Ketum MUI Pusat, KH. Ma'ruf Amin Ulama, Ahli Fiqh, dan Profesor Ekonomi Syariah

  • Fakta.News - 5 Feb 2018 | 18:25 WIB
Ulama, Ahli Fiqh, dan Profesor Ekonomi Syariah
KH Maruf Amin(Foto: Istimewa)

Bulan Agustus 2015 lalu mungkin menjadi salah satu momen yang penting dalam hidup Kiai Haji Ma’ruf Amin. Saat itu, tim formatur Musyawarah Nasional IX Surabaya telah mencapai mufakat untuk memilihnya sebagai ketua umum sekaligus memimpin Majelis Ulama Indonesia MUI periode 2015-2020.

Disampaikan Ketua Tim Formatur Munas IX MUI, Din Syamsuddin, KH Ma’ruf Amin yang saat ini juga menjabat Rais Aam Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diyakini mampu membawa MUI menjadi lembaga yang mampu mewadahi sejumlah besar umat Islam sebagaimana diharapkan banyak pihak.

Ma’ruf Amin adalah keturunan Syaikh Nawawi Banten (Cicit Syekh Nawawi Banten). Ia menerima penganugerahan Gelar Kehormatan, Doktor Honoris Causa, dalam bidang Hukum Ekonomi Syariah dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2012. Pasca meninggalnya sang isteri pertama pada 2013 lalu, Ma’ruf lalu menjalani pernikahan yang kedua pada Mei 2014 dengan Wury Estu Handayani.

Di kancah organisasi Islam di Indonesia, namanya memang sudah cukup terkenal. Banyak orang memandangnya sebagai salah satu ulama ahli fiqh yang cukup disegani di Tanah Air. Selain itu, ia juga ulama multitalenta yang menguasai banyak persoalan, di samping ilmu fiqh.

Ma’ruf lahir pada 11 Maret 1943 di Tangerang, Banten. Ia menghabiskan masa kecil dan remajanya di sana. Sedari kecil pula ia dididik orangtuanya dalam pendidikan agama yang kuat.

Usai menyelesaikan pendidikan Madrasah Ibtidaiyyah di Tangerang, ia dimasukkan kedua orangtuanya di Pesantren Tebu Ireng, Jombang. Ma’ruf muda kemudian melanjutkan pendidikannya ke Universitas Ibnu Chaldun, Bogor.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar