Connect with us
Surya Sahetapy

Pemuda Disabilitas Pendengaran yang Diminta Jokowi Jadi Staf Khusus Presiden

Surya Sahetapy disabilitas yang diminta jadi staf khusus presiden
Surya SahetapyInstagram Pribadi

Putra Ray Sahetapy dan penyanyi Dewi Yull yang bernama Surya Sahetapy beberapa waktu lalu jadi perbincangan. Presiden Joko Widodo mengatakan sudah menunjuk Surya menjadi staf khusus di kepresidenan.

Namun Surya kadung diterima sekolah di Amerika Serikat. Ia kini harus menempuh pendidikan dulu di Negeri Paman Sam itu. Setidaknya, butuh waktu sekitar empat tahun untuk menyelesaikan pendidikan S2 dan S3-nya.

“Saya sebenarnya mau minta satu staf khusus disabilitas, sudah kita seleksi, sudah dapat, namanya Surya. Tapi baru akan kita suruh masuk, anaknya sudah diterima sekolah di Amerika (Serikat),” kata Jokowi, Minggu (4/11) lalu.

Kendati demikian, Jokowi mempersilakan Surya untuk menyelesaikan studinya dahulu. Orang nomor satu di Indonesia itu meyakini, kapanpun negara membutuhkan sosok pemuda seperti dirinya. Yang mempunyai semangat untuk maju dan menginspirasi pemuda lainnya.

Ya, seperti diketahui, Surya menyandang disabilitas pendengaran. Dia adalah pemuda yang mengajari Jokowi ketika berbicara dalam bahasa isyarat pada pembukaan Asian Para Games 2018.

Sang ayah, Ray Sahetapy, jelas bangga pada anaknya itu. Ia selalu mengatakan kepada media bahwa sang anak memiliki kemampuan yang sama dengan manusia yang lain.

Termasuk ajakan untuk masuk dalam staf kepresidenan RI pun makin membuat Ray berbangga hati. “Semua ciptaaan Allah, kita harus bangga,” katanya.

Meski disabilitas pendengaran, Surya tak menjadikan hal tersebut sebagai kekurangan. Terbukti dengan semangatnya ia bisa menorehkan banyak prestasi.

Bahkan Ray juga menantang anaknya untuk menjadi orang nomor satu di Negeri ini. “Aku bilang sama dia berani enggak kamu jadi Presiden? Masa orang tuli enggak bisa jadi Presiden, yang pasti kalau kalian jadi Presiden, enggak ada korupsi,” ujar aktor 61 tahun tersebut.

“Saya bilang, ‘Sur, kamu sekolah dulu saja di Amerika, nanti setelah pulang langsung masuk ke staf khusus Presiden’.

Menurut bintang film The Raid itu, penyandang disabilitas memiliki kesempatan sama seperti yang lain menjadi pemimpin pemerintahan.

“Kalau perlu dia jadi Bupati kan ada wakilnya dia bisa ngomong enggak usah takut, daripada Bupatinya korup mending kita pakai orang tuli jelas enggak korup,” ujarnya lagi.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Ini 5 Cara Ampuh untuk Deteksi Kebohongan

Oleh

Fakta News
kebohongan

Jakarta – Di dunia ini, siapa sih yang suka dibohongi? Hampir semua orang akan marah, kesal, atau bahkan sedih ketika orang lain tidak berkata jujur padanya. Lalu, bagaimana cara untuk deteksi kebohongan?

Diketahui, banyak orang yang menanggap tidak semua kebohongan itu berarti jahat. Di negeri barat dikenal adanya istilah white lies. Kalau di Indonesia berarti berbohong demi kebaikan. Tetapi tetap saja yang namanya bohong itu berarti tidak bicara sesuai fakta.

Kebohongan bisa menimbulkan kerugian, terutama ketika sebuah fakta berusaha diungkap, tapi orang yang bersangkutan tidak mau terbuka. Untuk kepentingan penyelidikan biasanya detektif, penegak hukum, atau penyidik, biasanya menggunakan alat pendeteksi kebohongan yang dinamakan poligraf.

Namun, jika untuk perkara yang ringan rasanya terlalu berlebihan jika menggunakan poligraf, dilansir Psychology Today berikut beberapa langkah sederhana yang perlu dilakukan untuk menangkap kebohongan.

1. Mulai dengan pertanyaan mendasar

Dengan mengajukan pertanyaan mendasar pada seseorang, Anda dapat mengamati kebohongan melalui tanggapan lawan bicara.

Tanyakan kepada lawan bicara tentang cuaca, rencana mereka di akhir pekan, atau apa pun yang menimbulkan respons.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

MUI Imbau Semua Pihak Harus Terima Putusan MK

Oleh

Fakta News
MUI

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau semua pihak untuk menerima apa pun keputusan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) Pilpres yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi).

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan putusan MK bersifat final dan mengikat sehingga harus dimaknai sebagai putusan yang terbaik untuk mengakhiri segala sengketa yang berkaitan dengan Pemilu.

“MUI mengimbau kepada semua pihak untuk bisa menerima keputusan majelis hakim dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, karena putusan Mahkamah Konstitusi bersifat final dan mengikat,” kata Zainut di Jakarta, Rabu (26/6) dikutip Antara.

Zainut mengatakan, putusan MK harus dimaknai sebagai putusan yang terbaik untuk mengakhiri segala sengketa yang berkaitan dengan Pemilihan Umum, sebagaimana kaidah fikih “hukmul hakim ilzamun wa yarfa”ul khilaf”. Maksud dari kaidah itu adalah putusan hakim adalah mengikat dan menghilangkan perbedaan.

MUI, kata dia, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas. Dan tidak melakukan aksi kekerasan dan tindak pelanggaran hukum lainnya.

“Tetap mengedepankan sikap santun, damai dan akhlakul karimah dalam menyampaikan tuntutan aspirasinya,” kata dia.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya

BERITA

Kelabuhi Pengadilan, Rahmadsyah, Saksi Prabowo di MK, Akhirnya Masuk Rutan

Oleh

Fakta News
rahmadsyah sitompul, sidang mk, saksi prabowo
Rahmadsyah Sitompul, saksi Prabowo di sidang MK akhirnya dijebloskan ke rutan.(istimewa)

Jakarta – Masih ingat dengan Rahmadsyah Sitompul? Saksi Prabowo Subianto di sidang Mahkamah Konstitusi akhirnya dijebloskan ke rumah tahanan atau rutan.

Pangkal masalahnya, Rahmadsyah yang didakwa melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik itu mangkir dari persidangan pada 21 Mei dan 18 Juni 2019. Menurut Pengadilan Negeri Kisaran, Sumatera Utara, terdakwa tidak hadir dengan alasan tidak jelas.

Peningkatan status tahanan kota menjadi tahanan rumah negara dibacakan seusai sidang dengan agenda mendengar keterangan saksi di ruang Cakra Utama Pengadilan Negeri (PN) Kisaran, Sumut, Selasa (25/6/2019).

“Iya benar, sudah dilakukan penahanan. Statusnya sebagai tahanan kota dijadikan tahanan rumah negara. Dia ditahan di Rutan Labuhanruku,” kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) Sumanggar Siagian saat dimintai konfirmasi, Rabu (26/6/2019).

Majelis hakim menilai, perubahan status tersebut juga dilakukan untuk memperlancar jalannya persidangan. “Demi kelancaran persidangan, majelis hakim memutuskan untuk menahan yang bersangkutan,” tandas Sumanggar.

Baca Juga:

Baca Selengkapnya