Presiden Jokowi Resmi Membuka Kongres XIX IPNU dan Kongres XVIII IPPNU

  • Fakta.News - 21 Des 2018 | 13:56 WIB
Presiden Jokowi Resmi Membuka Kongres XIX IPNU dan Kongres XVIII IPPNU

Jakarta – Presiden Joko Widodo meresmikan Pembukaan Kongres XIX Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Kongres XVIII Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Istana Negara, Jumat (21/12).

Dalam kesempatan tersebut Presiden mengatakan bahwa bangsa sedang dalam proses berhijrah. “Hijrah dari pesimisme ke optimisme, hijrah dari individualisme menuju ke kerja sama berkolaborasi, hijrah dari kemarahan-kemarahan, ini yang sering marah-marah, menuju kepada kesabaran-kesabaran,” katanya.

Menurut Presiden Jokowi, kita semua ingin hijrah juga. Dari ketimpangan-ketimpangan menuju ke keadilan sosial. “Saya kira ini harapan kita semuanya,” ujarnya dalam sambutan peresmian acara tersebut.

Baca Juga:

Presiden menambahkan untuk mempercepat proses hijrah, Indonesia membutuhkan manusia unggul, cerdas, inovatif, dan cinta kepada Tanah Air. Maka dari itu ia mengatakan IPNU dan IPPNU punya peran penting untuk menyiapkan kadernya.

Persiapan menuju dan menghadapi perubahan global karena revolusi industri. Serta juga persiapan menghadapai tantangan yang berada di masa depan.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga meminta masyarakat untuk menghadapi secara bijak perubahan-perubahan. Harus bisa lebih banyak mengambil maslahat atau manfaat positif, ketimbang hal-hal negatif.

“Jangan sampai pelajar-pelajar NU malah terjebak menjadi ahli hoaks,” ujar Presiden pada kongres yang mengangkat tema “Pelajar Bermartabat NKRI Hebat” itu.

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar