Politik Oposisi Usulkan Debat Pilpres Gunakan Bahasa Inggris, Ini Kata Jokowi

  • Fakta.News - 16 Sep 2018 | 17:22 WIB
Oposisi Usulkan Debat Pilpres Gunakan Bahasa Inggris, Ini Kata Jokowi
Jokowi hadiri Simponi Indonesia 2018.(Foto: Viva)

Jakarta – Kubu pasangan Prabowo-Sandi mengusulkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar debat capres dan cawapres di Pilpres 2019 tidak lagi menggunakan bahasa Indonesia, melainkan bahasa Inggris. Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat bicara tentang usulan dari kubu oposisi.

Jokowi menilai sebagai warga negara seharusnya menggunakan bahasa Indonesia.

“Kita ini kan bangsa Indonesia. Kita ini bangsa Indonesia, kita punya bahasa nasional bahasa Indonesia,” kata Jokowi usai memberikan pengarahan di Rakornas IV Relawan Pro Jokowi (Projo) di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Minggu (16/9/2018).

Lebih lanjut, Jokowi tak berkomentar terkait penggunaan bahasa Inggris saat debat. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya tertawa saat disinggung balasan untuk adu ‘ngaji’ dalam debat pilpres.

“Hahaha, sudah ya,” katanya.

Seperti diketahui, Koalisi Prabowo-Sandi mengusulkan dalam debat kandidat capres dan cawapres nanti diselingi dengan sesi Bahasa Inggris. Usulan ini pun menuai kontroversi. Prabowo dan Sandi sama-sama telah menegaskan usulan itu bukan resmi dari mereka, melainkan individu.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar