Najelaa Shihab Semua Demi Pendidikan Indonesia

  • Fakta.News - 24 Sep 2018 | 05:08 WIB
Semua Demi Pendidikan Indonesia
Najelaa Shihab(Foto: Dok. Pribadi)

Sosok Najwa Shihab memang sudah begitu populer. Namun ia tak sendiri. Ada beberapa anggota keluarganya yang juga populer. Salah satunya adalah sang kakak, Najelaa Shihab.

Ya, sosok perempuan tangguh berusia 41 tahun ini punya keyakinan perubahan pendidikan di Indonesia bukan hal yang mustahil diwujudkan. Dari mendirikan Sekolah Cikal di Jakarta pada 1999, orang juga mengenalnya sebagai orang yang mau merangkul banyak pihak untuk bersama-sama mengubah wajah pendidikan Indonesia yang lebih baik.

Menurutnya, pendidikan bukan sekedar proses belajar mengajar antara guru dan murid di sekolah. Banyak aspek terkait pendidikan yang bisa digali lebih dalam.

Baca Juga:

Ia pun kerap berbagi hal menyangkut pendidikan. Biasanya ia bahas melalui audio visual yang diunggah ke Youtube, lewat akun Semua Murid Semua Guru.

Dalam video, ia bercerita dan berbagi tips bagaimana komunikasi antara guru dengan murid atau pola asuh orang tua. Biasanya juga ia menyertakan publik figur untuk menarik perhatian.

Elaa, sapaannya, juga pernah mewawancara motivator Merry Riana yang bisa menginspirasi generasi muda. Menurutnya, soal pendidikan, tak bisa hanya dari sudut pandang pengajar, tapi juga siswa.

Dengan program tersebut, Elaa mengajak semua insan dari berbagai profesi, seperti dokter, aktris, Youtuber, musisi, jurnalis dan politikus untuk bergerak bersama demi pendidikan yang lebih baik. Semua pengalaman yang dimiliki para profesional tentu saja menjadi pembelajaran yang baik bagi siapa saja.

Selain itu, dalam tiga tahun terakhir, Elaa mengajak komunitas, pemerintah pusat dan daerah, perusahaan, seniman, orangtua untuk berkolaborasi dalam Pesta Pendidikan. Ia menggalang emansipasi untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya.

Tentunya melalui berbagai kegiatan kreatif berbentuk sesi peningkatan kesadaran, dialog, konsultasi dan kemitraan.

Najelaa Shihab yakin sebenarnya banyak yang mau peduli dan terlibat dalam pendidikan. “Namun, karena jalan sendiri-sendiri, komunitas ini jadi tidak saling mengenal. Kita ingin agar komunitas ini punya dampak. Saya yakin, dengan kolaborasi, perubahan dapat kita raih,” kata Elaa yang juga putri Muhammad Quraish Shihab itu.

Ya, ibu 3 anak ini pada tahun 1999 Elaa fokus mendirikan Sekolah Cikal di Jakarta. Dengan latar belakang di bidang psikologi, Elaa berharap bisa menghadirkan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

“Sekolah Cikal seperti jadi laboratorium, untuk menghasilkan sesuatu yang nyata sehingga jadi contoh praktik baik dalam bidang pendidikan,” kata jebolan UI ini.

Ia mengaku mendirikan sekolah saja tidak cukup. Elaa ingin berbagi mengenai bagaimana memperkuat guru untuk terus mau belajar serta berbagi ilmu dengan sekolah lain.

Perempuan kelahiran Surakarta, 11 September 1976 itu sampai memberikan pelatihan bagi guru-guru non-Cikal. Awalnya, ada 25 sekolah yang diberi pelatihan. Dalam proses berbagi ini, Elaa selalu menjadikannya sebagai pembelajaran.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar