Connect with us

Microsoft, Perusahaan Termahal di Dunia yang Salip Apple

perusahaan termahal di dunia
Microsoft.(Foto: Istimewa)

Jakarta – Microsoft telah bukukan raihan yang memuaskan pekan ini. Mereka menjadi perusahaan yang bernilai US$ 851,8 miliar dan melampaui Apple untuk menjadi perusahaan termahal di dunia, seperti dilansir CNN (22/11).

Kenaikan market cap Microsoft dipicu oleh traksi lanjutan dengan cloud computing serta kemampuannya untuk menghindari kerugian dalam persaingan di sektor teknologi baru-baru ini.

Microsoft melewati Apple di pasar terbuka dengan nilai yang tipis. Microsoft memiliki kapitalisasi pasar USD815,8 miliar, sedangkan Apple dengan nilai sebesar USD815,5 miliar.

Padahal 4 bulan lalu, nilai Apple tembus USD 1 triliun, menjadi perusahaan pertama dengan market value setinggi itu. Namun melambatnya penjualan smartphone dan faktor lainnya membuat harga saham Apple kian tergerus.

Microsoft pernah menjadi perusahaan termahal dunia pada tahun 1999 dan 2002. Tapi sejak 2010, Apple menyalipnya seiring popularitas iPhone dan melambatnya permintaan komputer PC yang mempengaruhi Microsoft.

Sekarang situasinya berbeda. Di bawah CEO Satya Nadella, Microsoft selama bertahun-tahun ini fokus pada bisnis cloud computing. Di bidang tersebut, Microsoft bersaing dengan Amazon–dengan AWS–menjadi pemain besar. Penjualan layanan cloud computing-nya kini mencapai US$ 100 miliar.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

TEKNOLOGI

Ini Peraturan Standar Komunitas Facebook yang Harus Dipahami Pengguna

Oleh

Fakta News
facebook

Jakarta – Masyarakat seluruh dunia semakin melek teknologi. Jutaan orang di dalamnya semakin tak bisa lepas dari interaksinya, baik dengan sekitar maupun dengan dunia luar, lewat aplikasi semisal media sosial seperti Facebook.

Namun, platform tersebut tidak hanya sebagai sarana komunikasi, Facebook juga digunakan untuk menyebarkan kebencian dan misinformasi, memicu ketegangan, dan memicu kekerasan.

“Kami sangat prihatin terhadap penyalahgunaan di platform kami, dan ingin melakukan semua yang dapat kami lakukan untuk mengidentifikasi, menghapus, dan mencegah hal tersebut,” kata Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari, Senin, (18/2).

Dengan demikian, Facebook pun mengupayakan sejumlah langkah untuk menghilangkan hal-hal negatif itu dari situsnya. Salah satu caranya, dengan menerapkan Standar Komunitas. Dirangkum dari Tempo.com, berikut Standar Komunitas Facebook yang baru saja diluncurkan lebih detail.

1. Keamanan, Opini, Kesetaraan

Facebook mengklaim keamanan sebagai prioritas utama mereka. Karena dengan merasa aman, pengguna baru bisa membangun hubungan bermakna dan mengekspresikan diri secara utuh di sebuah platform. Meskipun begitu, perusahaan teknologi yang didirikan oleh Zuckerberg itu mengaku akan memastikan kebebasan berekspresi tak disalahgunakan.

Ruben berkata, “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kebebasan berekspresi tidak disalahgunakan, dan tidak digunakan untuk merugikan orang lain.”tutur Ruben.

Prinsip ketiga, kesetaraan, merujuk pada penegakan kebijakan yang adil dan setara, yang Facebook upayakan untuk diimplementasikan secara konsisten kepada 2,2 miliar orang di komunitas global. Dengan komunitas besar dan beragam, bukan hal yang mudah bagi Facebook, karena kebijakannya harus cukup luas agar dapat diaplikasikan ke semua orang, di manapun berada.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Waspada! Twitter Simpan Obrolan Pengguna Meski Telah Dihapus

Oleh

Fakta News
pengguna
Ilustrasi. (Foto: Getty Images)

Jakarta –  Media sosial Twitter ternyata tidak seaman yang diperkirakan. Twitter diketahui masih mempertahankan dan menyimpan chat, bahkan jika chat itu sudah dihapus pengguna.

Hal tersebut berhasil diketahui oleh Karan Saini, seorang peneliti keamanan. Ia berhasil mengumpulkan data Direct Messages dalam sebuah dokumen arsip akun yang sudah tidak aktif lagi di Twitter melalui internet. Dirinya mengklaim mendapatkan pesan yang sudah bertahun-tahun dihapus.

Saini mengatakan, platform tersebut menyimpan pesan yang telah dihapus penggunanya, baik yang dikirim ke akun lain maupun yang diterima. Dirinya khawatir bahwa Twitter memang menyimpan data tersebut sejak lama.

Dalam laman kebijakan privasinya, Twitter menjelaskan pengguna yang ingin berhenti menggunakan platformnya dapat menonaktifkan dan menghapus akunnya. Setelah 30 hari, akun tersebut akan hilang bersama datanya.

Namun dari hasil temuan Saini, pengguna dapat mengakses pesan yang telah dihapus hanya dengan mengunduh data yang memang otomatis diarsipkan dalam akun. Hal tersebut dianggap bertentangan dengan kebijakan privasinya sendiri, karena Twitter menyimpan data tersebut.

Pada awalnya, ketika pengguna menghapus DM dari inbox pribadi mereka maka pesan itu juga dihapus dari inbox penerima. Namun, Twitter mengubah aturan tersebut.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Tiru iPhone X, Tombol ‘Back’ di Android P Bakal Dihilangkan

Oleh

Fakta News
android
Ilustrasi.

Jakarta – Navigasi di handphone sedang mengalami perubahan. Alih-alih menggunakan tombol, sekarang navigasi mengarah pada penggunaan gestur atau gerakan jari di layar. iPhone X mengawali hal itu, dan Android P juga mengadaptasi sistem navigasi gestur.

Hal ini diketahui dari serangkaian uji coba yang dilakukan disalah satu situs tekno yang kerap mereview ponsel.

Dilaporkan Android Police, berdasarkan pengujian tersebut, fungsi tombol back diganti dengan menggeser kapsul navigasi ke kiri, serupa dengan menggeser kapsul navigasi ke kanan untuk menampilkan recent apps.

Langkah Android Pie ini sepertinya juga akan diikuti oleh Google yang tampaknya tertarik dengan ikon kapsul yang secara keseluruhan dan menghilangkan tombol back di versi Android selanjutnya, yakni Android Q. Hal ini dilaporkan oleh XDA Developers yang mencoba kode Android Q awal. Dari laporannya, tombol back telah tiada.

XDA menjelaskan bahwa tombol home nantinya akan berfungsi sebagai tombol back dan tombol recent apps. Pengguna nantinya hanya tinggal menggeser ikon kapsul ke kiri untuk kembali. Hal ini membuat pengoperasian Android akan jadi lebih mudah.

Jika fitur ini benar-benar masuk ke Android Q nantinya, ini adalah perubahan terbesar yang diusung Android, di mana penggunakan tombol navigasi masih sangat luas digunakan oleh sebagian besar pengguna Android.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya