Politik PA 212 seperti Timses, Pentolan PA 212 Memilih Mundur

  • Fakta.News - 27 Nov 2018 | 11:41 WIB
PA 212 seperti Timses, Pentolan PA 212 Memilih Mundur
Usamah Hisyam (membawa mikrofon) memilih keluar dari PA 212 lantaran gerakan tersebut sudah melenceng.(Istimewa)

Jakarta – Usamah Hisyam, Ketua Umum Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) memilih mundur dari anggota penasihat Persaudaraan Alumni 212. Usamah menganggap semangat PA 212 sudah melenceng dan seperti tim sukses pilpres dan ditunggangi kepentingan politik.

Pengunduran diri tersebut disampaikan melalui surat. Poin pertama dalam suratnya itu menyatakan bahwa PA 212 sebenarnya merupakan wadah untuk mempersatukan umat dengan semangat Aksi Bela Islam. Hisyam mengaku juga sempat menjadi Bendahara Panitia Reuni 212 pada akhir 2017.

Di poin kedua, Hisyam menilai gerakan PA 212 sudah jauh berbeda dari semangat awal. Dalam tiga bulan terakhir, tulis Hisyam, terutama memasuki tahapan Pileg dan Pilpres 2019, arah perjuangan PA 212 tidak murni lagi sesuai apa yang saya harapkan pada poin pertama.

“Sebaliknya lebih banyak mengarah pada tim sukses salah satu calon Presiden, sehingga saya pribadi memutuskan lebih baik mengundurkan diri dari keanggotaan penasihat,” mengutip bunyi surat yang dikonfirmasi Usamah, Selasa (27/11).

Di poin ketiga, Hisyam mengutip Surat Al-Baqarah ayat 216 untuk direnungkan secara bersama-sama. Adapun, arti ayat tersebut adalah “…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar