Connect with us

5 Aplikasi Desain Rumah Terbaik dengan Fitur Lengkap

desain rumah
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

Jakarta – Sebenarnya ada banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk desain rumah. Buat kamu yang suka desain interior atau justru bekerja di bidang itu pasti udah akrab dengan sejumlah aplikasi tersebut. Sayangnya, beberapa aplikasi tampak rumit digunakan terutama bagi pemula.

Namun, ternyata ada banyak kok aplikasi desain rumah yang bisa digunakan di komputer maupun smartphone. Tidak perlu background design interior apalagi IT, aplikasi ini bisa digunakan dengan mudah oleh siapa pun.

Mau membuat desain kamar hingga pilihan warna dan bentuk furnitur di dalamnya? Atau mau membuat desain rumah minimalis yang modern dan nyaman dihuni? Tentu bisa! Tidak perlu panjang-panjang lagi, berikut daftar aplikasinya yang kami rekomendasikan.

1. Planner 5D

Planner 5D merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk mendesain rumah dalam bentuk dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D). Dengan menggunakan Planner 5D, kamu bisa merancang, memodifikasi, mempelajari serta mengelola proyek desain rumah impian kamu sendiri.

Cara penggunaan aplikasi ini pun terbilang mudah. Kamu bisa merancang sendiri desain yang diinginkan, atau bisa menggunakan template desain yang sudah disediakan. Jika butuh ide atau contoh desain, aplikasi ini juga menyediakannya. Ada berbagai contoh desain yang tersedia, mulai dari kamar keluarga, kamar tidur, dapur hingga teras dan pekarangan rumah.

Baca juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

TEKNOLOGI

Ini Peraturan Standar Komunitas Facebook yang Harus Dipahami Pengguna

Oleh

Fakta News
facebook

Jakarta – Masyarakat seluruh dunia semakin melek teknologi. Jutaan orang di dalamnya semakin tak bisa lepas dari interaksinya, baik dengan sekitar maupun dengan dunia luar, lewat aplikasi semisal media sosial seperti Facebook.

Namun, platform tersebut tidak hanya sebagai sarana komunikasi, Facebook juga digunakan untuk menyebarkan kebencian dan misinformasi, memicu ketegangan, dan memicu kekerasan.

“Kami sangat prihatin terhadap penyalahgunaan di platform kami, dan ingin melakukan semua yang dapat kami lakukan untuk mengidentifikasi, menghapus, dan mencegah hal tersebut,” kata Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari, Senin, (18/2).

Dengan demikian, Facebook pun mengupayakan sejumlah langkah untuk menghilangkan hal-hal negatif itu dari situsnya. Salah satu caranya, dengan menerapkan Standar Komunitas. Dirangkum dari Tempo.com, berikut Standar Komunitas Facebook yang baru saja diluncurkan lebih detail.

1. Keamanan, Opini, Kesetaraan

Facebook mengklaim keamanan sebagai prioritas utama mereka. Karena dengan merasa aman, pengguna baru bisa membangun hubungan bermakna dan mengekspresikan diri secara utuh di sebuah platform. Meskipun begitu, perusahaan teknologi yang didirikan oleh Zuckerberg itu mengaku akan memastikan kebebasan berekspresi tak disalahgunakan.

Ruben berkata, “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kebebasan berekspresi tidak disalahgunakan, dan tidak digunakan untuk merugikan orang lain.”tutur Ruben.

Prinsip ketiga, kesetaraan, merujuk pada penegakan kebijakan yang adil dan setara, yang Facebook upayakan untuk diimplementasikan secara konsisten kepada 2,2 miliar orang di komunitas global. Dengan komunitas besar dan beragam, bukan hal yang mudah bagi Facebook, karena kebijakannya harus cukup luas agar dapat diaplikasikan ke semua orang, di manapun berada.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Waspada! Twitter Simpan Obrolan Pengguna Meski Telah Dihapus

Oleh

Fakta News
pengguna
Ilustrasi. (Foto: Getty Images)

Jakarta –  Media sosial Twitter ternyata tidak seaman yang diperkirakan. Twitter diketahui masih mempertahankan dan menyimpan chat, bahkan jika chat itu sudah dihapus pengguna.

Hal tersebut berhasil diketahui oleh Karan Saini, seorang peneliti keamanan. Ia berhasil mengumpulkan data Direct Messages dalam sebuah dokumen arsip akun yang sudah tidak aktif lagi di Twitter melalui internet. Dirinya mengklaim mendapatkan pesan yang sudah bertahun-tahun dihapus.

Saini mengatakan, platform tersebut menyimpan pesan yang telah dihapus penggunanya, baik yang dikirim ke akun lain maupun yang diterima. Dirinya khawatir bahwa Twitter memang menyimpan data tersebut sejak lama.

Dalam laman kebijakan privasinya, Twitter menjelaskan pengguna yang ingin berhenti menggunakan platformnya dapat menonaktifkan dan menghapus akunnya. Setelah 30 hari, akun tersebut akan hilang bersama datanya.

Namun dari hasil temuan Saini, pengguna dapat mengakses pesan yang telah dihapus hanya dengan mengunduh data yang memang otomatis diarsipkan dalam akun. Hal tersebut dianggap bertentangan dengan kebijakan privasinya sendiri, karena Twitter menyimpan data tersebut.

Pada awalnya, ketika pengguna menghapus DM dari inbox pribadi mereka maka pesan itu juga dihapus dari inbox penerima. Namun, Twitter mengubah aturan tersebut.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI

Tiru iPhone X, Tombol ‘Back’ di Android P Bakal Dihilangkan

Oleh

Fakta News
android
Ilustrasi.

Jakarta – Navigasi di handphone sedang mengalami perubahan. Alih-alih menggunakan tombol, sekarang navigasi mengarah pada penggunaan gestur atau gerakan jari di layar. iPhone X mengawali hal itu, dan Android P juga mengadaptasi sistem navigasi gestur.

Hal ini diketahui dari serangkaian uji coba yang dilakukan disalah satu situs tekno yang kerap mereview ponsel.

Dilaporkan Android Police, berdasarkan pengujian tersebut, fungsi tombol back diganti dengan menggeser kapsul navigasi ke kiri, serupa dengan menggeser kapsul navigasi ke kanan untuk menampilkan recent apps.

Langkah Android Pie ini sepertinya juga akan diikuti oleh Google yang tampaknya tertarik dengan ikon kapsul yang secara keseluruhan dan menghilangkan tombol back di versi Android selanjutnya, yakni Android Q. Hal ini dilaporkan oleh XDA Developers yang mencoba kode Android Q awal. Dari laporannya, tombol back telah tiada.

XDA menjelaskan bahwa tombol home nantinya akan berfungsi sebagai tombol back dan tombol recent apps. Pengguna nantinya hanya tinggal menggeser ikon kapsul ke kiri untuk kembali. Hal ini membuat pengoperasian Android akan jadi lebih mudah.

Jika fitur ini benar-benar masuk ke Android Q nantinya, ini adalah perubahan terbesar yang diusung Android, di mana penggunakan tombol navigasi masih sangat luas digunakan oleh sebagian besar pengguna Android.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya