Dapati Pelanggar Ajukan Damai, Polisi Dapat Imbalan Rp10 Juta?

  • Fakta.News - 6 Nov 2018 | 19:38 WIB
Dapati Pelanggar Ajukan Damai, Polisi Dapat Imbalan Rp10 Juta?
Ilustrasi PolisiPolri

Jakarta – Baru-baru ini beredar informasi di pesan berantai WhatsApp yang mengatakan ada imbalan Rp10 juta untuk polisi bila menemukan masyarakat yang menginginkan “damai” saat ditilang. Pesan tersebut kurang lebih berbunyi imbauan agar tidak menyuap polisi. Asli atau Hoaks?

Pesan itu disebut berasal dari Mabes Polri. Dikatakan juga, polisi jadi sengaja memancing-mancing pengemudi untuk mengajukan “damai” di tempat saat razia.

Damai yang dimaksud adalah menyuap polisi dengan sejumlah uang agar pelanggar tidak perlu membayar tilang dan mengikuti sidang di pengadilan. Jika polisi berhasil menjebaknya, akan ada imbalan Rp10 juta untuknya.

Informasi dalam pesan berantai bahkan menyertakan bahwa jebakan adalah instruksi dari Kapolri. Imbalan itu diberikan sebagai upaya agar masyarakat tidak melakukan aksi suap kepada aparat.

“Bagi polisi yang bisa membuktikan ada warga yg menyuap Polisi, Polisi tersebut mendapatkan bonus sebesar Rp 10 juta / 1 warga dan Penyuap kena hukuman 10 tahun,” begitu keterangan yang tertulis di pesan berantai yang beredar.

Namun ternyata kabar itu adalah hoaks.

Pihak Polri membantah. Saat dilakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, menyebutkan bahwa informasi itu tidak benar.

“Tidak ada (aturan demikian di kepolisian),” kata Dedi. Ia juga menegaskan pesan itu tidak memiliki sumber yang jelas.

“Kalau ini tidak jelas sumbernya. Kalau resmi harus ada kop satuan kerja, tanggal pemberitahuan, dan ada tanda tangan pejabat yang berkompeten mengeluarkan,” jelasnya.

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar