWeb telah melakukan uji coba dibeberapa mode yaitu sebagai cellular backhaul untuk 5G, bekerjasama dengan European Space Agency (ESA) dan penyediaan in flight connectivity di pesawat Boeing 777 dan tentu saja layanan internet untuk rumah, semua uji coba tersebut dilakukan pada Juni tahun ini. Namun untuk komersialisasi layanan tersebut masih menunggu izin dari pihak terkait.

Di Indonesia Oneweb akan bekerjasama dengan salah satu perusahaan nasional yakni PT Dwi Tunggal Putra (DTP) yang akan membangun gateway di Serang Banten, diketahui bahwa proses pembangunan saat ini sudah mencapai 50%. Disamping itu DTP juga sedang memproses pengajuan hak labuh (landing right) kepada Kominfo agar Oneweb dapat beroperasi di Indonesia.

Beroperasinya Oneweb di Indonesia akan memperbanyak alternatif penyediaan akses internet yang handal dan terjangkau yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

Baca Selengkapnya

BERITA

Starlink Elon Musk Bisa Digunakan untuk WiFi Pesawat, Kapal, dan Mobil

Oleh

Fakta News

Jakarta – Internet satelit Starlink milik Elon Musk semakin dapat angin untuk mengembangkan bisnis dan jaringannya. Pemerintah AS melalui Federal Communications Commission (FCC) mengizinkan mereka untuk menyediakan WiFi pada kendaraan bergerak, baik itu moda transportasi darat, laut dan udara, seperti dilansir Gizmodo pada Minggu (3/7/2022).

SpaceX selama ini memang sudah membangun Starlink sebagai konstelasi raksasa satelit di orbit rendah Bumi (LEO- Low Earth Orbit), dengan ketinggian 500-1.400 km yang mampu memberikan layanan dengan latensi rendah, throughput tinggi dan didukung oleh perangkat stasiun bumi yang mudah diinstalasi dan portable.

Mereka berencana memasang 42 ribu satelit untuk memberikan layanan internet di seluruh dunia. Starlink saat ini sudah beroperasi di AS, Kanada, Selandia Baru, sebagian Australia, Inggris, Prancis dan Spanyol. Target mereka menambah jumlah negara yang dilayani pada akhir 2022.

Saat ini Starlink juga sudah bekerja sama dengan beberapa maskapai komersil untuk menyediakan WiFi di pesawat. Pada April 2022, Hawaiian Airlines mulai menyediakan WiFi in-flight gratis pakai Starlink. Sementara itu, maskapai Delta Airlines sedang dalam tahap uji coba.

Dengan persetujuan FCC, Starlink bisa memperluas bisnis mereka ke berbagai bidang lain yang punya kebutuhan mobilitas yang sama. Untuk kapal pesiar, perusahaan Royal Caribbean sudah melirik Starlink untuk rencana penyediaan internet di aneka kapal pesiar yang mereka miliki.

Di Indonesia sendiri Starlink akan segera beroperasi melalui kerjasama dengan Telkomsat, anak perusahaan Telkom Group. Telkomsat telah melakukan penjajakan untuk bersinergi dengan SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk. Hingga akhirnya pada kuartal pertama tahun 2021, Telkomsat dan SpaceX sepakat bekerjasama dalam pemanfaatan layanan Starlink untuk wilayah Indonesia.

Selanjutnya pada pertengahan Juni 2022, Kominfo memberikan hak labuh atau landing rights kepada Telkomsat sebagai pengguna korporat backhaul dalam penyelenggaraan jaringan tetap tertutup satelit Starlink. Artinya, jaringan ini tidak bisa diakses secara massal, melainkan hanya untuk Telkomsat saja sejauh ini. Hak labuh yang diberikan Kominfo kepada Telkomsat untuk penggunaan Starlink punya misi besar dalam mendigitalisasi Indonesia.

Namun demikian Keputusan Kominfo diatas masih menyisahkan pertanyaan bagaimana dengan pasar internet retail? untuk Internet kebutuhan massal, kepada perusahaan mana hak labuh Starlink akan diberikan?

 

Penulis : Endi Fitri Herlianto – Pemerhati IT & Telekomunikasi

Baca Selengkapnya

BERITA

Amin KAPT Bersama Youth Skill Foundation Menggelar E-sport Tournament

Oleh

Fakta News

Jakarta – Memperingati hari lahirnya AMIN KAPT di Bulan November ini, Anak Milenial Komunitas Alumni Perguruan Tiinggi (AMIN KAPT) berkolaborasi dengan Youth Skill Foundation (YSF) menggelar acara perlombaan E-Sport (PUBG Mobile) yang berlangsung pada Tanggal 30 November 2021.

Perlombaan ini bertemakan “Membangun semangat Milenial berkontribusi dalam hal Positif untuk Indonesia lebih baik”.

Acara kompetisi lomba E-sport ini juga didukung oleh PGN Solution dan Jagad Sanitasi Indonesia, E-Sport Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

Di samping itu, perlombaan ini sebagai komitmen dari Komunitas Alumni Perguruan Tinggi untuk terus berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam mendorong para generasi muda untuk terus berkarya dan menebarkan nilai-nilai positif.

Pendaftaraan telah dibuka dari Tanggal 16 November 2021, pendaftaran tersebut menyediakan 25 Slot untuk peserta mengikuti perlombaan ini.

Tidak hanya itu sebagai pemenang dari perlombaan E-sport ini, Anak Milenial Perguruan Tinggi ( AMIN KAPT ), menyiapkan hadiah Total sebesar Rp.5.000.000,. Selain itu peserta perlombaan juga akan mendapatkan E-Certificated.

Peserta yang telah mendaftar akan tampil dan bertanding dalam sistem 1 hari tanding guna menentukan siapa yang berhak mendapatkan juara.

Piet Cintya Mawar selaku pelaksana dan juga Anak Milenial Perguruan Tinggi (AMIN KAPT) berharap bahwa melalui acara ini, generasi muda akan termotivasi untuk dapat terus berkontribusi positif dalam pergaulan di lingkungannya serta menjadi pionir dalam berbagai kreatifitas yang membangun Indonesia lebih baik.

Baca Selengkapnya