Connect with us

Dear Milenial: Ayo Melek Investasi, Nabung aja gak Cukup!

Gak Usah Bingung Lagi, Investasikan Duitmu ke Sini

Hari gini belum melek investasi? Padahal produk investasi mulai bertebaran dengan iming-iming imbal hasil menggiurkan. Modal investasi bahkan dimulai dari 100 perak, 500 perak, atau Rp100 ribu. Modal kecil bisa ngasih untung gede.

Berikut investasi kekinian yang bisa jadi pilihan milenial:

  1. Pendanaan P2P Lending

Daripada porsi 20% dari gaji bulanan cuma masuk ke rekening tabungan dengan bunga gak seberapa, alokasikan saja separuhnya atau 10% untuk memulai pendanaan di finteh peer to peer (p2p) lending.

Dengan modal Rp100 ribu, kamu sudah bisa terdaftar sebagai pemberi pinjaman (lender) dan mengantongi keuntungan hingga 2 digit per tahun.

Contohnya di Indodana. Fintech lending yang sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini memberi imbal hasil hingga 16% per tahun untuk lender. Risiko rugi dijamin kecil, aman, dan proses pendaftaran cepat hanya butuh waktu kurang dari 15 menit.

  1. Obligasi Negara

Punya duit Rp1 juta, sekarang bisa investasi di produk obligasi negara, Savings Bond Ritel atau SBR. Dikenal sebagai portofolio investasi yang rendah risiko, tapi banyak kelebihannya, seperti tidak ada risiko gagal bayar dan tingkat bunga.

Saat ini, pemerintah sedang menjual SBR seri 007. Tingkat kupon atau imbal hasil sebesar 7,50%. Ingat, masa penawaran hingga 25 Juli 2019 ya.

  1. Saham

Mau investasi yang lebih menantang? Jajal investasi saham. Membeli saham perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), dan melakukan transaksi, kamu sebagai investor bisa dapat fulus besar dari kenaikan harga saham dan dividen.

Cara investasi saham sekarang pun gampang banget, buka rekening cuma 1 jam aja. Tapi ingat, investasi saham punya risiko tinggi.

  1. Emas Online

Emas merupakan salah satu ladang investasi favorit banyak orang karena dianggap paling aman (safe haven). Alasannya, investasi emas memiliki keunggulan dari sisi nilai yang relatif lebih stabil, imbal hasil cukup menggiurkan, minim risiko, serta mudah diuangkan.

Buat kamu yang mau investasi emas secara daring (online), ada nih pilihannya. Investasi emas dalam bentuk tabungan yang dijajakan Bukalapak dan Tokopedia. Menggandeng Pegadaian dan Antam, investasi emas di e-commerce ini modalnya mulai dari 100-500 perak.

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

GAYA HIDUP

Keriuhan Kick Off Piala Presiden eSports 2020

Oleh

Fakta News

Jakarta – Pemerintah berupaya mendukung lahirnya talenta eSports, yang mana bidang tersebut tumbuh sangat cepat belakangan ini. Hal tersebut diungkap saat Kick Off Piala Presiden eSports 2020.

“Pemerintah sangat concern terhadap talenta muda termasuk dalam hal ini eSports,” kata Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI (Purn) Moeldoko dalam acara Kick Off Piala Presiden 2020, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2019).

Usai dilakukannya kick off, Piala Presiden Esport (PPE) akan mulai bergulir ke tahap kualifikasi, baik regional maupun negara-negara di Asia, seperti Vietnam, Thailand, Filipina dan Kamboja.

“Kita berharap pertumbuhan eSports tidak saja akan menghasilkan sebuah hiburan, tapi kita meyakini eSports mendorong pertumbuhan teknologi dan ekonomi Indonesia. Untuk itu, jangan kalian, pemerintah bersama kalian,” sambungnya.

PPE ini akan mempertandingkan beberapa game, yaitu Free Fire, Football PES 2020, game casual Mobile Premier League dan satu game nasional yang masih dikurasi oleh Dewan Kurasi Game Nasional.

Terlihat sepanjang jalannya acara, kursi yang tersedia di Tennis Indoor Stadium, Komplek Gelora Bung Karno ini terisi penuh. Para gamer hadir dan berkumpul tak henti-hentinya berteriak yang menandakan keriuhan acara tersebut.

“Aku dari Epicentrum, emang suka game makanya ke sini,” kata salah satu gamer.

Baca Juga:

 

Munir

Baca Selengkapnya

GAYA HIDUP

Sepuluh Masalah Kesehatan yang Dialami Kaum Milenial

Oleh

Fakta News

Jakarta – Kaum milenial yang lahir di tahun 1980-an hingga 1997 disebut-sebut generasi yang memiliki investasi kesehatan lebih baik daripada generasi sebelumnya. Namun, sebuah penelitian yang dilakukan Blue Cross Blue Shield Association (BCBSA) menemukan adanya 10 besar masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada kaum milenial atau yang disebut generasi Y.

Sepuluh besar masalah kesehatan pada kaum milenial dari yang memiliki dampak paling besar:

– Depresi
– Penyalahgunaan obat terlarang
– Gangguan penggunaan alkohol
– Hipertensi
– Hiperaktif
– Kondisi psikotik
– Penyakit Crohn dan Kolitis ulseratif
– Kolesterol Tinggi
– Penyalahgunaan tembakau
– Diabetes tipe 2

Bila dibandingkan dengan populasi nasional, generasi milenial lebih dipengaruhi oleh kondisi kesehatan perilaku daripada fisik, seperti depresi dan hiperaktif. Prevalensi masalah kesehatan pada kaum milenial lebih tinggi daripada generasi X atau baby boomer.

“Sepuluh masalah kesehatan yang memengaruhi kaum milenial ini tidak terlalu mengejutkan, yang mengejutkan adalah prevalensi masing-masing masalah pada kaum milenial jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya,” kata wakil ketua peneliti BCBSA, Dr Vincent Nelson dikutip dari Healthline.

Sebanyak 83 persen dari 55 juta kaum milenial yang disurvey pada 2017 menganggap dirinya memiliki kesehatan yang baik bahkan lebih. Sayangnya, hal itu berkebalikan dengan hasil penelitian BCBSA.

Berdasarkan penelitian, kaum milenial yang berusia 34-36 tahun pada 2017 memiliki 11 persen kesehatan yang lebih buruk daripada generasi X yang berusia 34-36 tahun pada 2014. Dan kaum milenial memiliki peningkatan dua kali lipat untuk didiagnosis 8 dari 10 masalah kesehatan di atas.

“Karena tantangan kesehatan meningkat secara signifikan di kalangan kaum milenial lebih awal dibandingkan generasi sebelumnya, maka dari itu kita harus mengatasi masalah ini sekarang,” tandas Nelson.

Baca Juga:

 

Munir

Baca Selengkapnya

GAYA HIDUP

Baru Sepekan Game Call of Duty Telah Didownload Lebih 35 Juta Kali

Oleh

Fakta News

Jakarta – Call of Duty: Mobile menuai sukses besar. Sepekan dirilis, game besutan Activision telah didownload 35 juta kali. Activition mengklaim Call of Duty: Mobile menjadi game yang melampaui 35 juta download lebih cepat dari permainan first person atau third person shooter lain di App Store maupun Play Store.

Keberhasilan tersebut membuat game ini bercokol di pertama di toko aplikasi Apple dan Gogle di lebih dari 100 negara sejak peluncurannya.

Untuk diketahui Call of Duty: Mobile dirilis 1 Oktober silam telah menyelesaikan fase uji coba beta dan hadir secara terbatas di beberapa negara.

Game ini bisa dimainkan dengan optimal di ponsel dengan RAM minimal 2 GB dan menjalankan sistem operasi Android 5.1 Lollipop ke atas.

 

Sedangkan untuk versi iOS perangkat yang bisa memainkan game ini adalah yang sudah menjalankan sistem operasi iOS 5.0 ke atas.

Untuk formulanya sendiri terbilang sama dengan game battle royale seperti Fortnite dan PUBG. Hanya saja dalam tim berisi lima orang, masing-masing pemain harus memilih ‘peran’ yang bisa mereka mainkan dalam tim.

Kalian bisa memilih jadi Medic yang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan anggota tim lainnya dan menyembuhkan diri sendiri dengan lebih cepat. Atau menjadi Mechanic yang bisa menggunakan senjata keren seperti drone EMP.

Kalian juga bisa memilih menjadi Clown yang memiliki kemampuan untuk membangkitkan zombie untuk melindungi tim dari serangan. Atau menjadi Scout yang memiliki kemampuan untuk mencari tahu kondisi yang tidak kondusif di sekitar menggunakan Sensor Darts dan pelacak jejak kaki.

Baca Juga:

 

Munir

Baca Selengkapnya