Gaya Hidup Kain Tradisional Kalimantan Unjuk Gigi di New York Fashion Week 2018

  • Fakta.News - 13 Feb 2018 | 18:53 WIB
Kain Tradisional Kalimantan Unjuk Gigi di New York Fashion Week 2018
Vivi Zubedi di New York Fashion Week 2018(Foto: Istimewa)

New York – Desainer Indonesia, Vivi Zubedi memulai debut solonya di pekan mode bergengsi New York Fashion Week (NYFW) 2018 dengan memukau. Pada pagelaran yang digelar di gedung Industria di Downtown Manhattan, Minggu (11/2/2018) dan dihadiri sekitar 500 tamu ini , rancangan Vivi berhasil menjadi sorotan para penikmat fesyen.

Vivi  yang jadi satu-satunya desainer yang mengatasnamakan modest fashion mendapatkan respon positif dari berbagai pihak. Semua kursi di pertunjukkannya hari itu terisi penuh. Perempuan  mencuri perhatian penonton dengan koleksi abayanya dengan harapan bisa memanfaatkan kesempatan di pasar berkembang untuk mode muslim.

Desainer kelahiran 17 April itu memamerkan koleksi abaya yang terbuat dari kain asli Nusantara, beludru biru gelap, hijab dengan mutiara, dan dipadukan dengan sepatu kets dan topi bergaya bisbol yang hit di Amerika.

Koleksi Vivi kali ini bertema ‘Urang Banua’ yang menggunakan dua kain tradisional dari Kalimantan Selatan, yakni sasirangan dan tenun pagatan. Lewat kedua jenis kain ini, Vivi menciptakan 34 koleksi Hijab Modest Wear Fashion, yang diperagakan oleh 24 model profesional di ajang tersebut.

Vivi Zubedi akhirnya mewujudkan impiannya membawa kain sasirangan dan pagatan untuk dikenal di dunia internasional. “Saya berharap bisa mendapatkan buyer sehingga diharapkan nantinya bisa membantu perekonomian para pengrajin di Banua Borneo,” ungkap Vivi dalam siaran pers, Selasa (13/2/2018).

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar