Connect with us

Simak 4 Tips Kerja Produktif Ala Elon Musk

kerja
Elon Musk.

Jakarta – Produktivitas adalah kunci keberhasilan di tempat kerja. Pemilik bisnis, manajer, dan eksekutif semua ingin mendapatkan hasil kerja nyata yang maksimal dari setiap karyawannya.

Namun di sisi lain, para karyawan terjebak dalam rutinitas kerja yang itu-itu saja — berangkat kerja pagi buta, tenggelam dalam setumpuk proyek dan rapat ini-itu, lalu pulang tengah malam. Hasilnya? Pekerjaan yang tadinya dicintai jadi terasa penat membosankan. Pada akhirnya, kurangnya produktivitas di tempat kerja menyebabkan kurangnya kebahagiaan Anda secara keseluruhan.

Nah, Miliarder asal Amerika Serikat Elon Musk ini rupanya mempunyai tips-tips khusus agar karyawan bisa produktif saat bekerja. Dikutip dari laman CNBC, Senin (30/4/2018), berikut tips mencapai produktivitas saat bekerja ala CEO Tesla, Elon Musk.

1. Hindari Rapat dengan Peserta Berlebihan

Elon mengungkapkan meeting atau rapat yang terlalu banyak orang dan berlebihan merupakan salah satu penyakit perusahaan. Ia justru menyarankan Anda untuk keluar dari ruangan rapat tersebut bagi siapa pun yang terlibat di dalamnya.

“Cobalah keluar dari meeting besar ini, kecuali jika Anda adalah orang yang berpengaruh pada semua peserta meeting tersebut,” katanya.

2. Hindari Rapat Terlalu Sering

Elon juga menambahkan bahwa rapat yang terjadwal atau terlalu sering tidak efektif untuk dilakukan. Oleh karena itu, hindarilah meeting yang terlalu sering.

Meeting dilakukan jika ada sesuatu yang penting lagi mendesak untuk dibicarakan. Meeting akan lebih baik dilakukan jika suatu masalah tertentu sudah berhasil diatasi,” ujarnya.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Beragam Manfaat Kulit Pisang yang Tak Disangka

Oleh

Fakta News

Jakarta – Setiap Anda mengonsumsi buah pisang, Anda pasti akan mengupas kulitnya dan membuangnya di tempat sampah. Tunggu dulu, jangan buru-buru membuang kulit pisang yang sudah dikupas karena ternyata terdapat berbagai manfaat yang sayang jika tidak digunakan.

Manfaat kulit pisang beragam, mulai dari untuk perawatan kulit sampai mengkilapkan barang-barang di rumah. Meskipun terlihat dan terdengar absurd, tetapi kulit pisang tidak berbahaya dan dapat dikonsumsi atau bahkan diolah menjadi teh.

Penasaran dengan manfaat kulit pisang? Berikut adalah beberapa manfaatnya yang mengejutkan.

  1. Menjaga kesehatan gigi dan gusi

Kulit pisang ditemukan mampu mengatasi bakteri A actinomycetemcomitans dan P gingivalis yang dapat memicu penyakit gigi dan gusi, berupa gingivitis dan peridontitis.

Berdasarkan studi, beberapa orang mulai mengoleskan kulit pisang pada gigi setiap harinya untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.

  1. Perawatan kulit

Kulit pisang kaya akan antioksidan dan antimikroba serta mengandung senyawa antiradang yang dapat memberikan berbagai manfaat untuk kulit. Memang belum ada penelitian yang memastikan manfaatnya bagi kulit. Namun mengoleskan kulit pisang pada tubuh diyakini dapat memutihkan dan melembapkan kulit, mengurangi keriput dan kantong mata, serta menghilangkan bekas jerawat.

  1. Sebagai pertolongan pertama

Kandungan antiradang, antimikroba, dan antioksidan pada kulit pisang membuatnya dipercaya mampu meringankan rasa gatal akibat tersengat matahari atau digigit serangga.

Selain itu, meletakkan kulit pisang pada daerah kulit yang tertusuk serpihan selama 15 menit diyakini dapat membantu untuk mengeluarkan serpihan tersebut.

Bahkan, manfaat yang dipercaya lainnya adalah untuk mengatasi sakit kepala dengan cara menaruh kulit pisang yang dibekukan di atas dahi dan belakang leher.

Namun, manfaat tersebut di atas belum terbukti secara ilmiah dan memerlukan penelitian lebih lanjut.

Baca Selengkapnya

BERITA

Kacamata Terapi Sembuhkan Mata Minus, Benarkah?

Oleh

Fakta News

Jakarta – Kacamata merupakan alat yang paling sering dipilih untuk membantu penglihatan atau gangguan mata lainnya. Namun baru-baru ini beredar informasi di media sosial mengenai manfaat dari penggunaan kacamata terapi, Ion Nano.

Kacamata tersebut dianggap dapat mengobati berbagai macam gangguan dan penyakit pada mata. Mulai dari mata minus, rabun, katarak, dan lainnya.

Namun ternyata setelah ditelusuri lebih lanjut, seperti dikutip dari situs kominfo.go.id, bahwa informasi mengenai manfaat dari kacamata Ion Nano tersebut merupakan keliru. Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup mengenai kemampuan dari kacamata tersebut dalam mengatasi berbagai penyakit atau gangguan pada mata.

Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) berusaha untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, serta merasa perlu memberikan konfirmasi yang akurat mengenai alat kesehatan mata.

PERDAMI juga memberikan pernyataan resmi agar masyarakat bisa lebih kritis dalam memilih alat bantu penglihatan, dan tetap memeriksakan serta mendapatkan pelayanan kesehatan mata sesuai standar medis yang ada.

Kacamata terapi tersebut, banyak dijual di pasaran sehingga masyarakat bisa dengan mudah mengaksesnya. Namun faktanya, mata yang minus tidak dapat disembuhkan.

Dikutip dari Medcom.id, Dokter Spesialis Mata, dr. Joshua Lumbantobing, SpM menjelaskan bahwa mata minus atau plus bisa dikatakan tidak seperti penyakit pada umumnya. Yang bisa diatasi dengan obat-obatan atau latihan tertentu dan kerap kali ditawarkan di berbagai iklan atau media. Hal yang bisa dilakukan prinsipnya adalah menggunakan kacamata yang sesuai sebagai alat bantu.

“Bicara tentang gangguan refraksi sebenarnya ini bukan penyakit yang ibaratnya ada istilah sembuh. Tapi lebih cocok dikatakan bahwa gangguan ini pengobatannya dikoreksi yang salah satunya dengan kacamata, baik itu plus ataupun minus,” ujarnya.

Selain menggunakan kacamata, Anda bisa menggunakan lensa kontak atau pembedahan khusus seperti LASIK atau tanam lensa. Tentunya untuk tindakan pembedahan ini, banyak bahan pertimbangan yang dapat dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Tak hanya itu, Anda yang sudah memiliki minus pada mata juga harus menggunakan kaca mata yang tepat secara konsisten, dan memeriksakan mata Anda setidaknya setahun sekali.

 

Yuch

Baca Selengkapnya

BERITA

Perhatikan, Ini Barang Hotel yang Boleh dan Tidak Boleh Dibawa Pulang

Oleh

Fakta News

Jakarta – Botol-botol sabun dan sampo berukuran kecil adalah salah satu buah tangan yang paling sering dibawa pulang saat menginap di hotel. Namun, tidak semua perlengkapan yang tersedia di kamar boleh Anda ambil.

Mengutip Readers Digest, ada enam benda yang dapat dimiliki pengunjung. Empat lainnya tidak boleh dibawa pulang saat menginap di hotel.

Sabun mandi

Semua kamar hotel menyediakan sabun mandi di kamar. General manager di Claridge House Chicago Ousman Conteh, botol mini berisi sabun dapat diambil dari kamar. “Seringkali hotel memberi harga yang bisa dinegoisasikan untuk barang seperti ini yang bermerek,” katanya.

Namun direktur pelaksana ObieHospitality Curt Asmussen mencatat bahwa tidak dianjurkan untuk mengambil barang-barang ini, meski tamu tidak akan didenda dengan cara apapun jika melakukannya.

Sampo atau kondisioner

Sama seperti sabun mini, di kamar mandi hotel juga tersedia kondisoner dan sampo yang bisa Anda ambil. Hotel kadang-kadang juga mencantumkan merek hotel mereka dalam barang-barang ini, kata Conteh. Jadi mengambil sampo mereka sekaligus sebagai promosi.

Apa pun yang “gratis”

Barang-barang gratis ini dapat mencakup hal-hal seperti tas dry-cleaning, kopi, krim, paket gula, dan barang-barang pemasaran tertentu, kata Asmussen.

Manajer umum hotel W di Austin, Texas, Joanna McCreary, menambahkan bahwa beberapa hotel bahkan memberikan hadiah gratis eksklusif bagi tamu seperti sampanye untuk kelas kamar tertentu.

Kertas dan pena

Umumnya barang ini tertera nama hotel dan berfungsi sebagai alat pemasaran. Jangan ragu untuk membawanya.

Seprai dan handuk

Ini masuk dalam daftar barang yang tidak boleh Anda ambil dari kamar hotel. Mengambil hal-hal penting seperti seprai mempersulit staf hotel untuk melakukan pekerjaan mereka.

Namun, menurut Telegraph, 68 persen orang dalam survei mengakui bahwa mereka mencuri seprai dan handuk dari kamar hotel. Namun hati-hati, sebuah laporan dalam Huffingtonpost menyebut sebagian hotel dapat melacak handuk curian berkat tanda elektronik.

Barang elektronik

Conteh mencatat bahwa dalam kebanyakan kasus, ada tagihan pada item yang tidak boleh dikeluarkan dari kamar, terutama alat elektronik yang berharga. Bila tablet atau barang elektronik hilang dari kamar, tamu dapat dikenakan tambahan biaya.

Jubah mandi

Banyak orang menyangka bahwa jubah mandi dapat mereka bawa pulang. Tapi menurut Conteh dan McCreary Anda tidak boleh mengambilnya. Di sisi lain sandal biasanya dapat Anda ambil.

Gantungan kayu, botol kaca, dan mug

Ada kemungkinan Anda akan membayar biaya tambahan saat mengambil barang-barang ini dari kamar hotel Anda.

Hotel menyimpan catatan tamu yang mengacaukan kamar hotel atau mencuri barang dan mungkin melarang orang-orang ini memesan kamar lagi.  Dan dalam skenario terburuk beberapa orang dapat ditangkap.

 

Yuch

Baca Selengkapnya