Daerah Walikota Solo Pertahankan UPT Layanan Autis Meski Dibubarkan Mendagri

  • Fakta.News - 26 Jan 2018 | 00:02 WIB
Walikota Solo Pertahankan UPT Layanan Autis Meski Dibubarkan Mendagri

Solo – Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyatakan akan terus mempertahankan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Autis yang dibubarkan pemerintah pusat terkait aturan baru sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12 tahun 2017.

“Saya siap menanggung berbagai resiko, termasuk sanksi berat yang mungkin dijatuhkan, dalam kaitan penggunaan anggaran yang harus memiliki landasan hukum jelas” kata FX Hadi Rudyatmo jugadi Balaikota, Kamis (25/1).

Walikota FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, sikap mempertahankan UPT Layanan Autis lebih berpertimbangan pada pelayanan kepada masyarakat, dalam hal ini anak-anak penderita autis yang memang memerlukan penanganan secara khusus. Dia juga mempertanyakan, kalau saja UPT Layanan Autis dibubarkan, siapa yang menangani anak-anak autis, terutama dari kalangan keluarga tidak mampu.

Satu hal yang sulit dipahami, tambah pria bersapaan akrab Rudy ini, dengan membandingkan UPT Layanan Autis di Kota Padang yang tidak terkena Permendagri Nomor 12 tahun 2017. Padahal, Kota Padang membangun unit layanan sejenis berdasar hasil studi banding ke Solo beberapa tahun lalu. Artinya ada persoalan di sini, ujarnya, sehingga perlu diperjelas, sehingga UPT Layanan Autis di bawah naungan Dinas Pendidikan, dapat tetap dipertahankan tanpa harus menyimpang dari aturan yang berlaku.

FX Hadi Rudyatmo menilai masyarakat di satu sisi masih membutuhkan layanan penanganan anak-anak autis, dan pemerintah di sisi lain wajib memfasilitasi sebagai wujud negara hadir di tengah rakyat.

Hingga saat ini, UPT Layanan Autis melayani sekitar 70 anak, pada umumnya berasal dari keluarga kurang mampu yang secara riil memerlukan uluran tangan pemerintah.

J.Jams

BACA JUGA:

Tulis Komentar