Menhub Prihatin Harga Tiket Pesawat Mahal

  • Fakta.News - 14 Jan 2019 | 17:43 WIB
Menhub Prihatin Harga Tiket Pesawat Mahal
Menhub Budi Karya Sumadi prihatin atas harga tiket pesawat yang mahal(Foto: Istimewa)

Jakarta – Masyarakat terus mengeluhkan mahalnya tiket pesawat untuk rute penerbangan domestic, dan Menteri Perhubungan (Menhub) mengaku prihatin.

Meskipun masih di bawat tarif batas atas, namun harga tiket pesawat yang berlaku saat ini dinilai terlalu memberatkan. Menhub Budi Karya Sumadi mengaku sangat prihatin, terkait relatif mahalnya harga tiket pesawat saat ini. Padahal, periode peak season libur natal dan tahun baru sudah berakhir.

Budi Karya mengaku sudah berkoordinasi dengan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan pemilik maskapai Lion Air. Menurut dia, saat ini harga tiket yang berlaku sebenarnya tidak melebihi tarif batas atas.

“Tetapi saya minta mereka itu melakukan kenaikan secara lebih bijaksana, lebih wise. Kami akan tertibkan dan akan selesaikan dalam waktu 1-2 hari ini,” kata Budi Karya di Tangerang, Banten, Minggu (13/1).

Baca Juga:

Sebagai langkah pertama, Budi akan mengumpulkan direksi maskapai penerbangan pada hari ini. Pertemuan rencananya akan digelar di rumah dinas Menteri Perhubungan.

“Saya hari ini jam 11 memanggil semua dirut. Saya akan pertanyakan mengapa anda menaikkan dan beberapa hari yang lalu saya sudah minta kepada mereka untuk menurunkan tarif-tarif itu,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Budi Karya menjelaskan selama ini terjadi persaingan yang tidak sehat antar maskapai, yaitu perang harga. Menurut Budi, kini perang tersebut mulai reda dan harga kembali ke level normal. Imbasnya, masyarakat seolah-olah merasakan harga tiket jadi melambung tinggi.

M Riz

BACA JUGA:

Tulis Komentar