Arab Saudi Kerajaan Arab Saudi Langgar Konvensi Wina 1961 dalam Kasus Eksekusi WNI

  • Fakta.News - 31 Okt 2018 | 20:00 WIB
Kerajaan Arab Saudi Langgar Konvensi Wina 1961 dalam Kasus Eksekusi WNI
Bendera Arab Saudi(Foto: Istimewa)

Jakarta – Kerajaan Arab Saudi dinilai telah melanggar Konvensi Wina 1961 lantaran mengeksekusi pekerja migran perempuan Tuty Tursilawati tanpa memberitahu pemerintah Indonesia. Hal ini pun mendapat protes keras dari Indonesia yang selama ini sebenarnya sangat menghormati  Kerajaan Arab Saudi.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi IX DPR Ermalena. Ia menilai Konvensi Wina 1961 harusnya dipatuhi sebagai bentuk penghormatan atas kesepakatan.

“Pemerintah Kerajaan Arab Saudi jelas melanggar kewajiban memberikan pemberitahuan dan akses konsuler,” kata Erma, seperti dilansir dari Antara, di Jakarta, Rabu (31/10).

Baca Juga:

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menambahkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi seharusnya memberikan informasi terkait eksekusi yang dilaksanakan terhadap Tuty Tursilawati.

Maka dari itu, Komisi IX DPR akan mempertanyakan dan meminta penjelasan mengenai permasalahan itu kepada Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Luar Negeri.

Komisi IX akan menanyakan apa saja upaya terakhir yang telah dilakukan pemerintah terhadap warga negara Indonesia yang kebetulan ada masalah di luar negeri.

“Kejadian ini membuat kita semua prihatin. Kami menyampaikan ucapan duka kepada keluarga Tuty yang sedalam-dalamnya,” katanya.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar