Connect with us

Wapres Ma’ruf Amin: Radikalisme Harus Diatasi pada Sumber Masalahnya

Wapres Ma'ruf Amin

Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut radikalisme berkaitan dengan cara berpikir, bertindak, perilaku, dan gerakan. Mengatasi itu harus pada sumber masalah.

“Karena itu yang harus kita luruskan itu aspek yang lebih substansial. Yang lain itu hanya kembangannya,” kata Ma’ruf di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat, 8 November 2019.

Menteri Agama Fachrul Razi sempat mewacanakan larangan penggunaan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintahan. Ma’ruf menilai penggunaan cadar dan celana cingkrang tidak relevan dengan radikalisme.

“Kalau kita menggaruk itu di tempat yang gatel. Jangan digaruk bukan di tempat yang tak gatel,” tegas dia.

Pernyataan Fachrul soal larangan penggunaan cadar dan celana cingkrang menimbulkan polemik di masyarakat. Tapi, Ma’ruf tak akan turun tangan untuk mengatasi polemik tersebut.

“Itu nanti Presiden Joko Widodo (yang manggil),” kata dia.

 

Mujafi

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Satgas DPR Kunjungi Kemenko Perekonomian Selaraskan ‘New Normal’

Oleh

Fakta News
Satgas DPR Kunjungi Kemenko Perekonomian Selaraskan ‘New Normal’
Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan pertemuan dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (28/5/2020). Foto : Yoga/Man

Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (28/5/2020). Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan pertemuan dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam langkah untuk membahas dan menyelaraskan visi baru penerapan new normal terutama mengenai protokol kesehatan.

Menurut Dasco, data yang telah disiapkan dan dipaparkan telah akurat dan detail, sehingga new normal dapat dilaksanakan dengan baik dalam waktu dekat. Demikian disampaikan Dasco usai memimpin pertemuan Satgas Lawan Covid-19 DPR RI dengan Menko Perekonomian beserta jajarannya, dimana sebelumnya ia juga memimpin Satgas Lawan Covid-19 menyambangi Kemenag, Kemendagri dan Kementerian BUMN.

“Hari ini kita ke Kemenko Perekonomian dan sudah dipaparkan dengan baik mengenai jangka panjang dan jangka pendek new normal di berbagai sektor. Itu detail daerah per daerah. Namun, secara umum kami menilai sudah cukup baik mendekati sempurna. Terkait persiapan new normal dari berbagai data yang akurat, dan kami lihat bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar politisi Partai Gerindra itu.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) itu mengungkapkan terdapat satu sektor yang masih perlu dirinci lebih dalam, yaitu sektor pendidikan seperti mengenai pengaturan sistem sekolah dan sebagainya. “Sektor pendidikan yang masih harus lebih didetilkan karena menyangkut berbagai aspek terutama bagaimana pengaturan sekolah maupun pesantren,” tandas Dasco.

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan persiapan new normal di setiap daerah yang sudah siap menerapkannya berdasarkan data yang ada terkait epidemiologinya. Menko Airlangga memaparkan daerah-daerah yang terlihat siap untuk menerapkan kenormalan baru berdasarkan data di lapangan. Ia menyebut, seluruh data kesiapan daerah tersebut bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan dihitung kembali oleh BAPPENAS. (pun/sf)

Baca Selengkapnya

BERITA

Meski Pandemi, Ganjar Minta Puskesmas Tetap Layani Imunisasi

Oleh

Fakta News

Semarang – Meski wabah corona belum berlalu namun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pelayanan kesehatan dan imunisasi terhadap ibu hamil dan balita tetap berjalan. Ini disampaikan Ganjar seusai sidak ke Puskesmas Gayamsari Kota Semarang, Jumat (29/5/2020) pagi.

“Imunisasi gimana di sini? Dijalankan tidak? Tolong digiatkan ya, jangan sampai karena pandemi orang lupa imunisasi,” kata Ganjar kepada petugas puskesmas.

Ganjar meminta pihak Puskesmas gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat lewat kader-kader posyandu. Jika ada masyarakat yang hendak mengimunisasikan anaknya di puskesmas maka harus dilayani.

“Saya minta semua puskesmas melayani imunisasi. Kalau ada ibu hamil atau balita datang, harus dilayani dengan baik. Jangan sampai terjadi degenerasi karena pandemi. Jangan sampai itu,” tandasnya.

Kepala Puskesmas Gayamsari Semarang, Sri Ani Handayani mengatakan bahwa program imunisasi tetap dijalankan selama masa pandemi. Namun, pelayanan imunisasi terjadwal dan dipisah dengan pelayanan umum.

“Jadi kami pakai pendaftaran online, nanti langsung dijadwalkan. Biasanya imunisasi kami lakukan terpisah harinya dengan pelayanan umum agar semuanya terjaga,” kata Ani.

Ani juga mengatakan selama ini program imunisasi tetap berjalan normal. Meski ada pandemi, namun program imunisasi tetap dilaksanakan. “Selama ini masih berjalan, jadi tidak terganggu meskipun ada wabah covid ini,” tutupnya.

Sebelumnya, Ganjar banyak menerima keluhan dari masyarakat di kanal Youtube pribadinya. Sejumlah netizen mengadu ke Ganjar, semenjak ada pandemi corona, pelayanan imunisasi untuk anaknya terkendala.

“Sudah 3 bulan anak saya yang lahir belum sekalipun dapat pelayanan imunisasi. Bagaimana ini pak? Saya dari Pekalongan,” tulis akun Ana El Gunawan di kolom komentar video berjudul Jangan Tunda Imunisasi Anak Karena Corona.

Keponakan saya belom imunisasi dah kelewat 3 bulan, bayi lain di sini juga banyak yang belum imunisasi. Sudah nanya bidan desa bilangnya belum ada, dah usaha nanya ke klinik bidan lain juga gak ada terus vaksinnya,” komentar Yanti Ernawati.

“Pak Ganjar imunisasi sudah tp yg ipv (Polio) habis pak. Daerah Kabupaten Semarang Bawen. Terima kasih,” tulis Septi Agustin Indartina.

“Sama dong, sekarang anak saya sudah 1th belum diimunisasi ipv….semoga pak @Ganjar pranowo bisa kasih solusi ya buk,” timpal akun Budi Tri di komentar Septi.

Ada pula yang mengatakan sudah datang ke Puskesmas namun tidak dilayani. Alasannya, vaksinnya belum datang. “Mau imunisasi di Puskesmas ndak bisa, katanya vaksinnya belum datang dan harus nunggu sampai bulan depan,” ujar Deny Ganjur.

Selain ke puskesmas, Ganjar juga meninjau SMP Negeri 15 Semarang, Kantor Kelurahan Sambiroto dan SMK Negeri 5 Semarang. Di tempat-tempat itu, Ganjar mengecek persiapan dalam rangka menyambut new normal.

“Kita cek semuanya, bagaimana persiapan apabila nanti diterapkan new normal. Sekolah kita siapkan, perkantoran, perusahaan, mall, pasar semuanya kita siapkan untuk bagaimana membuat simulasi mengatur jarak, penerapan protokol kesehatan, ketersediaan sarana prasarana pendukung dan lainnya. Semuanya harus disiapkan, biar masyarakat tidak kaget,” pungkas Ganjar.

 

(zico)

Baca Selengkapnya

BERITA

BPIP Terapkan Protokol Covid-19 Saat Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020

Oleh

Fakta News
Kepala BPIP Yudian Wahyudi

Jakarta – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020 di tengah pandemi Covid-19. Sekretaris Umum BPIP Karjono memastikan, upacara akan digelar dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat.

“Kita tetap menerapkan protokol Covid-19 saat melakukan kegiatan upacara ini,” kata Karjono saat konferensi pers secara daring, Jumat (29/5/2020).

Diketahui, tanggal tersebut masih diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta. PSBB di Ibu Kota sesuai jadwal baru akan berakhir pada 4 Juni 2020.

Meskipun di tahun-tahun sebelumnya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila digelar di berbagai instansi pemerintahan, tahun ini upacara hanya akan diselenggarakan di Gedung Pancasila, Jakarta. BPIP hanya mengundang sekitar 45 hingga 100 orang dalam upacara tersebut.

Undangan yang hadir hanya yang sudah melakukan tes Covid-19 dan dinyatakan tidak terinfeksi.

Dijadwalkan hadir dalam upacara tersebut yaitu Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Akan hadir pula untuk membacakan teks Pancasila Ketua MPR Bambang Soesatyo serta Ketua DPR Puan Maharani yang akan membacakan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Selain itu, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy juga dijadwalkan hadir membacakan doa. BPIP juga mengundang pejabat kementerian/lembaga lainnya secara terbatas.

“Bupati, wali kota, dan perwakilan NKRI di luar negeri mengikutinya melalui media, televisi, atau dapat melalui layanan yang disediakan BPIP, Youtube BPIP, Instagram BPIP, dan lainnya,” ujar Karjono.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait penyelenggaraan upacara terbatas ini. Ia mengaku telah melakukan persiapan secara matang dan siap menggelar upacara dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Karena ini ada Covid maka penyelenggaraannya tidak seperti hari-hari normal. Dibatasi dengan menggunakan standar atau prosedur kesehatan,” kata Yudian.

 

(mjf)

Baca Selengkapnya