Connect with us

Mencaci Maki Sekulerisme Tanpa Memahami Maknanya

Sudah terjadi berlangsung lama kesalahan dalam pemahaman tentang apa makna sekulerisme. Namun sebagian justru memelesetkan pengertian sekuler dan menjelaskan pada orang yang nggak mengerti. Sekulerisme seolah-olah ingin membuat orang Islam tidak berpolitik. Hal ini tidaklah benar.

Sekulerisme itu adalah konsep yang memisahkan agama dengan kekuasaan politik atau negara, khususnya pada negara bangsa (nation state). Kalau di negara teokrasi mungkin agama dan politik kekuasaan negara bisa saja disatukan. Sayang negara agama yang murni di dunia itu tidak ada.

Islam pada waktu Nabi hidup dan kekhalifahan paska wafatnya Nabi mungkin bisa disebut “negara agama atau negara Islam”. Namun setelah itu “Eksperimen Kekuasaan di Madinah” dianggap gagal. Di Turki dicoba lagi dan juga gagal.

Negara Arab Saudi sendiri mengambil bentuk negaranya sebagai kerajaan dan bukan negara Islam, karena yang disebut dalam Quran adalah kerajaan. Pengertian khilafah berdasar Quran itu dimensi dan skalanya individual bukan dalam skala negara. Dan tatkala Nabi menjalankan eksperimen struktur kenegaraan di Madinah, luas Madinah sebenarnya hanya sebesar 2 kali Kecamatan Mampang.

Sekularisme tersebut dalam sub pemahamannya sering diartikan, yakni berarti pemisahan ambisi berkuasa/berpolitik (dalam kontek kekuasaan negara) dengan kewajiban orang dalam beragama. Nah kalau, dalam kontek negara, orang ingin agama dan kekuasaan disatukan itu tidak bisa dikatakan sekuler atau tidak sekuler. Tetapi penyatuan agama dengan politik (kenegaraan) demikian disebut totaliterianisme agama. Inilah yang dianut HTI, karena itu mereka juga anti demokrasi!

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Jokowi: Warga Agar Coblos Pasangan Berbaju Putih

Oleh

Fakta News
Coblos Pasangan Berbaju Putih
Jokowi saat orasi di kampanye akbar di Kota Dumai(Foto: Istimewa)

Dumai – Dalam orasinya saat kampanye terbuka di Kota Dumai, Riau, capres nomor urut 01 Jokowi ajak masyarakat coblos pasangan berbaju putih. Ia pun mengingatkan, agar masyarakat tak mencoblos pasangan yang mengenakan jas pada hari pemilihan umum 17 April 2019

“Jangan lupa, saya ingatkan tanggal 17 April itu kita pakai baju putih karena yang mau dicoblos nanti bajunya putih karena kita adalah putih, putih adalah kita,” kata Joko Widodo (Jokowi) di panggung utama di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau pada Selasa (26/3).

Jokowi bersama dengan Iriana Joko Widodo, ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko hingga Gubernur Riau Syamsuar ikut serta dalam kampanye terbuka di lokasi tersebut. Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin dalam surat suara sama-sama mengenakan kemeja putih.

“Kenapa pakai baju putih? Karena baju putih ini murah, semua rakyat Indonesia memiliki, kalau pakai jas mahal…ya ndak?” tambah Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana jeans biru serta sepatu olahraga tersebut.

Baca Selengkapnya

BERITA

Menhub Beri Regulasi Baru Soal Harga Tiket Pesawat yang Masih Mahal

Oleh

Fakta News
menhub beri regulasi baru atas tiket pesawat yang masih mahal
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi(istimewa)

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan merilis regulasi khusus terkait harga tiket pesawat yang masih mahal. Akan tetapi, Budi tidak menjelaskan lebih rinci mengenai regulasi yang dimaksud.

“Tiket nanti sore saya akan bikin regulasi. Datang saja ke sana (Kementerian Perhubungan). Pokoknya datang saja ramai-ramai,” ujarnya seperti dilansir CNBCIndonesia, Selasa (26/3/19).

Saat ditanya soal keterkaitan regulasi tersebut berhubungan dengan permintaan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Budi juga tidak memberi rinciannya. Ia meminta awak pers untuk menunggu di Kemenhub.

“Saya dan staf saya. Enggak ada maskapai. Saya bikin regulasi,” tutur Budi.

Dalam notulensi yang berdar di kalangan pers, tertulis bahwa Luhut menyayangkan harga tiket pesawat yang tidak turun. Terlebih, pemerintah telah mengeluarkan imbauan kepada operator atau maskapai.

“Masalah airlines ticket menimbulkan banyak persepsi di masyarakat dan dapat menimbulkan kegaduhan persepsi,” demikian penjelasan Luhut dalam notulensi rapat dengan kop surat dari Badan Pimpinan Pusat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tersebut.

Diketahui sebelumnya Menhub cukup prihatin dengan harga tiket pesawat yang mahal. Masyarakat juga kerap mengeluh atas kondisi tersebut.

Baca juga:

Meskipun masih di bawah tarif batas atas, namun harga tiket pesawat yang berlaku saat ini dinilai terlalu memberatkan. Budi mengaku sangat prihatin, terkait relatif mahalnya harga tiket pesawat saat ini. Padahal, periode peak season libur natal dan tahun baru sudah berakhir.

Baca Selengkapnya

BERITA

Respon Pantun Sandi Tentang TKA, Jubir 01: Miskin Ide, Kaya Kritik

Oleh

Fakta News
jubir 01 kritik pantun sandi tentang tka
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago(istimewa)

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf merespon pantun Cawapres 02, Sandiaga Uno tentang Tenaga Kerja Asing (TKA). TKN Jokowi-Ma’ruf pun menilai pantun tersebut sangat minim gagasan.

“Miskin program, miskin ide, tapi kaya kritik,” kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Irma Suryani Chaniago ke wartawan, Selasa (26/3/2019).

Irma lantas menyinggung kinerja Sandi kala menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ia menilai mengangkat program OK OCE ke tingkat nasional sebagai mimpi belaka.

“Jadi wagub DKI saja belum punya prestasi, mau ngurus nasional. Terus mimpi bawa program OK OCE ke nasional,” katanya.

“Kalau saya sih nasehatin beliau, bikin bener dulu tuh satu program mangkrak OK OCE, baru koreksi yang lain,” lanjut Irma.

Senada dengan rekannya, Ace Hasan Syadzily juga menyindir balik pantun Sandi soal TKA. Menurutnya, isu penggunaan TKA sudah terjawab kala debat cawapres digelar beberapa waktu yang lalu.

Baca juga:

“Pak Sandi ini kok bicara selalu mendramatisasi keadaan. Klise dan itu-itu saja yang diangkat. Soal TKA kan sudah dibahas dalam debat ketiga bersama Abah Kiai Ma’ruf Amin. Ternyata, data TKA ini kan sudah disampaikan Abah Kiai Ma’ruf Amin dalam debat tersebut, bahwa di Indonesia ini paling rendah di dunia,” ungkapnya saat dimintai keterangan, Selasa (26/3).

Baca Selengkapnya