Connect with us

Twitter Akhirnya Akui Ada Bug yang Kumpulkan Lokasi Penggunanya

twitter
Ilustrasi.

Jakarta – Dalam beberapa hari terakhir, sebuah gangguan ditemukan Twitter dalam platformnya. Hal ini diungkap perusahaan di situs resminya, bahwa mereka telah menemukan bug yang tidak sengaja mengumpulkan dan membagikan data lokasi pengguna yang menggunakan iOS ke salah satu mitra.

Umumnya, mereka adalah pengguna yang terpengaruh memiliki lebih dari satu akun Twitter di iOS dan memilih untuk membagikan lokasi mereka secara tepat menggunakan fitur opsional di satu akun.

“Kami mungkin secara tidak sengaja mengumpulkan data lokasi untuk akun atau akun lain pada perangkat seluler yang sama, juga, bahkan ketika akun-akun itu tidak berbagi data lokasi,” ujar juru bicara Twitter.

Beruntung, data lokasi tidak bisa memetakan pergerakan yang tepat dan terkait dengan yang ditangani Twitter. Mitra yang salah dikirimkan juga tidak menyimpan data lokasi dan hanya tersedia di sistem mereka untuk waktu singkat sebelum dihapus.

Artinya, data tidak dapat digunakan untuk menentukan alamat atau untuk memetakan pergerakan pengguna secara tepat. Twitter meyakinkan pengguna yang terkena dampak, bahwa mitra yang menerima data lokasi tidak menerima pengidentifikasi akun, sehingga tidak dapat menentukan identitas pengguna.

“Kami telah mengonfirmasi mitra kami bahwa data lokasi belum disimpan dan hanya ada di sistem mereka untuk waktu yang singkat. Kemudian dihapus sebagai bagian dari proses normal mereka,” kata pihak Twitter.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

TEKNOLOGI

Makin Rawan Diretas, Whatsapp Minta Pengguna Lakukan Update

Oleh

Fakta News
diretas
Ilustrasi.

Jakarta – Belum lama ini, WhatsApp dikabarkan telah diganggu sejumlah peretas menggunakan spyware. Spyware ini sengaja dipasang di platform tersebut dengan mengeksploitasi kerentanan utama dalam aplikasi.

Celah keamanan melalui panggilan telepon WhatsApp pertama kali dilaporkan oleh media Financial Times, yang menyatakan bahwa WhatsApp Call bisa disusupi oleh spyware asal Israel.

Disebutkan pula bahwa spyware itu diduga kuat buatan perusahaan Israel yang bernama NSO Group. Spyware tersebut dapat menginvasi telepon WhatsApp pada versi Android maupun iOS dan berpotensi meraup data penting penggunanya.

Spyware juga bisa menyusupi panggilan telepon melalui aplikasi WhatsApp meskipun panggilan telepon itu tidak dijawab oleh pengguna. Dalam beberapa kasus, panggilan telepon yang tidak terjawab itu bisa hilang dari daftar panggilan, jadi pengguna tidak akan menyadari adanya telepon masuk.

Spyware sediri merupakan perangkat lunak yang bertugas memantau sekaligus memata-matai aktivitas penguna internet. Fungsi spyware menjadi negatif jika digunakan untuk melihat dan mencuri data pengguna.

Dengan merebaknya spyware tersebut, pihak WhatsApp sendiri langsung menggulirkan versi pembaruan yang berisikan tambalan terhadap celah masuknya spyware.

Juru bicara WhatsApp mengimbau agar pengguna segera meng-upgrade ke versi terbaru aplikasi WhatsApp. Selain untuk menjaga sistem operasi di perangkatnya tetap update, juga demi perlindungan dari potensi menjadi target serangan yang imbasnya terhadap informasi pada perangkat.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Pemerintah China Blokir Total Situs Wikipedia

Oleh

Fakta News
pemerintah
Ilustrasi

Jakarta – China dikenal sebagai salah satu negara yang menerapkan sensor terhadap internet dengan ketat. Terbaru pemerintah China memblokir Wikipedia.

Samantha Lien, juru bicara Wikimedia Foundation, yang memiliki Wikipedia, dalam pesan elektronik kepada Reuters mengatakan  Pada bulan April, Wikimedia Foundation menetapkan bahwa Wikipedia tidak lagi dapat diakses di Tiongkok.

“Setelah menganalisis secara cermat laporan lalu lintas internal, kami dapat mengonfirmasi Wikipedia diblokir di semua versi bahasa,” kata Lien dalam pernyataannya.

Kini, seluruh versi bahasa dari situs tersebut tak lagi bisa diakses di Negeri Tirai Bambu. Sebelumnya negara pimpinan Xi Jinping itu hanya memblokir Wikipedia versi Bahasa China saja.

Wikimedia, selaku organisasi di balik Wikipedia, mengaku tidak mendapat imbauan apa-apa dari pemerintah China mengapa blokir itu diberlakukan. Mereka hanya dapat memastikan kebenaran dari temuan pada peneliti sensor internet tersebut.

Diketahui, China memang sempat beberapa kali dilaporkan memblokir Wikipedia. Bahkan, mereka juga punya situs serupa dengan platform tersebut.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

Facebook Hapus Postingan Pengamat Politik Terkait FPI

Oleh

Fakta News
facebook
Ilustrasi.

Jakarta – Facebook, sebagai jejaring sosial dengan pengguna terbanyak di Indonesia berhak menghapus konten-konten yang melanggar standar komunitas yang telah ditetapkan dalam platformnya. Hal itu guna menjaga media sosial tetap aman dan nyaman bagi penggunanya meski beberapa ormas islam seperti FPI menyampaikan protes.

Baru-baru ini muncul petisi tandingan untuk tetap mendukung ormas Front Pembela Islam (FPI). Petisi yang diinisiasi oleh Imam Kamaludin tersebut diberi judul “Dukung FPI Terus Eksis”.

Kendati demikian, unggahan mengenai petisi tersebut ditarik oleh Facebook. Hal itu disampaikan Peneliti Politik Made Supriatma dalam sebuah postingan di Facebook.

“Postingan saya dihapus Facebook. Semalam saya menulis tentang dua petisi yang menolak perpajangan izin FPI dan yang menuntut perpanjang,” tulisnya Rabu (16/5) seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Menanggapi penurunan postingan tersebut, Facebook Indonesia mengungkapkan pada dasarnya pengguna dapat mengajukan appeal atau banding ke Facebook. Terutama jika dirasa konten tidak melanggar Community Standard.

“Nanti, apabila setelah appeal dan direview ulang kontennya. Dan tidak ada pelanggaran yang ditemukan. Kontennya akan dikembalikan,” jelas Juru Bicara Facebook Indonesia.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya