Dwi Handoko Pawiro Menyulap Pantai Serang Jadi Ladang Penghasilan Warga

  • Fakta.News - 12 Nov 2018 | 18:15 WIB
Menyulap Pantai Serang Jadi Ladang Penghasilan Warga
Dwi Handoko Pawiro

Dwi Handoko Pawiro adalah Kepala Desa (Kades) Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Meski menjadi kader partai ternama, ia menolak maju ke panggung politik. Dirinya pun lebih memilih membangun kampung kelahirannya.

Handoko, sapaannya, menjabat sebagai kades di sejak 2014. Namanya mencuat dikenal ketika dalam waktu singkat dirinya telah menelurkan banyak inovasi.

Sebut saja seperti kerja samanya dengan Perhutani untuk mengelola lokasi wisata Pantai Serang. Kini, di sana menjadi tempat konservasi tukik dan mengembangkan peternakan kambing dari anggaran dana desa.

Memang dalam benaknya, bagaimana caranya bisa memperbaiki potensi luar biasa dari destinasi wisata yang ada di desanya. Pantai Serang bagi warga pun sudah menjadi bagian dari hidup.

Baca Juga:

Tapi itu sekarang. Sebelumnya Pantai Serang tak dimaksimalkan seperti saat ini. Bahkan cenderung disia-siakan.

“Saya niatkan hati untuk mengabdi pada tanah kelahiran saya. Hidup ini hanya sekali. Minimal kita harus bermanfaat untuk tanah kelahiran kita,” katanya, seperti dilansir dari Detik.

Dari niat itu, Dwi Handoko Pawiro melahirkan gagasan. Ia melihat 80 persen warganya menggantungkan hidup dari berladang di sawah tadah hujan. Artinya, jika musim kering datang, warga jadi puasa.

Di masa itu, warga pun banyak yang menjadikan gaplek atau ketela yang dikeringkan menjadi bahan pangan utama. Beberapa lainnya memilih pergi sementara menjadi TKI.

Ia menangkap warga yang menjadi nelayan hanya sedikit. Padahal desanya itu dekat dengan pantai.

“Hanya 70 KK dari sebanyak 1.500 KK yang ada. Selebihnya ya nggarap ladang. Kami punya lahan ladang seluas 772 hektare,” paparnya.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar