Badminton Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia Bertolak ke Thailand

  • Fakta.News - 16 Mei 2018 | 16:32 WIB
Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia Bertolak ke Thailand
Tim Piala Thomas Indonesia.(Istimewa)

Sebanyak 45 orang anggota tim Indonesia yang akan berjuang di ajang Piala Thomas dan Uber 2018 bertolak ke Bangkok, Thailand, Rabu (16/5). Tim berangkat dengan menggunakan maskapai Thailand Airways, TG 434, pukul 12.35 WIB dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Rombongan tersebut terdiri atas atlet, pelatih, pelatih fisik, tim dokter, fisioterapis dan beberapa tim pendukung lainnya. Chief de Mission tim Piala Thomas dan Uber Indonesia, Achmad Budiharto, mengungkapkan kesiapan tim untuk berlaga di Bangkok. Serangkaian jadwal latihan di lapangan pertandingan pun telah dipersiapkan.

“Kondisi tim saat ini semua baik dan siap untuk bertanding di Bangkok. Besok langsung ada jadwal latihan, kami beruntung bisa dapat empat lapangan, jadi bisa langsung beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada di Bangkok,” kata Budiharto, seperti dilansir situs resmi PBSI.

Baca Juga: Diplomasi Bulu Tangkis ala Presiden Jokowi

Mulai tanggal 17 dan 18, kami akan latihan secara resmi di main hall. Kami sudah buat jadwalnya, jadi saya kira persiapan kami sampai tanggal 20 nanti sudah aman,” imbuh Budiharto.

Piala Thomas dan Uber 2018 akan berlangsung pada 20-27 Mei 2018, di Impact Arena Bangkok, Thailand.

Tim putra Indonesia berada di grup B Piala Thomas bersama Korea, Thailand, dan Kanada, sedangkan tim putri tergabung di grup D Piala Uber dengan Tiongkok, Malaysia, dan Prancis.

Target Juara Piala Thomas dan Uber 2018

Ketua Umum PBSI Wiranto menargetkan gelar juara di Piala Thomas dan Uber 2018. Kedua piala bergengsi itu harus dibawa pulang ke Indonesia.

“Harapannya menang dong. Tidak ada kata lain. Iya. Menang,” kata Wiranto di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Senin (14/5/2018). “Iya tidak apa-apa (ada banyak pesaing berat). Masa nanti kita kalah (begitu) saja. Tidak bisa dong. Harus menang. Jadi dua trofi harus bawa pulang? Iya, benar,” tuturnya.

Dua tahun lalu tim Thomas Indonesia harus tunduk dari Denmark di final. Indonesia masih menjadi tim tersukses di Piala Thomas dengan 13 titel, walaupun kali terakhir meraihnya pada 2002.

Sementara tim Uber Indonesia dua tahun lalu cuma sampai perempatfinal usai ditaklukkan Korea Selatan. Indonesia sejauh ini mengoleksi tiga titel Piala Uber, dengan yang terakhir diraih pada tahun 1996.

Dwi

BACA JUGA:

Tulis Komentar