Connect with us

All Out di Jabar, TKN Jokowi-Maruf Akan Libatkan Solihin GP dan Tokoh Jabar Lainnya

Jokowi-Maruf, Solihin GP, Jabar, Kehutanan, kebakaran hutan
Pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Maruf(Istimewa)

Jakarta – Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin siap all out di wilayah Jawa Barat. TKN akan melibatkan tokoh Jabar seperti Solihin GP untuk memenangkan Jokowi-Maruf.

Hal tersebut diutarakan Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Maruf, Usman Kansong di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/2). Kansong menyebut akan melibatkan mantan gubernur, seperti Solihin Gautama Purwanegara dan mantan calon gubernur yang pernah bertarung di Pilkada Jabar.

“Secara umum melibatkan pak Solihin GP, pak Solihin GP kan senior di Jabar sangat dihormati,” kata Usman.

Bukan itu saja, TKN juga akan melibatkan mantan wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. Saat ini, politikus Partai Demokrat tersebut sudah tercatat sebagai juru bicara Jokowi-Maruf.

Masih ada lagi tokoh Jawa Barat yang akan mendukung. Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta yang juga merupakan Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Maruf Jawa Batay, siap memenangkan pasangan calon nomor urut 01 tersebut.

Sosok TB Hasanuddin, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat juga bakal terjun ke lapangan. TB Hasanuddin merupakan wakil TKD Jabar. Ia bersama Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi pernah berkontestasi di Pilgub Jabar 2018.

“Saya kira pak Deddy Mizwar, di Purwakarta dan sekitarnya ada pak Dedi Mulyadi. Pak TB Hasanuddin juga kita manfaatkan Jawa Barat secara umum,” ujar Usman.

Kekuatan pasangan calon nomor urut 01 ini juga akan ditambah dari tokoh-tokoh pesantren di Jawa Barat. “Kiai dari pesantren-pesantren NU,” ujar Sekretaris TKD Jabar Abdy Yuhana.

Baca Juga

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Jawab Tuduhan Prabowo, Perhimpunan Lembaga Survei Jelaskan Data Quick Count Pemilu

Oleh

Fakta News
Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) menggelar konfrensi pers Expose Data Hasil Quick Count Pemilu 2019, Sabtu (20/4/2019) (ist)

Jakarta – Capres 02 Prabowo Subianto diketahui telah menyerang dan menuding hasil quick count atau hitung cepat oleh lembaga survei yang menunjukkan kemenangan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin telah berbohong dan mendustai rakyat Indonesia.

“Hai tukang bohong, tukang bohong. Rakyat tidak percaya sama kalian. Mungkin kalian harus pindah ke negara lain. Mungkin kalau bisa pindah ke Antartika. Kalian tukang bohong, kau bisa bohongin penguin di Antartika. Lembaga survei tukang bohong, rakyat Indonesia tidak mau dengar kamu lagi,” ujar Prabowo dalam orasinya di depan kediamannya, Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4).

Menanggapi pernyataan Prabowo, Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) bersama delapan anggotanya menggelar konfrensi pers Expose Data Hasil Quick Count Pemilu 2019 di Kebon Sirih, Jakarta, Sabtu (20/4/2019). Sejumlah lembaga survei tersebut antara lain Indikator Politik Indonesia, Poltracking, LSI Denny JA, Cyrus Network, Indo Barometer, Charta Politika, Konsepindo, SMRC dan Populi Center.

Ketua Persepi, Philips J Vermonte menyampaikan metodologi yang digunakan dalam melaksanakan hitung cepat.

“Metode kita ngambil 2.000, 3.000 atau 4.000 TPS. Lalu ada numerator yang kita kirim ke TPS, kita memobilisasi lebih kurang 2.000 orang. Peran numerator di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) hanya melaporkan penghitungan form C1 plano dari TPS,” kata Philips menjelaskan.

Philips menerangkan, numerator ditugaskan melakukan foto C1 Plano untuk kemudian dikirim ke server pusat. Ia juga menyebut hasil quick count setiap lembaga tidak akan sama, itu karena adanya margin of error paling tidak satu persen.

“Kita ada sistem server, kemudian tinggal kita tabulasi sampel-sampel yang masuk,” paparnya.

“Yang jelas hasil penghitungan quick count biasanya tidak deviasi jauh dengan hasil penghitungan manual (rekapitulasi) KPU),” imbuh Philips.

Persepi menambahkan hasil quick count atau exit poll bukan final. Bagaimanapun referensinya tetap Komisi Pemilihan Umum.

Baca Selengkapnya

BERITA

Sambangi Grand Indonesia di Akhir Pekan, Capres 01 Jokowi Diserbu Pengunjung Mall

Oleh

Fakta News
Capres Jokowi
Capres 01 Joko Widodo saat mengunjungi Mall Grand Indonesia, Sabtu (20/4/2019) (Foto: Biro Pers Setpres)

Jakarta – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi), Sabtu siang 20 April 2019, mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta, Grand Indonesia Mall. Jokowi tiba sekitar pukul 13.40 WIB ditemani oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir.

Jokowi terlihat mengenakan kemeja putih lengan panjang digulung dan celana bahan warna hitam. Begitu tiba, para pengunjung yang sudah menanti kedatangan capres petahana ini langsung berebut salam dan foto bersama atau swafoto.

Terdengar pula teriakan pengunjung yang memanggil nama Jokowi. “Jokowi! Presiden! Jokowi! Presiden!” sahut para pengunjung mall di Jakarta, Sabtu 20 April 2019.

Jokowi seperti biasa meladeni para pengunjung untuk bersalaman, foto bersama atau swafoto.

Capres Jokowi

Kemudian Jokowi pun naik ke lantai 5 mall tersebut. Jokowi menyambangi Food Court untuk santap siang bersama.

Usai santap siang bersama, Jokowi turun dan kembali bersalaman dengan para pengunjung mal. Ia kemudian menghampiri awak media yang telah menantinya.

“Makan siang saja,” ujarnya ketika ditanya para wartawan.

Jokowi juga mengaku senang melihat antusiasme warga yang menyambutnya. Selain bersalaman, warga juga menurutnya mengucapkan selamat atas hasil sementara Pilpres 2019.

“Ya masyarakat yang senang, tapi saya lebih senang,” ungkapnya.

Baca Selengkapnya

BERITA

Alumni Menteng 64 Bersyukur atas Kemenangan Jokowi-Amin dan Serukan Masyarakat tetap Tenang dan Gembira Menunggu Hasil Resmi dari KPU

Oleh

Fakta News
Capres 01 Joko Widodo (ist)

Jakarta – Pemilu 2019 terus menarik perhatian berbagai kalangan terlebih para relawan, terutama Relawan Alumni Menteng 64 (AM64). Ketua AM64, Irlan Suud menyatakan rasa syukur atas pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung sukses, damai dan aman.

Irlan menilai sukses Pemilu 2019 juga menunjukkan bahwa KPU, Bawaslu serta ditopang oleh TNI dan Polri telah bekerja keras secara profesional, dimana partisipasi pemilih meningkat lebih dari 80 persen.

“Pemilu 2019 telah berlangsung dengan aman, damai, jujur dan adil dengan tingkat partisipasi pemilih lebih dari 80 persen. Ini adalah bukti bahwa rakyat Indonesia semakin matang dalam berdemokrasi, ” kata Irlan Suud dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/4/2019).

Irlan juga menyampaikan bahwa hasil hitung cepat yang dilakukan oleh 12 lembaga survei kredibel dan independen yang memiliki tradisi keilmuan teruji dan terbukti selama ini, memperlihatkan bahwa pasangan Jokowi-Amin unggul secara nasional termasuk di Jakarta.

“Kami Alumni Menteng 64 sebagai relawan Jokowi-Amin bersyukur atas hasil yang menggembirakan ini.  Kami pun optimis bahwa hasil penghitungan resmi KPU nantinya tidak akan jauh berbeda dengan hitung cepat tersebut, ” kata Irlan lagi menanggapi hal tersebut.

Baca Selengkapnya