Inggris Serang Suriah, May Belum Dapat Persetujuan Parlemen Inggris

  • Fakta.News - 16 Apr 2018 | 13:01 WIB
Serang Suriah, May Belum Dapat Persetujuan Parlemen Inggris
Perdana Menteri Inggris, Theresa May.(Foto: Istimewa)

London – Perdana Menteri Inggris Theresa May tuai kecaman dari oposisi karena menyerang Suriah tanpa persetujuan parlemen Inggris. Tindakannya ini berarti mengabaikan konvensi tidak mengikat yang diberlakukan sejak 2003.

Pemimpin Partai Buruh yang juga oposisi, Jeremy Corbyn mengecam keputusan May tersebut.

Menurutnya, PM Inggris itu lebih mendengarkan Donald Trump dibandingkan Parlemen Inggris.

Corbyn, yang dikenal memiliki sikap anti-perang, menyatakan Inggris seharusnya terus menekan PBB untuk menggelar penyelidikan independen ketimbang menunggu instruksi Trump.

Baca Juga: 

“Theresa May seharusnya meminta persetujuan parlemen, bukan mengekor Donald Trump,” sebutnya dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Facebook.

“Pemerintah harus melakukan apa pun yang mungkin untuk mendorong Rusia dan AS untuk menyetujui penyelidikan independen yang dipimpin PBB tentang serangan senjata kimia mengerikan akhir pekan lalu, sehingga mereka yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban,” lanjut Corbyn.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar