Connect with us

Tiba di Penutupan Rakernas, Megawati Sempatkan Foto Bareng Wartawan

Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyempatkan diri untuk berfoto bersama para wartawan yang akan meliput penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan, Kamis (23/06/2022).

Sebelumnya, saat tiba di Sekolah Partai PDI Perjuangan, di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Megawati tak langsung masuk ke dalam ruangan rakernas. Megawati disambut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

Megawati semobil dengan Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi (Situation Room) PDI Perjuangan, M. Prananda Prabowo. Begitu turun dari mobil, Megawati melambaikan tangan ke arah wartawan. Membuka maskernya, lalu berbicara.

“Terima kasih ya,” ujar Megawati kepada wartawan.

Setelah itu, tampak Sekjen Hasto berbisik kepada Megawati, dan Presiden Kelima RI itu tampak mengangguk. Megawati ternyata mengajak para wartawan untuk foto bersama.

Para wartawan pun tampak bersemangat. Puan tak mau ketinggalan dan bergabung dengan sang ibu untuk foto bersama itu.

“Ibu kok cantik banget sih,” kata sejumlah wartawati.

“Makanya kalian juga harus tetap cantik ya,” kata Megawati sambil tersenyum.

Megawati duduk di sebuah kursi bersebelahan dengan Prananda dan Puan Maharani. Ikut serta juga Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Bendahara Umum Olly Dondokambey. Puluhan wartawan yang menjadi peliput ajang rakernas langsung meriung.

Kepala Sekretariat DPP PDI Perjuangan Yoseph Adhi Darmo mendireksi sesi foto itu. Sesekali Hasto dan Puan juga ikut mendireksi gaya Megawati dan para wartawan dalam sesi foto tersebut.

Tapi kejutan tak disitu saja. Usai sesi foto bersama, Prananda maju. Pria yang akrab disapa Mas Nanan itu memohon izin untuk mengabadikan momen itu dengan kamera smartphone-nya.

Ada beberapa angle foto yang diambilnya. Usai itu, Nanan lalu selfie di hadapan para wartawan.

“Maaf kalau hasil fotonya tak memuaskan,” ungkap Nanan saat mengirimkan hasil fotonya kepada para wartawan, dengan emoticon menakupkan tangan dan senyum lebar.

“Saya tidak biasa selfie. Jadi harap maklum apabila hasilnya tidak optimal,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Ekonomi Kreatif yang juga putra Megawati Soekarnoputri itu.

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Indonesia-UAE CEPA Disepakati Kedua Negara

Oleh

Fakta News
Presiden Joko Widodo bersama Presiden PEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan menyaksikan pertukaran dokumen IUAE-CEPA (Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement) yang telah disepakati kedua negara di Istana Al Shatie, Abu Dhabi, 1 Juli 2022. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Jakarta – Presiden Joko Widodo dan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan menyaksikan pertukaran dokumen IUAE-CEPA (Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement) yang telah disepakati kedua negara di Istana Al Shatie, Abu Dhabi, 1 Juli 2022.

Perjanjian Kerja Sama IUAE-CEPA yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada Jumat, 1 Juli 2022 saling ditukarkan bersama dengan nota kesepahaman lain yaitu:

  1. Nota Kesepahaman Manajemen Proyek Bersama tentang Mangrove antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dengan Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan Persatuan Emirat Arab.
  2. Protokol Perubahan Nota Kesepahaman antara Republik Indonesia dan Persatuan Emirat Arab tentang Kerja Sama Kelautan dan Perikanan.
  3. Nota Kesepahaman antara Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia dengan Kementerian Kesehatan Persatuan Emirat Arab tentang kontrol vaksin dan obat-obatan.
  4. Protokol tentang Kerja Sama di bidang Industri Pertahanan dan Pengadaan Alat militer.
  5. Nota Kesepahaman dan Kerja Sama antara Universitas Nahdlatul Ulama dengan Universitas Kemanusiaan Mohammed Bin Zayed.
  6. Kontrak Pembelian Landing Platform Dock (LPD) antara PT PAL Indonesia dengan Angkatan Laut Persatuan Emirat Arab.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, Ketua INA Ridha Wirakusumah, dan Duta Besar RI Abu Dhabi Husin Bagis.

Baca Selengkapnya

BERITA

Presiden Jokowi Bertemu Presiden MBZ di Istana Al Shatie

Oleh

Fakta News
Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan di Istana Al Shatie, Abu Dhabi, Jumat, 1 Juli 2022. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan di Istana Al Shatie, Abu Dhabi, Jumat, 1 Juli 2022. Presiden tiba di Istana Al Shatie sekitar pukul 13.30 waktu setempat dan langsung melaksanakan sesi foto bersama dan pertemuan bilateral antara dua delegasi.

Dalam sambutan pengantarnya, Presiden mengapresiasi Presiden MBZ atas hubungan persahabatan antara Indonesia dan PEA yang terus meningkat di tengah situasi penuh tantangan sekarang ini.

“Terima kasih telah menerima kami, di tengah situasi menantang seperti sekarang ini kita terus bekerja sama meningkatkan hubungan antara kedua negara,” ucap Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pemimpin negara juga melakukan pertukaran dokumen MoU kerja sama di bidang perdagangan, perubahan iklim, kesehatan, maritim dan perikanan, pertahanan, pendidikan, dan pelabuhan.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, Ketua INA Ridha Wirakusumah, dan Duta Besar RI Abu Dhabi Husin Bagis.

Baca Selengkapnya

BERITA

Program Makmur Kolaborasi Petrokimia Gresik & PTPN X Berhasil Tingkatkan Produktivitas Pendapatan Petani Tebu Kediri

Oleh

Fakta News

Jakarta – Program Makmur kolaborasi antara PT Petrokimia Gresik dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur berhasil meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani tebu setempat. Hal ini diungkapkan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam acara Panen dan Tanam Demonstration Plot (Demplot) Program Makmur, Jumat (1/7/2022).

“Hasil produktivitas tebu naik dari sebelumnya 116,5 ton per hektare menjadi 159,7 ton per hektare (37 persen). Ini merupakan capaian yang sangat berarti untuk membantu meningkatkan pendapatan petani tebu yang juga naik dari Rp 25,8 juta per hektare menjadi Rp46,5 juta per hektar,” ungkap Dwi Satriyo.

Tahun ini, Petrokimia Gresik mendapatkan tugas merealisasikan Program Makmur dari Pupuk Indonesia di lahan seluas 85.000 Ha yang terbagi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta, Jawa Timur, Bali Nusa, Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan hingga Juni 2022 realisasinya mencapai 57.820 Ha atau 68 persen dari target dengan melibatkan 31.740 petani.

Untuk komoditas tebu, realisasi yang dicapai Petrokimia Gresik mencapai 34.894 Ha, dan menjadi komoditas terbesar. Realisasi tersebut salah satunya berhasil dicapai melalui kerjasama dengan PTPN X, seperti di Kediri ini.

Selain PTPN, program Makmur di Kediri ini juga melibatkan sejumlah stakeholder penting lainnya, seperti Pemerintah Kabupaten Kediri, Bank BNI, RNI dan sebagainya. Dengan demikian, program Makmur ini menjadi kolaborasi di antara perusahaan BUMN, sekaligus ekosistem yang saling terintegrasi dan berkelanjutan yang melibatkan stakeholder pada hulu dan hilir bidang usaha pertanian.

“Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN, Petrokimia akan terus mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, khususnya di masa kebangkitan ekonomi nasional pasca pandemi seperti sekarang ini,” ujarnya.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal menyebutkan bahwa pada tahun 2022 Pupuk Indonesia memiliki target program Makmur pada lahan seluas 250.000 hektar untuk semua komoditas. Hingga Mei 2022, program Makmur telah terlaksana di atas lahan seluas 104.108 hektare dengan jumlah petani yang mengikutinya sebanyak 66.474 orang.

Melalui Program Makmur, Pupuk Indonesia dan anak usahanya memastikan ketersediaan pupuk non-subsidi di tingkat distributor dan kios, serta turut mengawal budidaya pertanian.

“Pastinya dalam perjalanan Program Makmur ini menghadapi berbagai tantangan, namun syukur Alhamdulillah pada hari ini kita dapat melakukan panen dan sekaligus menanam tebu, hal ini dilakukan untuk mendukung peningkatan produksi gula nasional yang merupakan salah satu komoditi pangan strategis,” jelas Gusrizal.

Sementara itu, Direktur PTPN X, Tuhu Bangun menyampaikan bahwa Program Makmur merupakan solusi bagi petani tebu yang saat ini kebutuhannya belum tercukupi dari pupuk bersubsidi. PTPN X pun mendukung pelaksanaan Program Makmur khususnya pada komoditas tebu yang saat ini sedang didorong produksinya untuk dapat mencapai swasembada gula nasional.

“Program Makmur sangat membantu petani memperoleh pupuk tepat waktu sehingga permasalahan pupuk yang dihadapi petani tebu bisa teratasi,” ungkapnya.

Demplot Pupuk ZA Plus

Selain panen, pada kesempatan yang sama juga dilakukan tanam bersama demplot tebu menggunakan produk pupuk baru Petrokimia Gresik yaitu ZA Plus, Petroganik Premium, dan NPK Petrocane.

ZA Plus merupakan produk non-subsidi baru dari Petrokimia Gresik, yaitu pupuk ZA yang diperkaya dengan tambahan unsur hara mikro yaitu Zinc sebesar 1.000 ppm. Sedangkan, pupuk NPK Petrocane adalah pupuk NPK spesifik untuk komoditi tebu dengan formula NPK 15-10-15 yang diharapkan dapat menjadi solusi dan andalan petani tebu untuk peningkatan produksi, produktivitas dan rendemen.

“Program Makmur sekaligus menjadi media edukasi bagi kami untuk petani agar mereka tidak tergantung dengan pupuk subsidi. Kita telah buktikan bersama jika penggunaan pupuk non-subsidi yang berkualitas dari kami mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani,” tutup Dwi Satriyo.

Baca Selengkapnya