Yarnelly Bukan Sekadar Pelestari Adat Rumah Gadang

  • Fakta.News - 1 Ags 2018 | 18:55 WIB
Bukan Sekadar Pelestari Adat Rumah Gadang
YarnellyFoto: Kompas

Beraneka ragam kebudayaan yang dimiliki Indonesia membuat Pemerintah mendorong pengembangan desa wisata. Desa wisata dinilai dapat memajukan perekonomian daerah. Belakangan pegiat wisata pun makin menjamur. Salah satunya Yarnelly, sang pencetus wisata rumah gadang di Solok, Sumatera Barat.

Ya, rumah gadang jelas merupakan salah satu kekayaan budaya asli Indonesia. Meski menjadi kebanggaan, khususnya di daerah Sumatera Barat, belakangan sudah mulai ditinggalkan penghuninya. Rumah gadang pun jadi sekadar monumen biasa.

Nah, Yarnelly atau biasanya dipanggil Nelly, punya cerita menarik soal fenomena tersebut. Cerita tersebut terjadi saat ia memutuskan kembali ke kampung halaman di Nagari Kotobaru, Solok Selatan, pada 2014 lalu. Waktu itu ia pulang karena ibunya sakit dan memintanya agar rumahnya ditempati.

Rumahnya tua. Dibangun tahun 1836. Pemiliknya dulu adalah Datuak Rajo Mulie, bangsawan suku Melayu. Nah Nelly adalah generasi keempatnya.

Rumah tersebut pernah direnovasi 1937. Tapi arsitektur aslinya tetap dipertahankan. Atapnya pun berbentuk bagonjong. Kedua ujungnya meliuk ke atas seperti tanduk kerbau. Sedangkan dindingnya kayu, dan dipahat membentuk ukiran dengan motif khas Minangkabau.

Baca Juga:

Cerita bermula saat Nelly kedatangan wisatawan yang berkunjung ke Kotobaru. Mereka mengagumi keberadaan rumah-rumah tradisional. Jadi pantas saja kalau sekarang orang bilang kawasan itu dengan sebutan rumah bagonjong Saribu Gadang.

Memang, dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya, di sana masih terdapat ratusan rumah gadang asli, termasuk yang ditempati Nelly.

Tapi ya itu tadi, tak semua rumah gadang dihuni. Sebagian warga telah membangun rumah baru dari batu. Sejumlah rumah gadang tidak lagi ditempati sehingga hanya berdiri sekadar menjadi monumen.

Di antara rumah-rumah bagonjong Saribu Gadang, rumah yang ditempati Nelly tampak lebih menonjol. Selain ukurannya yang megah, dinding kayu rumah itu juga berpahat indah.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar