Presiden: Pentingnya Indonesia Lakukan Hilirisasi Industri di Sektor SDA

  • Fakta.News - 7 Des 2018 | 06:00 WIB
Presiden: Pentingnya Indonesia Lakukan Hilirisasi Industri di Sektor SDA
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara peresmian sekaligus pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan Milad Ke-28 Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2018 yang digelar di Mahligai Agung Convention Hall, Universitas Bandar Lampung, Kamis (6/12).(Foto: Setpres)

Lampung – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia memerlukan terobosan-terobosan seperti hilirisasi industri untuk memaksimalkan kapasitas potensi sumber daya alam (SDA) yang sangat besar yang dimiliki negara ini. Seperti hilirisasi tambang batu bara, bauksit, maupun kelapa sawit.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat membuka acara peresmian sekaligus pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan Milad Ke-28 Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2018 yang digelar di Mahligai Agung Convention Hall, Universitas Bandar Lampung, Kamis (6/12).

Baca juga:

“Saya ambil contoh saja bauksit. Setiap tahun jutaan ton bauksit mentah kita ekspor dengan harga USD35 per ton. Di sisi lain, kita ini lucu, pabrik aluminium kita tiap tahun mengimpor ratusan ribu ton alumina yang merupakan produk hilir dari bauksit. Coba kalau dari dulu kita memiliki industri alumina maka impor itu tidak usah terjadi,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Indonesia ini menyatakan, bahwa sebagai salah satu negara produsen minyak, tentunya sangat penti Indonesia membangun refinery. Tujuannya agar Indonesia bisa memurnikan sendiri minyaknya sehingga tidak perlu mengekspor terlalu banyak minyak mentah.

“Juga menghilirisasikan menjadi produk yang lain. Seperti petrokimia karena kita sekarang ini masih mengimpor jutaan ton produk-produk petrochemical,” paparnya.

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar