Connect with us

Gampang Ditemukan, Inilah Lima Makanan yang Menghambat Sel Kanker

kanker
Blueberry dan Raspberry.

Jakarta – Kanker adalah salah satu kondisi yang paling sulit untuk diobati. Bukan hanya karena tidak ada obat yang tepat, tetapi juga karena fakta bahwa penyebab pasti dari berbagai jenis kanker masih belum diketahui.

Karena kanker mempengaruhi begitu banyak orang, kemungkinan penyebabnya seperti bersembunyi di suatu tempat dalam pola makan dan gaya hidup kita. Sulit untuk menentukan atribut tertentu, karena ada kemungkinan banyak permutasi dan kombinasi yang bisa menyebabkan penyakit yang melemahkan ini.

Beruntung bagi kita, makanan tertentu bisa menghambat pertumbuhan kanker. Tidak seperti kemoterapi yang tidak benar-benar membasmi sel-sel kanker. Atau juga obat-obatan yang belum tentu efektif, makanan ini dikenal untuk menghentikan sel-sel induk kanker.

Berikut ini beberapa makanan ampuh yang menghambat sel kanker, seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Blueberry dan Raspberry

Blueberry dan raspberry diketahui sebagai buah yang memiliki warna gelap. Perlu diketahui, warna gelap tersebut berasal dari phytochemical yang dapat menjamin perlindungan terhadap berbagai penyakit (seperti anggur merah). Kedua buah ini mampu mengurangi dorongan oksidatif dan menghentikan angiogenesis.

Blueberry dan raspberry merupakan jenis buah yang penting dalam memerangi kanker ovarium.

2. Tomat

Orang yang mengonsumsi saus tomat matang lebih dari 4 kali sebulan, mampu mengurangi risiko terkena kanker prostat hingga 50 persen. Hal ini karena tomat memiliki kadar likopen tinggi (anti-angiogenesis) yang akan meningkat ketika berada di bawah suhu tinggi.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Semeru Kebakaran, Pendaki Diimbau Hanya Sampai Ranu Kumbolo

Oleh

Fakta News
Gunung Semeru

Jakarta – Semeru masih berasap. Api masih terlihat dan mengarah ke puncak. Untuk para pendaki, berikut imbauannya.

Kebakaran Gunung Semeru belum juga padam. Api masih terlihat dan mengarah ke blank 75, seperti yang dikatakan oleh Susion Kayo, Kepala Resor PTN Ranupani, Kamis (19/9/2019).

“Per hari ini ada 208 pendaki yang ada di Ranu Kumbolo. Sebelum mendaki, mereka sudah di briefing untuk tidak summit. Mereka hanya diperbolehkan sampai Ranu Kumbolo,” kata Susion.

Ya, jalur pendakian Gunung Semeru masih dibuka. Hanya saja para pendaki harus puas di Ranu Kumbolo, karena sumber api berada di sumber mani, kelik dan arcopodo.

 

Pemantauan hari ini, api mengarah ke puncak Semeru. Kalimati menjadi harapan supaya api mati begitu sampai di pasir.

Imbauan ini diinformasikan secara resmi melalui akun Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Tertulis bahwa pendaki dilarang mendaki hingga Kalimati dan PUncak Mahameru. Batas aman hanya sampai Ranu Kumbolo.

Pendaki yang berada di Ranu Kumbolo sebagian adalah yang sudah turun sejak kebakaran dan yang baru akan mendaki. Mereka tetap bisa menikmati Semeru dengan berkemah di Ranu Kumbolo.

“Mereka paham untuk tidak summit. Mereka hanya menyesuaikan saja dengan lamanya hari yang sudah mereka bayar sebelum kebakaran hutan terjadi,” papar Susion.

Pendaki tidak dikenakan pengembalian biaya masuk. Mereka bisa menyesuaikan lama tinggal yang sudah dibayarkan di pintu masuk dengan kemping di Ranu Kumbolo.

Biaya yang dikenakan pada hari biasa adalah Rp 19.000 per orang. Sedangkan Weekend, pendaki akan dikenakan biasa Rp 24.000 per orang.

Baca Juga:

 

Munir

Baca Selengkapnya

BERITA

Dampak pada Tubuh Jika Terlalu Sering Melewatkan Sarapan

Oleh

Fakta News

Jakarta – Sarapan sering disebut sebagai waktu makan yang sangat penting untuk menjaga tubuh sehat dan berfungsi optimal seharian. Menurut studi, mereka yang sering sarapan memiliki risiko penyakit jantung, hipertensi dan kolesterol yang rendah.

Ada juga yang menyebutkan bahwa melewatkan sarapan bisa membantumu turun berat badan dengan cepat. Para peneliti tidak menyanggahnya, namun juga tidak menyarakannya. Mengapa?

Para peneliti dari University of Hohenheim di Jerman mengungkapkan saat orang melewatkan salah satu waktu makan baik itu sarapan maupun makan malam bisa membantu membakar kalori lebih banyak. Hal ini diungkapkan dengan proses yang sama seperti berpuasa.

Namun sisi buruknya bisa mengganggu metabolisme tubuh, yakni pada kemampuan tubuh berpindah dari membakar lemak dan karbohidrat, dan dalam jangka panjang bisa menyebabkan inflamasi dan gangguan homeostasis glukosa yang bisa meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2, tulis studi tersebut dikutip dari Time.

“Bisa jadi melewatkan sarapan meningkatkan inflamasi pada saat waktu makan siang namun juga menurunkan di waktu lainnya. Tapi terlalu awal untuk bisa mengatakan bahwa sarapan memiliki dampak besar pada kadar inflamasi,” tutur Courtney Peterson, asisten profesor ilmu gizi di University of Alabama Birmingham.

Peterson menyebut ketimbang melewatkan sarapan, justru kalori lebih banyak terbakar saat melewatkan makan malam. Sehingga jika kamu ingin menurunkan berat badan, kamu bisa mengatur jadwal makan malam lebih cepat atau melewatkannya, yang sesuai dengan jam sirkadian manusia.

“Metabolismemu dan kendali gula darah lebih baik di pagi hari ketimbang saat sore dan malam hari, sehingga justru masuk akal apabila kita makan lebih banyak di awal hari,” tandasnya.

Baca Juga:

 

Munir

Baca Selengkapnya

BERITA

Tanda-tanda Tubuh Butuh Istirahat yang Cukup

Oleh

Fakta News
Tidur setelah sahur

Jakarta – Banyak kegiatan yang dijalani setiap harinya, mulai dari bekerja hingga kewajiban sosial yang tertunda. Berbagai kegiatan itu tentunya memerlukan tenaga dalam menjalaninya. Tanpa disadari, tubuh merasa lelah dan dapat berdampak pada banyak hal.

Dampak yang terjadi dapat mempengaruhi kondisi pikiran, perasaan atau mood, bahkan pola hidup. Meskipun telah tidur selama 7 hingga 8 jam, tubuh terus merasa kurang istirahat. Kita harus memahami tanda-tanda yang ditunjukkan saat tubuh merasa lelah dan membutuhkan istirahat agar bisa bekerja lebih optimal.

Dikutip dari Times of India, berikut ini merupakan tiga tanda atau sinyal dari tubuhmu yang memerlukan istirahat yang cukup.

1. Kaki sering kram

Sering mengeluh kejang otot yang ada di kaki dan membuat kesakitan? itu merupakan salah satu tanda bahwa tubuh merasa lelah. Selain itu, tubuh juga mengalami kekurangan magnesium dan kalium. Untuk mengatasinya, konsumsi banyak bayam, kacang merah, dan sayuran hijau untuk melengkapi kekuarangan yang diperlukan tubuh.

2. Selalu merasa kelelahan

Saat sering merasakan lesu dan kehabisan tenaga terutama pada sore hari, mulailah mempertimbangkan pilihan makanan yang harus dikonsumsi. Konsumsi makanan yang lengkap dan bermanfaat untuk menambah tenaga seperti, nasi, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Jika terlalu sering mengkonsumsi makanan olahan cepat saji seperti pizza dan burger akan menimbulkan lonjakan gula dalam darah yang kemudian akan turun setelah beberapa jam. Keadaan ini malah akan menyebabkan kelelahan, meningkatkan rasa kantuk, dan cepat kehabisan tenaga.

3. Tumbuh banyak jerawat di wajah

Jerawat bisa tumbuh saat rasa stres muncul. Saat berada di bawah banyak tekanan, jerawat akan muncul secara tiba-tiba di wajah, walaupun sudah dirawat semaksimal mungkin. Hal ini terjadi karena sel-sel kulit memiliki reseptor hormon stres. Ketika sebum menyumbat pori-pori, maka akan terbentu jerawat dan komedo. Sebum dan minyak di kulit akan diproduksi lebih banyak saat seseorang dalam masa stres.

Baca Juga:

 

Munir

Baca Selengkapnya