Connect with us

Lima Faktor Kecelakaan Pesawat yang Paling Sering Terjadi di Dunia

di dunia

Jakarta – Kecelakaan pesawat memang jarang terjadi, karena pesawat memang dianggap transportasi paling aman di dunia. Namun, apa yang terjadi bila mendengar kecelakaan pesawat?

Pasti sangat mengerikan dan mulai timbul pertanyaan-pertanyaan tentang keamanan pesawat bahkan sampai terpikir tentang adanya teroris di dalam pesawat. Namun, sampai fakta kecelakaan tersebut terjawab, spekulasi tentang apa yang menjadi penyebab kecelakaan adalah hal yang tidak baik dan tidak bijaksana.

Berikut dilansir dari theconversation.com, ini dia lima alasan umum terjadinya kecelakaan pesawat.

1. Kesalahan pilot

Karena pesawat terbang kini semakin dapat diandalkan, proporsi kecelakaan yang timbul akibat kesalahan pilot kian meningkat dan kini mencapai 50%. Pesawat terbang terdiri dari mesin-mesin kompleks yang memerlukan banyak pemeliharaan.

Karena pilot secara aktif terlibat dengan pesawat pada tiap tahap penerbangan, ada banyak kesempatan untuk terjadinya kesalahan, dari kegagalan untuk memprogram dengan benar flight-management computer (FMC) hingga salah hitung bahan bakar yang dibutuhkan untuk mengangkat pesawat.

Meskipun kesalahan demikian patut disesali, penting untuk mengingat bahwa pilot berperan sebagai garis pertahanan terakhir saat terjadi suatu kesalahan besar.

Baca juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

TEKNOLOGI

Dua Eksklusif Facebook Mundur, Ini Kata Mark Zuckerberg

Oleh

Fakta News
dua eksklusif
Mark Zuckerberg.

Jakarta – Secara mengejutkan dua eksklusif di Facebook mengundurkan diri dari perusahaan yang dimiliki oleh Mark Zuckerberg. Keduanya yakni Chris Cox yang merupakan Chief Product of Officer Facebook dan Chris Daniel menjabat sebagai Vice President WhatsApp.

Dilansir Techcrunch, keduanya mundur setelah Mark Zuckerberg mengumumkan akan mentransformasi seluruh jejaring sosialnya dengan sistem enkripsi mirip SMS.

“Saya ingin membagikan pembaruan terpenting saat kami sedang mengelola perusahaan kami untuk membangun platform sosial yang fokus pada privasi yang saya bahas minggu lalu,” tulis Zuckerberg, mengawali pengumuman mundurnya Cox dan Daniels.

Cox telah bergabung dengan Facebook selama lebih dari satu dekade. Ia memilih meninggalkan studi pascasarjana di Universitas Standford pada tahun 2005 dan memilih bergabung dengan facebook sebagai teknisi software. Ia berjasa mengembangkan fitur News Feed di facebook.

Cox juga berperan penting dalam pembuatan tim sumber daya di Facebook. Ia mengepalai tim desain dan produk, menjalankan aplikasi, serta mengawasi seluruh aplikasi di bawah naungan Facebook.

“Dia (Cox) adalah orang paling bertalenta yang saya kenal dan dia memiliki potensi untuk melakukan sesuatu yang ia mau,” kenang Zuckerberg.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Pendiri WhatsApp Serukan Pengguna Hapus Akun Facebook

Oleh

Fakta News
pendiri whatsapp
Brian Acton.

Jakarta – Seorang pendiri WhatsApp, Brian Acton, kembali melayangkan kritik kepada Facebook. Bahkan, ia kembali menyuarakan ajakan kepada para pengguna untuk hapus Facebook atau Delete Facebook.

Hal itu disampaikan Acton dalam sebuah kuliah umum di Universitas Standford, AS, pekan lalu, dengan tajuk “Computer Science 181”.

“Perusahaan-perusahaan teknologi ini tidak dibekali dengan kemampuan dalam membuat keputusan moderasi,” ujar Acton, seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (18/3/2019).

“Parahnya lagi, kita memberikan mereka kemampuan tersebut. Kita menggunakan layanan mereka. Kita mendaftar di situs-situs milik Facebook. Maka, (sebaiknya) Hapus Facebook, kan?” tambah Acton.

Dalam kuliah umum yang sama tadi, Acton juga menerangkan alasannya untuk pergi dari Facebook. Acton merasa bahwa Facebook sudah merecoki aplikasi percakapan ini dengan memasukan iklan sebagai upaya monetisasi.

Selain itu, orang yang bersama Jan Koum mendirikan Whatsapp ini juga mengungkapkan ketidakcocokannya dengan kebijakan Facebook mengenai privasi pengguna.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

Facebook Hapus 1,5 Juta Video Penembakan Masjid di Selandia Baru

Oleh

Fakta News
selandia
Ilustrasi.

Jakarta – Facebook Inc mengatakan telah menghapus 1,5 juta video yang menggambarkan penyerangan di masjid Selandia Baru. Penghapusan dilakukan selama 24 jam setelah penembakan itu terjadi.

“Dalam 24 jam pertama, kami telah menghapus 1,5 juta video yang tersebar secara global. Sekitar 1,2 juta di antaranya diblokir saat proses unggah,” tulis Facebook dalam cuitannya, Sabtu (16/3/2019) malam.

Platform media sosial besutan Mark Zuckerberg cs ini mengatakan, perusahaannya sedang bekerja keras menghapus semua versi penembakan, bahkan yang sudah diedit dari versi semula, dan tidak menunjukkan aksi kekerasan.

“Kami melakukan hal itu untuk menghormati semua orang yang terkena dampak tragedi ini dan juga karena keprihatinan yang dinyatakan oleh para pejabat lokal,” tambahnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern pada Minggu (17/3) membahas kekhawatiran bahwa platform media sosial dieksploitasi oleh penembak saat video serangan itu menyebar secara online. Pihaknya pun segera berdiskusi dengan Facebook.

Facebook dan YouTube pun bergerak cepat dengan menghapus video siaran langsung pelaku. Facebook juga menghapus unggahan berisi pujian dan dukungan terhadap tindakan pelaku.

“Polisi Selandia Baru memberi tahu kami sebuah video di Facebook tidak lama setelah siaran langsung. Kami pun langsung menghapus akun Facebook pelaku,” kata perwakilan Facebook di Selandia Baru, Mia Garlick.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya