Connect with us

Dengan Satelit, KOMINFO mempercepat penetrasi Internet ke seluruh pelosok Indonesia

Jakarta – Internet yang cepat dan merata sangat penting untuk kemajuan bangsa. Karena saat ini Internet dibutuhkan di hampir semua lini kehidupan. Tidak hanya di bidang ekonomi saja, namun juga dibidang politik, pendidikan, sosial, hukum dan sebagainya. Pentingnya Internet ini tentunya sangat disadari oleh pemerintah maupun swasta.

Pemerintah dalam hal ini Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) – Kominfo, telah mempunyai beberapa program pembangunan Satelit sebagai backbone penyediaan Internet untuk daerah khususnya daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar)

Teknologi Satelit dipilih karena dengan Satelit lebih mudah menjangkau seluruh pelosok Indonesia, yang terdiri dari kepulauan. Beberapa pilihan teknologi lainnya seperti Fiber Optic dan Radio juga bisa digunakan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah, namun tetap saja Satelit lebih flexible, mudah dan cepat dalam hal penggelaran Internet di daerah terpencil.

Saat ini Kominfo sedang membangun Satelit Republik Indonesia (SATRIA) 1 dengan kapasitas 150 Gbps, Satelit buatan Thales Alenia Space dari Prancis yang akan diluncurkan, sesuai rencana, pada Juni tahun 2023 dan beroperasi komersial pada kuartal keempat tahun yang sama. Proyek SATRIA 1 dikerjakan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan konsorsium PSN yang terdiri dari PT Pintar Nusantara Sejahtera, PT Pasifik Satelit Nusantara, PT Dian Semesta Sentosa, dan PT Nusatara Satelit Sejahtera sebagai pemenang tender pada April 2019.

Setelah SATRIA 1, Kominfo melanjutkan dengan proyek Hot Backup Satellite (HBS) yang mulai dibangun pada kuartal I 2022 dan akan diluncurkan pada Maret 2023, atau beberapa bulan lebih cepat dibandingkan satelit SATRIA-1. Jika sudah sampai di orbit dengan tepat, di harapkan pada kuartal IV tahun 2023 sudah dapat beroperasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Satelit HBS buatan Boeing Amerika dengan kapasitas 150 Gbps dimana 80 Gbps akan dipergunakan oleh Bakti dan sisanya untuk melayani pasar Satelit Asean. Kontrak pengadaan HBS antara Kementerian Kominfo dengan Kemitraan Nusantara Jaya, yang terdiri dari PT Satelit Nusantara 5, PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera, PT DSST MAS Gemilang, PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera, PT Pasifik Satelit Nusantara.

Adapun rencana proyek satelit Kominfo berikutnya adalah SATRIA 2 yang direncanakan berkapasitas 300 Gbps yang terdiri dari 2 satelit yaitu SATRIA 1A dan SATRIA 1B masing-masing 150 Gbps. Proyek SATRIA 2 saat ini sedang proses persiapan desain dan tender. Beberapa negara seperti Inggris dan Prancis tertarik untuk berpartisipasi dalam proyek SATRIA 2.

Jika dilihat dari rencana Kominfo untuk pengadaan satelit baik yang sedang dalam proses pembangunan, SATRIA-1 dan HBS ataupun sedang dalam perencanaan, SATRIA 2, semuanya itu untuk memenuhi kebutuhan bandwidth Satelit Indonesia yang diperkirakan akan mencapai 1 T Gbps (1000 Gbps). Semoga inisisasi ini sukses dan berhasil sehingga Internet yang handal dan terjangkau dapat dinikmati masyarakat Indonesia dimanapun berada.

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Momen Presiden Jokowi Jalan Santai di Lokasi CFD bersama Jan Ethes

Oleh

Fakta News
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo menghabiskan waktu bersama cucunya, Jan Ethes Srinarendra, dengan berjalan santai di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Kota Surakarta. Foto: BPMI Setpres/Lukas

Jakarta – Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo menghabiskan waktu bersama cucunya, Jan Ethes Srinarendra, dengan berjalan santai di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Kota Surakarta, Minggu, 7 Agustus 2022. Jalan tersebut diketahui merupakan lokasi hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di Kota Surakarta.

Sekitar pukul 07.30 WIB, Presiden Jokowi dan keluarga mulai berjalan kaki di area CFD. Suasana di area tersebut tampak ramai oleh masyarakat yang menghabiskan waktu akhir pekannya dengan berolahraga atau sekadar jalan santai.

Di sepanjang jalan, tak sedikit masyarakat yang menyapa Presiden dan Jan Ethes. Hal yang menarik, Jan Ethes tampak membeli balon yang kemudian turut dibagikan kepada sejumlah pengunjung yang membawa anak kecil.

“Terima kasih Mas Ethes,” ujar seorang warga yang diberikan balon.

Tak hanya itu, sejumlah masyarakat juga meminta untuk berfoto bersama dengan Presiden Jokowi, Ibu Iriana, maupun dengan Jan Ethes. “Pak Jokowi, boleh foto?” ujar masyarakat yang kemudian dijawab dengan lambaian tangan memanggil oleh Presiden.

Setelah berjalan sejauh kurang lebih 2 kilometer, Presiden dan keluarga meninggalkan lokasi CFD sekitar pukul 08.25 WIB.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

Baca Selengkapnya

BERITA

Ketika Ganjar Semangati Mahasiswa Baru UGM

Oleh

Fakta News

Yogyakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan semangat kepada peserta Pelatihan Pembelajaran Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) Universitas Gajah Mada (UGM), Sabtu (6/8/2022). Ia berharap kelak mahasiswa baru yang hadir di Lapangan Pancasila UGM itu, menjadi agen perubahan dan pembangunan yang membanggakan negara maupun keluarga.

Di depan puluhan ribu mahasiswa baru itu, Ganjar tampil sangat kasual. Ia datang bersepeda dan mengenakan polo ASEAN Para Games 2022 lengkap dengan ransel di punggungnya. Ganjar sengaja tampil seperti itu karena ia ingin menularkan semangat atlet Para Games Indonesia, yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa.

“Maaf Ibu Rektor, saya tidak mengenakan baju putih. Tapi saya pakai ini karena saya bangga nanti akan ada penutupan ASEAN Para Games 2022, Insyaallah Indonesia juara umum. Membanggakan sekali,” kata Ganjar membuka dialog, dalam upacara penutupan PPSMB UGM 2022.

Ganjar kemudian memanggil seorang penyandang disabilitas netra kreatif, yang diterima menjadi mahasiswa baru UGM tahun ini. Ia mengetahui ada mahasiswa disabilitas netra yang diterima di Fakultas Ilmu Budaya. Selain itu Ganjar juga ingin seorang mahasiswa dengan latar belakang yatim piatu untuk ikut ke depan. Ganjar ingin kedua mahasiswa itu maju ke depan menemaninya.

“Saya dengar ada mahasiswa tunanetra yang membuat film dan diterima di UGM, katanya di Fakultas Ilmu Budaya. Kalau ada di sini, boleh dong maju ke depan. Satu lagi ada yang, maaf, yatim piatu di sini. Kalau ada ikut maju juga,” ujarnya.

Seorang mahasiswi dari barisan belakang kemudian berdiri dan berjalan ke depan dibantu oleh mahasiswa lain sebelum dijemput oleh seorang dosen. Mahasiswi tersebut diketahui bernama Aulia Rachmi Kurnia. Setelah berkenalan, Aulia menceritakan karya film yang pernah dibuatnya.

“Saya Aulia Rachmi dari jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dulu ikut pelatihan kelas film, filmnya dikerjakan satu tim dengan judul ‘Seutas Asa’. Menceritakan tentang difabel netra perempuan yang berpacaran dengan orang nondifabel. Filmnya bisa ditonton di Youtube,” ujar Aulia.

Sementara satu mahasiswa lain yang maju adalah Yohanda. Mahasiswi Sekolah Vokasi asal Imogiri, Bantul itu, menceritakan pesan dari kedua orang tuanya semasa masih hidup.

“Waktu kecil dulu orang tua berpesan untuk kuliah, nggak peduli apa pun penting kuliah. Saya ingin jadi orang sukses dan ibadahnya tambah rajin. Selalu kirim doa dan yasin kepada orang tua,” ujarnya.

Setelah berdialog dengan dua mahasiswi spesial tersebut, Ganjar kemudian memberikan hadiah. Aulia diberikan satu unit laptop untuk menunjang perkuliahan dan lebih serius dalam menggarap film. Sementara, Yohanda mendapat sepeda yang baru dipakai Ganjar menuju lokasi.

Ia juga memberikan pesan kepada seluruh mahasiswa yang hadir, untuk belajar dengan rajin agar cita-citanya tercapai. Lebih penting lagi mereka dapat membanggakan negara dan keluarga.

“Teman-teman yang kuliah di UGM mudah-mudahan belajarnya rajin, dan selalu minta restu orang tua, selalu hormat sama dosen-dosennya. Sehingga, intelektualnya bisa dia dapat, kecerdasan emosionalnya terasah, dan mudah-mudahan ia bisa belajar keragaman yang ada di Yogya ini, dan saya merasakan itu,” tandasnya.

Baca Selengkapnya

BERITA

Jurnalis Terkesan dengan Media Center ASEAN Paragames 2022

Oleh

Fakta News
Foto: MEDIA CENTER APG 2022

Solo – Jurnalis Malaysia Vikneswaran Raman terkesima dengan Media Center Kominfo ASEAN Paragames 2022 yang berada di Hotel Swiss-Belinn Saripetojo, Solo. Menurutnya, fasilitas yang tersedia di media center sangat memuaskan dan cukup membantu pekerjaannya.

Ditemui jelang upacara penutupan ASEAN Paragames 2022 di Stadion Manahan, Sabtu 6 Agustus, Vikneswaran mengaku sudah tiba di Solo sejak 28 Juli lalu. Vikneswaran merupakan jurnalis media Malaysia, Bernama.com, yang ditugaskan untuk meliput pesta olahraga atlet penyandang disabilitas terbesar se-Asia Tenggara ini.

“Saya tiba sejak 28 Juli dan sudah seminggu lebih di sini. Pengalaman yang saya dapat selama liputan di sini sangat baik. Saya dapat banyak berita olahraga dari banyak atlet dan berkunjung ke venue-venue juga,” kata Vikneswaran di tribun Stadion Manahan, dikutip dari situs resmi apg2022.com, Minggu (07/08/2022).

Untuk menunjang tugasnya meliput, Vikneswaran juga sempat beberapa kali mendatangi Media Center ASEAN Paragames 2022. Selain di Media Center, Vikneswaran sering kali juga harus berkeliling ke arena-arena laga demi mendapatkan berita.

“Saya berkunjung beberapa kali ke media center di Swiss-Belinn Hotel dan sangat puas. Tempatnya besar dan fasilitas di sana sangat baik bagi wartawan atau jurnalis. Saya sangat puas dan cukup membantu dalam bekerja,” ujar Vikneswaran.

Vikneswaran Raman, Jurnalis Bernama.com. Foto: MEDIA CENTER APG 2022

Fasilitas Media Center ASEAN Paragames 2022 yang disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) memang terbilang mumpuni untuk mendukung kerja cepat para jurnalis.

Di antaranya 50 unit komputer yang berada di ruang kerja bersama dengan kecepatan internet hingga 1 GBPS. Ruang pijat relaksasi yang melibatkan pemijat tunanetra, 200 porsi coffee break serta makan siang dan malam.

“Dari segi fasilitas, saya sebagai wartawan melihat sangat lengkap sekali, terbantu juga kami,” kata Niko, Jurnalis Radar Solo saat menghadiri konferensi pers Media Center Kominfo ASEAN Paragames 2022, Sabtu (6/8/2022).

Dengan berbagai fasilitas yang tersedia, kata Nico, seluruh kebutuhan untuk teman-teman media pun bisa terpenuhi. Mulai dari komputer, kecepatan internet, makanan hingga ruang pijat relaksasi.

Bahkan fasilitas ruang pijat di media center merupakan hal yang unik. Nico mengaku tidak pernah menemui fasilitas tersebut di media center yang lain.

“Ruang pijat itu di beberapa event nasional dan internasional tidak terpikirkan. Tapi di media center ini disediakan,” terang dia.

Ia pun berharap agar Kominfo bisa terus memberikan fasilitas media center seperti di ASEAN Paragames Solo 2022, pada ajang olahraga nasional dan internasional berikutnya.

Foto: MEDIA CENTER APG 2022

Sebelumnya, Dirjen IKP Kominfo, Usman Kansong, mengatakan Kominfo mendorong kesetaraan terhadap penyandang disabilitas dengan membuat ekosistem Komunikasi Publik di ASEAN Paragames XI Solo 2022, melalui penyediaan fasilitas media center yang ramah penyandang disabilitas.

“Jargon dari acara ataupun kegiatan ASEAN Paragames XI 2022 itu adalah Striving for Equality ya jadi kira-kira berjuang untuk kesetaraan. Karena itu Kementerian Kominfo, khususnya di Direktorat Jenderal (Ditjen) IKP, kemudian merasa penting untuk membuat satu ekosistem komunikasi publik yang bertujuan mengabarkan upaya mencapai kesetaraan itu,” ujarnya.

Menurut Dirjen Usman, ekosistem komunikasi publik tersebut antara lain berupa media center yang ramah penyandang disabilitas di kawasan Hotel Swiss-Belinn Saripetojo Solo. Apalagi lokasi media center mudah diakses dan tak jauh dari Stadion Manahan yang menjadi lokasi banyak pertandingan cabang olahraga.

Sehingga media center diharapkan bisa menjadi lokasi pusat peliputan bagi para jurnalis media cetak dan elektronik dari berbagai daerah maupun luar negeri yang melakukan peliputan ASEAN Paragames Solo 2022.

Baca Selengkapnya